Belanja Daerah Seret, Rp 188 Triliun Duit Pusat Nongkrong di Bank

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:34 WIB
Belanja Daerah Seret, Rp 188 Triliun Duit Pusat Nongkrong di Bank
Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Astera Primanto Bhakti. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Pemerintah pusat tampak kesal dengan peran pemerintah daerah (pemda) dalam memainkan perannya untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi di masa pagebluk Virus Corona atau Covid-19.

Pasalnya, dana ratusan triliun yang digelontorkan pemerintah pusat ke pemda ternyata masih banyak yang mengendap di rekening kas umum daerah (RKUD).

"Karena sebagian besar anggaran masih nongkrong di perbankan, kalau kita lihat data sampai Juli lalu Rp 188 triliun itu masih ada di bank," kata Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti dalam diskusi virtual pada Kamis (27/8/2020).

Situasi ini, menurutnya ibarat buah simalakama, lantaran pemerintah pusat jor-joran mengeluarkan anggaran tapi peran pemda tidak maksimal dalam membantu.

"Duitnya kita gelontorkan tapi dananya di keep, mungkin banyak faktor yang dipikirkan oleh daerah," kata Prima.

Prima menjelaskan hingga saat ini belanja pemerintah daerah sudah mencapai Rp 87 triliun. Prima menjelaskan pemerintah pusat terus mendorong pemda untuk melakukan spending belana daerah demi membangkitkan perekonomian.

"Belanja daerah terus kita spending, karena harapan kita ekonomi daerah bisa meningkat, karena sampai kuartal II nasional minusnya 5,32 persen, jadi perlu didorong dengan spending yang cepat," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengungkapkan kegeramannya terhadap pemda, karena belanja yang mereka lakukan masih sangat rendah sekali.

Hal ini diungkapkan kepala negara saat rapat bersama dengan para gubernur dari seluruh provinsi di Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor beberapa waktu lalu.

baca juga

Atas catatan ini, Jokowi meminta para gubernur untuk terus meningkatkan dan mempercepat realisasi belanja mereka. Khususnya, belanja modal yang dianggap paling berdampak bagi perekonomian daerah di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

"Kalau kita lihat, ini yang menggerakkan, yang paling menggerakkan dari belanja-belanja itu adalah belanja modal. Karena yang pegawai itu rutin," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Berharap Vaksin Corona Segera Ditemukan Demi Ekonomi Bangsa

Sri Mulyani Berharap Vaksin Corona Segera Ditemukan Demi Ekonomi Bangsa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:25 WIB

Minta Percepat Belanja Daerah, Jokowi: Uang Pemda di Bank Masih Rp 170 T

Minta Percepat Belanja Daerah, Jokowi: Uang Pemda di Bank Masih Rp 170 T

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 07:05 WIB

Kepala Daerah Diminta Segera Gelontorkan APBD untuk Penanganan Covid-19

Kepala Daerah Diminta Segera Gelontorkan APBD untuk Penanganan Covid-19

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 14:36 WIB

Terkini

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:10 WIB

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

×