Felix Siauw: Seolah Tanpa Radikalisme Indonesia Bisa Maju

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 07 September 2020 | 17:14 WIB
Felix Siauw: Seolah Tanpa Radikalisme Indonesia Bisa Maju
Ustaz Felix Siauw di Balai Kota DKI Jakarta. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Pendakwah Felix Siauw mengkritik pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi soal paham radikalisme di Indonesia. Sikap pemerintah dinilai lebay. Menurut dia, ada masalah lain yang lebih substansial dan laik mendapat perhatian lebih.

Felix Siauw mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah membingkai opini seakan-akan radikalisme di Indonesia sedemikian mengerikan. Padahal, menurut Felix Siauw, hal itu sekadar akal-akalan mereka saja.

“Saya pengen temen-temen tahu saat kabinet (Jokowi) dilantik, ada satu keanehan yang sangat besar, apa itu? Ada beberapa menteri—kalau saya tak salah tiga atau empat yang dilantik dan diamanatkan khusus untuk memerangi radikalisme. Seolah-olah radikalisme ini hal yang sangat bahaya,” ujar Felix seperti dinukil Hops.id--jaringan Suara.com--dari video berjudul ‘4 Poin Menjawab Tuduhan Pola Radikalisme’ di saluran Youtube resminya, Senin (7/9/2020).

“Buktinya apa? Ya buktinya radikalisme lebih banyak disinggung dari yang lain, misalnya korupsi, hak asasi manusia, dan inovasi-inovasi yang bisa dilakukan untuk memajukan negeri,” sambungnya.

Felix menilai, seperti yang telah disinggung di awal, ketakutan pemerintah itu terlalu berebihan. Padahal, ada atau tidak ada radikalisme, kondisi Indonesia sama saja, alias tak ada perubahan. Lantas, apakah Tanah Air bisa maju tanpa kehadiran paham tersebut? Nyatanya, kata dia, tidak juga.

“Jadi intinya, yang bisa kita lihat dari kabinet saat pertama dibentuk, yaitu yang menjadi perhatian utama adalah radikalisme. Seolah-olah tanpa ada radikalisme ini, Indonesia bisa meroket (maju), tiba-tiba ekonomi bisa meroket, gitu ya? Seolah-olah kalau ada radikalisme, Indonesia bisa hancur dalam waktu dekat,” terangnya.

Felix Siauw pun heran dengan perkataan Menag Fachrul yang secara tegas mengatakan, pembawa paham radikal rata-rata bertampang rupawan, mahir bahasa Arab, dan pandai menghafal Alquran. Padahal, apa yang Menag sebutkan, merupakan ciri orang Islam yang benar.

“Apa standar radikalisme itu? Apakah standarnya mereka yang mendukung 212? Atau standarnya karena tak mendukung dan bertentangan dengan kamu? Atau standarnya justru karena ganteng (good looking)? Kalau kamu enggak bisa melawan dengan argumen, kamu enggak bisa sebut orang lain itu radikal.”

“Jadi standarnya apa? Ini penting. Kenapa penting? Karena kalau enggak ada standar ini bakal jadi bola liar. Siapapun yang enggak disenengin, kalau orang itu punya kekuasaan, pasti bakal dituduh radikal. Lagian kenapa harus orang muslim, kenapa enggak (agama) yang lain?” kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ustaz Felix Siauw: Curigain Good Looking yang Suka ke Masjid Itu Jahat Pak

Ustaz Felix Siauw: Curigain Good Looking yang Suka ke Masjid Itu Jahat Pak

News | Senin, 07 September 2020 | 15:59 WIB

Belakangan Ucapannya Bikin Geger, Intip Koleksi Mobil Menag Fachrul Razi

Belakangan Ucapannya Bikin Geger, Intip Koleksi Mobil Menag Fachrul Razi

Otomotif | Senin, 07 September 2020 | 11:10 WIB

MUI Kecam Menag soal Pernyataan Radikalisme Lewat Anak Good Looking

MUI Kecam Menag soal Pernyataan Radikalisme Lewat Anak Good Looking

News | Minggu, 06 September 2020 | 07:57 WIB

Wakil Ketua Pembina Perti: Sila-sila Dalam Pancasila Ada Dalam Al Quran

Wakil Ketua Pembina Perti: Sila-sila Dalam Pancasila Ada Dalam Al Quran

Jakarta | Minggu, 06 September 2020 | 04:05 WIB

Bela Fachrul Razi, Ruhut: Menag Kok Kambuh Lagi, yang Kambuh Siapa?

Bela Fachrul Razi, Ruhut: Menag Kok Kambuh Lagi, yang Kambuh Siapa?

News | Sabtu, 05 September 2020 | 12:19 WIB

Begini Lho Maksud Fachrul Razi Bilang Radikalisme Lewat Anak Good Looking

Begini Lho Maksud Fachrul Razi Bilang Radikalisme Lewat Anak Good Looking

News | Sabtu, 05 September 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×