Facebook Blokir Akun Alain Cocq, Pria yang Ingin Siarkan Kematiannya

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 07 September 2020 | 13:42 WIB
Facebook Blokir Akun Alain Cocq, Pria yang Ingin Siarkan Kematiannya
Ilustrasi Facebook [shutterstock]

Suara.com - Seorang pria di Prancis bernama Alain Cocq bertekad untuk menyiarkan kematiannya secara perlahan setelah usahanya untuk melakukan eutanasia ditolak oleh pemerintah.

Facebook, platform yang kerap ia gunakan untuk berbagi setiap momen memutuskan untuk memblokir akunnya hingga 8 September.

Menyadur BBC pada Senin (07/09/2020), Facebook menyatakan bahwa aksi Cocq bertentangan dengan kebijakan mereka yang karena menunjukkan upaya bunuh diri.

"Meskipun kami menghormati keputusan Tuan Cocq, tapi saran ahli kami telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah siaran langsung di akun Alain," kata seorang juru bicara Facebook.

Frenchman Alain Cocq. (Padangkita/ist)
Frenchman Alain Cocq. (Padangkita/ist)

"Aturan kami tidak mengizinkan untuk menunjukkan upaya bunuh diri."

Alain Cocq lantas bereaksi atas kebijakan Facebook yang memblokir akunnya dan mendorong pendukungnya untuk merayu Facebook agar mengubah keputusannya.

"Terserah kamu sekarang," katanya.

Alain Cocq adalah pria berusia 57 tahun yang menderita penyakit degeneratif, yang menyebabkan dinding arteri saling menempel. Kondisinya sangat parah hingga tak bisa disembuhkan.

Cocq pun memutuskan untuk melakukan eutanasia dengan cara menghentikan semua pengobatan hingga ia menghembuskan nafas terakhir. Namun hal ini ditolak oleh pemerintah Prancis.

baca juga

Pada bulan Juli, Cocq menulis surat kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan meminta presiden untuk mengizinkan dia meninggal secara bermartabat.

Alain Cocq lantas menggambarkan penderitaan yang sangat kejam yang ia jalani selama ini, agar Macron memahami kondisinya.

Macron mengatakan dia tersentuh oleh surat itu, tetapi tidak dapat mengabulkan permintaan karena dianggap melanggar hukum.

Alain Cocq, berencana menyiarkan hari-hari terakhirnya setelah mulai menolak makanan, minuman dan obat-obatan pada hari Sabtu.

Ia ingin mengubah undang-undang di Prancis untuk memungkinkan orang yang sakit parah meninggal sesuai keinginan mereka. Beberapa kelompok, termasuk Gereja Katolik, menentang eutanasia atas dasar moral.

"Jalan menuju pembebasan dimulai dan percayalah, saya bahagia," Cocq memposting di Facebook pada Sabtu pagi dari tempat tidurnya di rumah di Dijon, setelah mengumumkan telah menghabiskan makanan terakhirnya.

"Saya tahu hari-hari ke depan akan sulit tetapi saya telah membuat keputusan dan saya tenang," tambahnya.

Eutanasia adalah topik kontroversial di Prancis, dengan banyak yang mendukung hak untuk mati dengan bermartabat, sementara yang lain - terutama yang beragama konservatif - menentang seruan untuk dekriminalisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Penyakit Langka, Kakek Alain Live Facebook saat Ajal Menjemput

Punya Penyakit Langka, Kakek Alain Live Facebook saat Ajal Menjemput

News | Senin, 07 September 2020 | 09:33 WIB

Facebook Messenger Kini Batasi Penerusan Pesan dalam Sehari, Ini Alasannya

Facebook Messenger Kini Batasi Penerusan Pesan dalam Sehari, Ini Alasannya

Video | Senin, 07 September 2020 | 09:24 WIB

Teruskan Pesan di Facebook Messenger Kini Cuma Bisa Lima Kali

Teruskan Pesan di Facebook Messenger Kini Cuma Bisa Lima Kali

Tekno | Senin, 07 September 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai

Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup

Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:46 WIB

3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish

3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya

Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?

Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU

Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang

Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan

Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:25 WIB

×