Mahfud MD Sebut Tak Ada Hukum yang Halangi Nepotisme, Natalius: Bahaya!

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 08 September 2020 | 09:50 WIB
Mahfud MD Sebut Tak Ada Hukum yang Halangi Nepotisme, Natalius: Bahaya!
Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Ucapan Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan, Mahfud MD soal nepotisme dalam Pilkada menuai reaksi eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Natalius mengecan pernyataan Mahfud yang dinilai berbahaya bagi negara dan memicu timbulnya nepotisme

"Mahfud MD itu Menkopolhukam. Kata-kata ini berbahaya dan buka pintu nepotisme dan ngara makin hancur," kritik Natalius lewat cuitan Twitter-nya, Selasa (8/9/2020).

Natalius lantas menyarankan agar Mahfud MD meminta nasihat kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang pertama, Jimly Asshiddiqie.

"Saya minta Anda untuk menghadap Prof Jimly minta nasihat tentang tata urutan landas pijak suatu negara. 1. Moral, 2. Etika, 3. Konstitusi, 4. Budaya/norma. Konstitusi itu no 3 sesudah Moral dan Etika," lanjut Natalius.

Natalius Pigai mengomentari pernyataan Mahfud MD soal nepotisme dalam Pilkada. (Twitter/@NataliusPigai2)
Natalius Pigai mengomentari pernyataan Mahfud MD soal nepotisme dalam Pilkada. (Twitter/@NataliusPigai2)

Pernyataan Mahfud saat menanggapi banyaknya kritik terhadap Pilkada 2020 yang dinilai banyak diikuti tokoh berdasarkan nepotisme.

"Ada kritik sekarang ini bahwa Pilkada kita mengandung nepotisme. Tapi begini, saudara mungkin sebagian besar dari kita tidak suka dengan nepotisme itu. Ya bagus lah," kata Mahfud MD dalam webinar bertema Pilkada dan Konsolidasi Demokrasi Lokal, Sabtu (5/9/2020).

Mahfud lalu menjelaskan bahwa nepotisme tidak diatur dalam konstitusi sehingga tidak bisa menghalangi seseorang dalam satu keluarga untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

"Tetapi harus kita jabarkan tidak ada jalan hukum dan jalan konstitusi yang bisa menghalangi orang itu mencalonkan diri itu berdasarkan nepotisme atau sistem kekeluargaan sekalipun. Tidak ada. Di mana-mana, di seluruh dunia ini mana ada orang melarang mencalonkan diri hanya karena kakaknya," jelas Mahfud.

baca juga

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, nepotisme bisa saja dilarang. Akan tetapi, itu hanya bisa dilakukan di bidang ekonomi seperti apa yang dicontohkan Belanda. Dalam bidang politik nepotisme sulit dibendung baik secara hukum dan konstitusi

"Kalau di bidang politik seperti itu dimana mana saya kira tidak bisa dihalang-halangi oleh hukum dan konstitusi. Di sekuruh dunia begitu kita mau melarangnya bagaimana? Tidak bisa akan terjadi pelanggatan ham kalau itu dilakukan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spanduk PKI Perjuangan di Depok, PDIP Dirugikan dan Lawan-lawannya Untung

Spanduk PKI Perjuangan di Depok, PDIP Dirugikan dan Lawan-lawannya Untung

News | Selasa, 08 September 2020 | 06:10 WIB

Eks Mendiknas Abdul Malik Fadjar Meninggal, Mahfud: Semoga Husnul Khotimah

Eks Mendiknas Abdul Malik Fadjar Meninggal, Mahfud: Semoga Husnul Khotimah

News | Senin, 07 September 2020 | 21:17 WIB

Ternyata, Ada Tiga Bakal Cabup di Pilkada Sumbar Positif Covid-19

Ternyata, Ada Tiga Bakal Cabup di Pilkada Sumbar Positif Covid-19

News | Senin, 07 September 2020 | 20:37 WIB

Profil Rahayu Saraswati Lengkap, dari Pendidikan hingga Karier

Profil Rahayu Saraswati Lengkap, dari Pendidikan hingga Karier

News | Senin, 07 September 2020 | 19:26 WIB

Bahaya! Ada Satu Paslon di Jatim Sudah Tahu Positif Tetap Datang ke KPU

Bahaya! Ada Satu Paslon di Jatim Sudah Tahu Positif Tetap Datang ke KPU

Jatim | Senin, 07 September 2020 | 19:07 WIB

Kampanye Pilkada Lewat Medsos, Bawaslu Bantul Awasi Akun-Akun Buzzer

Kampanye Pilkada Lewat Medsos, Bawaslu Bantul Awasi Akun-Akun Buzzer

Jogja | Senin, 07 September 2020 | 18:49 WIB

Terkini

Kenapa Kulkas Baru Tidak Dingin? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Kulkas Baru Tidak Dingin? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Rocky Gerung: Gibran Mengundurkan Diri untuk Cegah Amuk Massa

Rocky Gerung: Gibran Mengundurkan Diri untuk Cegah Amuk Massa

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:08 WIB

1.750 Mustahik di Jateng Terima Bantuan Modal Rp5,25 Miliar, Taj Yasin Tekankan Pendampingan

1.750 Mustahik di Jateng Terima Bantuan Modal Rp5,25 Miliar, Taj Yasin Tekankan Pendampingan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Review Viva Sunscreen Foundation, Harga Murah tapi Ampuh Pudarkan Flek Hitam

Review Viva Sunscreen Foundation, Harga Murah tapi Ampuh Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Pramono Kejar Jalan Tembus Kelapa GadingPulo Gadung, Ditargetkan Tuntas 2027

Pramono Kejar Jalan Tembus Kelapa GadingPulo Gadung, Ditargetkan Tuntas 2027

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Pemain Timnas Indonesia Punya Ijazah SMA? Deretan Penggawa Garuda Bergelar S1

Pemain Timnas Indonesia Punya Ijazah SMA? Deretan Penggawa Garuda Bergelar S1

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Akses Kerja Masih Terhalang Tembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Kembali Geruduk Balai Kota

Akses Kerja Masih Terhalang Tembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Kembali Geruduk Balai Kota

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:03 WIB

50 Perusahaan Manfaatkan Lahan Transmigrasi, Pemerintah Rancang Aturan Pungutan

50 Perusahaan Manfaatkan Lahan Transmigrasi, Pemerintah Rancang Aturan Pungutan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:55 WIB

×