Heran Banyak yang Minta Jokowi Mundur, Megawati: Enak Aja Orang-orang

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 02 September 2020 | 21:19 WIB
Heran Banyak yang Minta Jokowi Mundur, Megawati: Enak Aja Orang-orang
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada penutupan Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (10/8). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

Suara.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjukkan pembelaannya terhadap Presiden Joko Widodo. Megawati heran dengan pihak-pihak yang menuntut Jokowi mundur, padahal Presiden Indonesia itu jelas terpilih oleh rakyat.

Menyadur Hops.id --jaringan Suara.com, Megawati tak terima jika Presiden Jokowi diminta mundur karena disebut tidak berhasil menjalankan pemerintahan.

"Enggak bisa itu (mundur), siapa suruh udah milih Pak Jokowi, kok sekarang suruh mundurlah. Dibilang enggak berhasil lah. Saya sampai mikir, enak aja orang-orang, orang rakyatnya yang milih, lah kok kamu yang koar-koar," kata Megawati.

Mantan Presiden Indonesia itu menyatakan selalu meninjau sejumlah aspek seorang calon pemimpin. Termasuk ketika mengusulkan Jokowi sebagai calon presiden dari partainya.

"Nah, tapi kan itulah, yang saya katakan, saya tidak akan sembarangan mencari orang karena bukan demi Pak Jokowi seperti sekarang, demi pemimpin bangsa ini dapat membawa arah perjuangan yang namanya bangsa dan negara Indonesia," jelas Megawati.

Perempuan 73 tahun itu mengaku bahwa sebelum terpilih menjadi presiden, Jokowi banyak mendapat sorotan soal kualitasnya.

"Melihar kok Pak Jokowi itu, kalau dipikir kan dulu dibilang siapa Jokowi? Orang bilang itu kan hanya insinyur lalu pengusaha furnitur," ujar Megawati.

Namun, pimpinan PDIP ini mampu membuktikan bahwa orang pilihannya bisa menjadi pilihan rakyat Indonesia, bahkan sampai dua kali periode.

"Kalau diingat, Pak Jokowi waktu saya usulkan, orang lain itu banyak nanya ke saya, 'kayak enggak ada orang saja, Bu'. Yang namanya Jokowi itu, ya yang tadi saya katakan, siapa? Tapi dengan kita solid, partai solid, rakyat melihat calon pemimpinnya seperti apa," tukas Megawati.

Minta calon kepala daerah tiru Jokowi

Megawati Soekarnoputri meminta pada calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah dari PDIP meniru cara kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi jika nantinya menang Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Megawati di hadapan gelombang pertama sekolah partai dari PDIP.

"Kita bisa melihat Bapak Joko Widodo yang diusung PDI Perjuangan, maka menjadi sebuah partai yang bisa mengangkat presidennya menjadi dua kali," ujar Megawati saat membuka Sekolah Partai secara virtual di Jakarta, Jumat (21/8/2020).

"Jadi jangan kalau nantinya saudara-saudara yang telah menang, mulai keluar keangkuhan, kepongahan. Banyak saya lihat-lihat seperti itu terjadi," Megawati menambahkan.

Menurut Megawati, kepemimpinan pria yang akrab disapa Jokowi itu sangat ideal apabila ingin menjadi sosok yang dicintai rakyat.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Luruskan Pernyataan Puan Soal Semoga Sumbar Dukung Pancasila

PDIP Luruskan Pernyataan Puan Soal Semoga Sumbar Dukung Pancasila

News | Rabu, 02 September 2020 | 19:45 WIB

Megawati Bantah Buang Whisnu Sakti dari Pilkada Surabaya 2020

Megawati Bantah Buang Whisnu Sakti dari Pilkada Surabaya 2020

News | Rabu, 02 September 2020 | 19:35 WIB

Ini Daftar Paslon Kepala Daerah di 21 Pilkada 2020 yang Diumumkan PDIP

Ini Daftar Paslon Kepala Daerah di 21 Pilkada 2020 yang Diumumkan PDIP

News | Rabu, 02 September 2020 | 18:15 WIB

Tidak Dukung Paslon Pilkada 2020, PDIP akan Pecat Kadernya

Tidak Dukung Paslon Pilkada 2020, PDIP akan Pecat Kadernya

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2020 | 17:57 WIB

PDIP Usung Kader Demokrat di Pilgub Sumbar, Begini Harapan Puan Maharani

PDIP Usung Kader Demokrat di Pilgub Sumbar, Begini Harapan Puan Maharani

News | Rabu, 02 September 2020 | 17:49 WIB

PDIP Dukung Mulyadi-Ali Mukhni di Pilgub Sumbar, Poros Baru Masih Menunggu

PDIP Dukung Mulyadi-Ali Mukhni di Pilgub Sumbar, Poros Baru Masih Menunggu

News | Rabu, 02 September 2020 | 17:32 WIB

Terkini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:06 WIB

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:55 WIB

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:49 WIB

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:31 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:22 WIB

Serbuan Perantau Pasca Lebaran: Jakarta Masih Jadi Ladang Emas atau Jebakan Kemiskinan?

Serbuan Perantau Pasca Lebaran: Jakarta Masih Jadi Ladang Emas atau Jebakan Kemiskinan?

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:17 WIB