Viral Video Keluarga Pasien Kritis Ngamuk, Tuduh Nakes Lamban Pakai APD

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Senin, 31 Agustus 2020 | 20:25 WIB
Viral Video Keluarga Pasien Kritis Ngamuk, Tuduh Nakes Lamban Pakai APD
Video keluarga pasien marah-marah kepada petugas yang sedang mengenakan APD. (Twitter/@DokterPodcast)

Suara.com - Sebuah video amukan keluarga pasien kepada tenaga kesehatan yang sedang mengenakan APD beredar di sosial media. Pria itu marah kepada para petugas yang tak bergegas menangani ayahnya yang sedang melawan maut.

Video itu diunggah oleh akun Twitter @DokterPodcast pada Sabtu (29/8/2020). Video itu direkam oleh pria yang diduga merupakan keluarga pasien saat marah-marah kepada dua orang petugas kesehatan.

Pria itu berteriak-teriak protes kepada petugas karena tidak bergerak cepat padahal ayahnya sedang dalam keadaan kritis.

"Jam berapa kalian ke sini? APD saja belum kalian pakai, itu pasien butuh pertolongan!" teriak pria itu sembari menendang kursi plastik yang ada di hadapannya.

Ia merekam dua orang petugas yang sedang mengenakan sepatu dan APD yang sudah menjadi protokol kesehatan menangani pasien.

Namun, pria itu menganggap bahwa para petugas tidak cekatan dan berlama-lama saat memakainya.

Di sisi lain ruangan, ada seorang perempuan tengah menangis mengharap petugas segera menolong anggota keluarganya.

"Ini pasiennya banyak yang lain ini, masa yang jaga cuma beberapa orang. Cepat sedikit pakai itu alat!" protes pria itu lagi.

Si ibu-ibu juga turut terpancing amarahnya. Ia mulai kehilangan kesabaran.

"Lama kali kalian!" teriak ibu itu dari balik maskernya.

Sementara para petugas masih mengenakan perlengkapan APD, pria itu kembali ke ruangan tempat ayahnya dirawat.

Namun, begitu ia memasuki ruangan, ayahnya sudah tak sadarkan diri. Pria itu memanggil-manggil ayahnya namun tak ada jawaban.

Seketika tangisnya pecah. Di tengah tangisnya itu, petugas kesehatan yang sudah mengenakan APD lengkap tiba di kamarnya.

Ia kembali melontarkan kalimat-kalimat amarahnya kepada petugas kesehatan tersebut.

Simak video selengkapnya DI SINI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari pihak rumah sakit terkait peristiwa tersebut.

Sejumlah warganet turut menyesalkan insiden di rumah sakit itu. Tak sedikit yang mengutuk tindakan protes keras si pria kepada petugas, namun ada pula warganet yang menganggap bahwa petugas tidak cekatan.

"Entah apa yang ada di pikiran mereka para temen2 kita tenaga medis pas diginiin selagi pandemi #COVID__19... Balasan masyarakat ko kaya gini banget ya...." tulis @DokterPodcast.

"Nakes itu juga orangtuanya seseorang, mereka punya hal melindungi diri mereka demi keluarga mereka dan pasien yang lain. Ini orang egois banget sih, semarah dan sefrustrasi apapun enggak pantas nyerca orang yang ertaruhin nyawa mereka buat kalian," tulis seorang warganet tidak setuju dengan aksi pria dalam video itu.

"Dlm keadaan panik terkadang memang kita gak terkontrol, apalg yg berpulang adalah orgtua yg kita sayangi. Semoga para tenaga medis selalu diberi kesabaran. Maafkan mereka, jalankan tugas dgn baik agar tetap menjd ladang amal bekal di akhirat," tulis seorang warganet berpendapat.

"Satunya marah-marah, satunya slow banget pakai APD-nya," komentar seorang warganet

"Namanya pake APD ya harus bener bener tertutup jadi wajar aja pakenya butuh waktu, menurut gua itu juga udah cepet ko apalagi pake APD sambil kena tekanan dengan dilempar barang dan di semprot kata kata kasar hadeuh," bela salah seorang warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ranjang Tidur Full, Kondisi RS di Jakarta Tak Lagi Ideal Tangani Corona

Ranjang Tidur Full, Kondisi RS di Jakarta Tak Lagi Ideal Tangani Corona

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:50 WIB

Mulia, Pria India Donor Paru-paru untuk Pasien Covid-19

Mulia, Pria India Donor Paru-paru untuk Pasien Covid-19

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:16 WIB

Pasien Positif Corona 31 Agustus Tambah Banyak, Total 174.796 Orang

Pasien Positif Corona 31 Agustus Tambah Banyak, Total 174.796 Orang

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 15:44 WIB

Heboh Isu Tutup karena Banyak Petugas IGD Kena Corona, RS Fatmawati: Hoaks!

Heboh Isu Tutup karena Banyak Petugas IGD Kena Corona, RS Fatmawati: Hoaks!

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:18 WIB

Pandemi Covid-19, Tindakan Medis Pada Pasien Anak Rawan Tertunda

Pandemi Covid-19, Tindakan Medis Pada Pasien Anak Rawan Tertunda

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:43 WIB

Pasutri Meninggal Kena Corona, Awalnya Dikira Gegara Sarang Nyamuk

Pasutri Meninggal Kena Corona, Awalnya Dikira Gegara Sarang Nyamuk

Jawa Tengah | Minggu, 30 Agustus 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB