Pria Tembak Mati Pejalan Kaki karena Menyeberang Terlalu Lama

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 01 September 2020 | 18:26 WIB
Pria Tembak Mati Pejalan Kaki karena Menyeberang Terlalu Lama
Ilustrasi police line [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria di Alabama menembak mati seorang pejalan kaki karena menyeberang jalan terlalu lama. Pria bernama Jeremiah Wesley Penn ini menembak Johnarian Travez Allen pada Kamis pekan lalu.

Menyadur NY Post, Selasa (01/09/2020) Jeremiah menghujani Johnarian dengan 8 tembakan di sebuah toko di wilayah Union Springs, kota kecil sekitar 45 mil tenggara Montgomery.

Jeremiah langsung melarikan diri setelah menembak Johnarian tapi ia memutuskan untuk menyerahkan diri melalui temannya yang bekerja sebagai wakil sheriff.

Peristiwa tak terduga ini terjadi ketika Johnarian menyeberang jalan secara lambat. Jeremiah yang kala itu berada di lokasi yang sama langsung keluar dari mobil dan menghujaninya dengan 8 tembakan.

Ilustrasi seorang perempuan memegang pistol. [Shutterstock]
Ilustrasi penembakan. [Shutterstock]

Kepala polisi Union Springs, Danny Jackson mengatakan Jeremiah cukup gemas karena Johnarian tak keluar dari jalan dengan segera. Tak dijelaskan, dengan senjata api apa Jeremiah menembak Johnarian. 

Kini, Jeremiah ditahan atas tuduhan pembunuhan besar-besaran di Penjara Bullock County.

Penembakan ini bukan hal yang pertama di Alabama. Sebelumnya, seorang anak berusia 8 tahun tewas dan beberapa pengunjung dilaporkan terluka dalam sebuah penembakan di dalam mal.

Menyadur CNN, pusat perbelanjaan Riverchase Galleria di pinggiran kota Birmingham, Alabama, diberondong sejumlah tembakan pada Jumat (3/7) sore.

"Breaking: sayangnya, seorang anak berusia delapan tahun tewas hari ini di Galeria. (Kami) akan bekerja keras untuk membawa orang-orang yang bertanggung jawab ke pengadilan. Investasi berlanjut," cuit Departemen Kepolisian Hoover, Sabtu (4/7).

Dalam laporan sebelumnya, Letnan Keith Czeskleba dari kepolisian Hoober mengatakan empat orang yang terluka dalam serangan dilarikan ke rumah sakit. Namun, ia tidak merinci lebih lanjurt tentang kondisi dan luka para korban.

Czeskleba mengatakan kepolisian menerima laporan adanya insiden penembakan di sekitar food court Galleria sekitar pukul 15.18 sore.

Hingg kini, polisi belum mengetahui motif penembakan dan berapa banyak jumlah pelaku. Penyelidikan tengah dilakukan dengan mengumpulkan bukti dan mewawancarai para saksi.

Pengunjung mal dan tempat kejadian telah diamankan, kata Czeskleba. Mal ditutup pada Sabtu (4/7).

"Kami sedih atas insiden tragis dan tidak masuk akal yang terjadi di pusat perbelanjaan kami siang ini," tulis pejabat mal di akun Facebook mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selandia Baru Tetapkan Pelaku Teror Penembakan Masjid Sebagai Teroris

Selandia Baru Tetapkan Pelaku Teror Penembakan Masjid Sebagai Teroris

News | Selasa, 01 September 2020 | 16:34 WIB

Polisi Tembak 2 Pemuda Makassar Pakai Laras Panjang, Anjas Tewas Misterius

Polisi Tembak 2 Pemuda Makassar Pakai Laras Panjang, Anjas Tewas Misterius

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:45 WIB

Pemuda di Makassar Tewas Diduga Salah Tembak Polisi, DPRD: Harus Diungkap!

Pemuda di Makassar Tewas Diduga Salah Tembak Polisi, DPRD: Harus Diungkap!

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB