Jalani Isolasi Mandiri, 15 Warga Sijunjung Merasa Ditelantarkan Pemerintah

Chandra Iswinarno

Senin, 07 September 2020 | 14:16 WIB
Jalani Isolasi Mandiri, 15 Warga Sijunjung Merasa Ditelantarkan Pemerintah
Dei Ramora yang positif Covid-19 berkomunikasi jarak jauh dengan adiknya Savanna Hijau Damai Ramora di rumah isolasi mandiri di Jorong Dusun Tuo, Nagari Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari, Sijunjung. Foto diambil Minggu (6/9/2020) malam, pukul 17.30 WIB. [Foto: Edi Ramora]

Suara.com - Klaster baru Virus Corona atau Covid-19 mulai bermunculan di sejumlah pemukiman, seperti di kawasan Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.

Wilayah tersebut kini telah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, lantaran meninggalnya seorang warga berinisial LM, berusia 68 tahun yang terkonfirmasi Covid-19 pada 26 Agustus 2020 silam.

Tak disangka, virus berbahaya yang kali pertama mewabah di Kota Wuhan, China tersebut kemudian menginfeksi 17 warga Muaro Bodi.

Wali Nagari Muaro Bodi Hendri Yandi menjelaskan, 15 dari 17 warganya yang positif Covid-19 tersebut melakukan isolasi mandiri.

Sedangkan, dua orang lainnya dibawa ke Padang dan satu di antaranya diketahui dalam kondisi hamil.

Masalah yang dihadapi ke 15 warga tersebut ternyata masih berlanjut. Lantaran mereka yang menjalani isolasi mandiri di rumah kebingungan.

Mereka tidak menerima penjelasan yang lengkap dari Gugus Tugas Covid-19 Sijunjung, maupun perangkat daerah terkait, seperti Dinas Kesehatan.

Bahkan tokoh masyarakat Muaro Bodi, Edi Ramora yang istri, anak, dan saudara istrinya dinyatakan positif Covid-19, mengaku belum percaya tiga keluarganya itu terinfeksi Virus Corona.

Namun, anak, istri, dan saudara perempuan istrinya itu, tetap menjalani isolasi di sebuah rumah yang ada di samping rumahnya.

baca juga

Dia meminta Dinas Kesehatan atau pihak terkait untuk menunjukkan bukti bahwa keluarganya memang terinfeksi Corona. Sejauh ini, dia baru menerima penjelasan secara lisan.

“Selama ini yang kita dapat cuma informasi saja, tanpa melihat bukti medis atau bukti hasil labornya, padahal ini sangat penting. Sehingga tidak ada rasa keraguan atau rasa tidak percaya masyarakat pada informasi terkait Covid-19 ini,” ungkap Edi Ramora, pada Padangkita.com-jaringan Suara.com pada Senin (7/9/2020).

Contohnya, sambung Edi, jika dokter menyatakan seseorang mengidap penyakit, dokter tersebut memperlihatkan bukti penyakit itu pada pasien atau keluarga pasien melalui hasil pemeriksaan medis.

“Mana bukti hasil medisnya? Kenapa pada masalah Covid-19 ini tidak ada bukti pasti dari pihak terkait. Yang ada hanya sebuah vonis melalui lisan dan berbentuk informasi saja,” katanya.

Selain itu, dia juga kecewa dengan pemerintah daerah yang seperti tidak ada perhatian pada warga positif Covid-19 yang isolasi mandiri.

“Istri dan anak saya contohnya, saat ini mereka diisolasi, tetapi segala sesuatunya seperti vitamin, buah-buahan dan lainnya ternyata tidak ditanggung pemerintah, tapi ditanggung sendiri oleh keluarga,” ujar Edi.

Dia pun bingung, karena dari informasi yang diterimanya, kebutuhan pasien Covid-19 ditanggung oleh pemerintah.

Biaya Isolasi Mandiri

Sementara, sejak Sabtu (5/9/2020), anak, istri, dan saudaranya telah menjalani isolasi, tetapi sampai pagi tadi belum satupun petugas kesehatan atau pemerintah yang datang.

“Jadi, bagaimana yang sebenarnya soal pasien positif Corona ini, ditanggung biayanya saat isolasi mandiri oleh pemerintah atau memang biaya sendiri?” tanya Edi.

Terpisah, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sijunjung Rizal Efendi tak mau menanggapi soal biaya pasien isolasi.

“Tolong hubungi camat dan Dinkes ya,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp.

Sementara Kadis Kesehatan Sijunjung Ezwandra menyatakan, soal hasil medis bisa diperlihatkan ke pasien atau keluarga pasien.

“Terkait hasil medis boleh dilihat oleh pasien karena memang itu hak mereka, namun soal yang bukan kewenangan Dinas Kesehatan (biaya isolasi mandiri) koordinasi dengan Kominfo,” katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Warga Banten, Ada 3.000 Orang Positif Corona di Daerah Kalian

Dear Warga Banten, Ada 3.000 Orang Positif Corona di Daerah Kalian

Banten | Senin, 07 September 2020 | 10:50 WIB

Tahanan KPK Kena Corona, 2 Diisolasi di Rutan, Satu Dikirim ke RS Polri

Tahanan KPK Kena Corona, 2 Diisolasi di Rutan, Satu Dikirim ke RS Polri

News | Senin, 07 September 2020 | 10:35 WIB

12 Karyawan Pabrik Ban Gajah Tunggal Tangerang Positif Corona

12 Karyawan Pabrik Ban Gajah Tunggal Tangerang Positif Corona

Jakarta | Senin, 07 September 2020 | 10:29 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×