Tolak Pembatasan Covid-19, 38.000 Orang Gelar Protes Anti-Corona di Jerman

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 30 Agustus 2020 | 16:58 WIB
Tolak Pembatasan Covid-19, 38.000 Orang Gelar Protes Anti-Corona di Jerman
Tolak Pembatasan Covid-19, 38.000 Orang Gelar Protes Anti-Corona di Jerman. (BBC)

Suara.com - Setidaknya 38.000 orang di Jerman berpartisipasi dalam protes anti-corona untuk menunjukkan ketidakpercayaan pada pandemi Covid-19 dan menentang aturan pembatasan.

Menyadur BBC, Minggu (30/8/2020), ribuan demostran tersebar di sejumlah tempat di jantung kota Berlin seperti Gerbang Brandenburg, gedung Reichstag, hingga Tugu Kemenangan Berlin.

Unjuk rasa dengan tuntutan pencabutan segala pembatasan yang dilakukan terkait pandemi virus corona ini diikuti oleh sejumlah ekstremis sayap kanan, ahli teori konspirasi, hingga warga sipil, termasuk anak-anak. 

Meski sebagian besar pengunjuk rasa menggelar aksi yang damai, namun sekitar 200 orang ditangkap oleh kepolisian Berlin karena dianggap menyebabkan kerusuhan.

Ratusan orang yang disebut berasal dari simpatisan sayap kanan ini diperintahkan untuk membubarkan diri karena melanggar aturan keselamatan. Mereka ditangkap usai melemparkan batu dan botol.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Kepolisian Berlin menyebut para pengunjuk rasa yang berkumpul di Gerbang Brandenburg ini saling berdesak-desakan, duduk bersama dan berkerumun di tanah.

"Sayangnya, kami tidak punya pilihan lain. Semua tindakan yang diambil sejauh ini belum berhasil memenuhi persyaratan," cuit kepolisian Berlin di Twitter.

Beberapa pengunjuk rasa dilaporkan menerobos penjagaan di gedung Reichstag, membuat polisi menggunakan semprotan merica untuk membubarkan mereka.

Sementara kelompok pengunjuk rasa yang terdiri dari 30.000-an orang, berkumpul dengan damai sambil mendengarkan orasi.

baca juga

Para pengunjuk rasa menyebut pembatasan pandemi virus corona melanggar hak-hak dasar dan kebebasan dalam konstitusi Jerman. Karenanya, mereka menginginkan aturan-aturan tersebut dicabut.

Salah satu pendukung protes, Robert F Kennedy Jr, mengaitkan pandemi virus corona dengan jaringan telepon 5G.

"Hari ini Berlin kembali menjadi garis depan melawan totalitarianisme," ujar Robert memperingatkan adanya pengawasan dan kekuatan jaringan telepon 5G.

Beberapa pengunjuk rasa mengatakan mereka hanya menginginkan hak untuk memprotes.

"Saya bukan simpatisan sayap kanan yang ekstrim, saya di sini untuk membela kebebasan fundamental kita," kata Stefan, seorang warga Berlin berusia 43 tahun.

Jerman disebutkan merupakan salah satu negara yang paling efektif dalam menegakkan kerangka respon wabah dengan pedoman mencegah, mendeteksi, menahan, dan mengobati.

Pedoman ini sangat efektif dalam menekan tingkat kematian di antara orang-orang yang berusia lebih dari 70-an.

Meski terus mengurangi jarak fisik pada awal April, tetapi pemerintah tetap melakukan pelacakan infeksi. Adapun kasus Covid-19 kembali meningkat pada Agustus.

Kanselir Jerman Angela Markel, didukung 16 negara bagian federal pada Kamis (27/8), memberlakukan denda 50 euro atu sekitar Rp 873 ribu bagi siapa pun yang tak memakai memakai masker.

Pemerintah juga memperpanjang larangan acara publik skala besar hingga tahun depan.

"Kita harus hidup dengan virus ini untuk waktu yang lama. Dia mengatakan itu akan menjadi lebih menantang di musim dingin," kata Merkel.

Data dari Universitas Johns Hopkins menyebut Jerman sejauh ini telah mencatatkan 242.000 infeksi dengan 9.297 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajari Risiko Virus Corona, Jerman Gelar Konser Musik Tiga Kali Sehari

Pelajari Risiko Virus Corona, Jerman Gelar Konser Musik Tiga Kali Sehari

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 13:16 WIB

Universitas di Jerman Ini akan Bayar Rp 27 Juta bagi Siswanya yang Rebahan

Universitas di Jerman Ini akan Bayar Rp 27 Juta bagi Siswanya yang Rebahan

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:14 WIB

Aturan Baru, Anjing di Jerman Harus Diajak Jalan-jalan 2 Kali Sehari

Aturan Baru, Anjing di Jerman Harus Diajak Jalan-jalan 2 Kali Sehari

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:53 WIB

Terkini

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 08:52 WIB

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:40 WIB

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:36 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

×