Kebakaran Hutan California, Puluhan Orang Terjebak di Waduk

Dany Garjito | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Minggu, 06 September 2020 | 17:27 WIB
Kebakaran Hutan California, Puluhan Orang Terjebak di Waduk
Kebakaran Hutan California, Puluhan Orang Terjebak di Waduk. (BBC)

Suara.com - Regu penyelamat telah mengevakuasi puluhan orang yang terjebak di waduk saat si jago merah melalap kawasan Hutan Nasional Sierra, California.

Menyadur BBC, Minggu (6/9/2020), puluhan orang yang terjebak di Waduk Mamoth, sekitar 60 km dari barat laut Fresno itu dievakuasi menggunakan helikopter.

Penyelamat disebutkan segera kembali menuju lokasi dekat waduk untuk mengevakuasi korban lain yang hingga kini jumlah totalnya belum diketahui.

Laporan regu evakuasi menyebut sejauh ini dua orang mengalami luka berat, sementara 10 lainnya luka ringan.

Distrik Perlindungan Kebakaran Fresno, melalui tweet, mengatakan 63 orang telah dievakuasi sebelum tengah malam, dan dibawa ke Bandara Internasional Fresno Yosemite.

Ratusan titik kebakaran mengamuk di hampir seluruh kawasan California, Amerika Serikat, Rabu (19/8/2020). [AFP]
Ratusan titik kebakaran mengamuk di hampir seluruh kawasan California, Amerika Serikat, Rabu (19/8/2020). [AFP]

"Pesawat kembali untuk melanjutkan operasi penyelamatan. Tidak diketahui berapa banyak (korban) lagi,"

Kebakaran bermula pada Jumat (4/9), sekitar 18.45 waktu setempat, sebelum kemudian meluas dengan cepat ke kawasan lain di hutan nasional.

Laporan LA Times menyebutkan api membakar sekitar 5.000 hektar kawasan hutan yang bermedan curam dan kasar pada Sabtu (5/9) sore.

Sejumlah penyelematan dilakukan merespon beberapa wilayah di California mencatatkan rekor gelombang panas.

Gubernur California Gavin Newsom pada Jumat (4/9), mengumumkan keadaan darurat di tengah peringatan pemadaman listrik dapat dilakukan bergilir untuk memenuhi permintaan yang melonjak.

Suhu hingga 49 derajat Celcius di California diperkirakan akan bertahan selama liburan akhir pekan Hari Buruh.

Departemen Cuaca Nasional mengatakan adanya kemungkinan suhu yang langka dan berbahaya yang dapat mengakibatkan kondisi fatal di seluruh bagian California selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Kebakaran California, Hutan Terancam Tidak Akan Tumbuh Kembali

Dampak Kebakaran California, Hutan Terancam Tidak Akan Tumbuh Kembali

Tekno | Sabtu, 05 September 2020 | 20:45 WIB

Observatorium Berumur 133 Tahun Selamat dari Kebakaran di California

Observatorium Berumur 133 Tahun Selamat dari Kebakaran di California

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 13:16 WIB

Kebakaran Hutan Kepung California, Ribuan Orang Terpaksa Mengungsi

Kebakaran Hutan Kepung California, Ribuan Orang Terpaksa Mengungsi

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 10:34 WIB

Terkini

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:48 WIB

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:46 WIB

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB