Diduga Terlibat Kasus Mutilasi 20 Kuda, Seorang Pria di Prancis Ditangkap

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 08 September 2020 | 12:57 WIB
Diduga Terlibat Kasus Mutilasi 20 Kuda, Seorang Pria di Prancis Ditangkap
Ilustrasi kuda.[Unsplash/Sarah Olive]

Suara.com - Seorang pria ditangkap oleh kepolisian Prancis setelah diduga terlibat dalam serangkaian insiden pembunuhan dan mutilasi puluhan kuda.

Menyadur The Guardian, Selasa (8/9/2020) pria tersebut ditangkap setelah sketsa yang diungkapkan oleh salah satu dari dua orang yang diduga melakukan pembantaian kuda di daerah Yonne, Prancis, menurut sumber polisi yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Pihak berwenang belum bisa menjelaskan indisen serangkaian serangan terhadap puluhan kuda. Sekitar 20 kuda di seluruh Prancis menjadi korban mutiliasi, ada yang kehilangan telinga, alat kelamin, dan luka lainnya.

Sejumlah pihak mengaitkan insiden penyerangan terhadap puluhan kudu tersebut dengan sebuah ritual setan atau kultus.

Kepolisian Yonne dibantu kesaksian Nicolas Demajean, seorang pengelola kandang yang diserang pada bulan Agustus, dalam menetapkan kemiripan dengan tersangka.

Demajean terluka setelah mencoba menghadapi dua penyerang, yang memotong dua kuda poni dengan pisau dan memutilasi kuda lainnya.

Tersangka ditangkap di departemen Haut-Rhin di timur Prancis yang diidentifikasi seorang pria berusia 50 tahun.

Kepolisian Prancis juga masih memburu dua tersangka di wilayah Côte-d'Or di Prancis timur setelah seorang pemilik kandang melaporkan adanya penyerangan di rumahnya dan melukai satu kuda.

Dikutip dari Sky News, sebuah tim polisi beranggotakan 40 orang didukung oleh anjing polisi dan helikopter dikirim ke tempat kejadian tetapi tidak menemukan pelakunya.

baca juga

Seorang juru bicara polisi berkata: "Operasi telah selesai, sekarang kami sedang menyelidiki temuan kami. Untuk saat ini belum ada petunjuk."

Polisi telah menyarankan mereka yang memiliki atau merawat kuda untuk memantau padang rumput dan melaporkan perilaku yang mencurigakan.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan akan menerjunkan lebih banyak petugas untuk melaksanakan patroli malam di daerah yang terkena dampak.

Remy Marehcal, seorang pembuat sepatu kuda di kota Preux-au-Bois mengungkapkan dia menemukan kuda poni dengan kondisi mata dicungkil pada bulan Juli, dan dua kuda terluka pada bulan Agustus.

"Awalnya, saya pikir itu tidak disengaja. Saya berkata pada diri sendiri, di desa kecil seperti ini, itu tidak mungkin." ujar Remy.

Menteri Pertanian Prancis Julien Denormandie, sudah bertemu dengan peternak kuda di wilayah Oise, utara Paris. Mereka juga akan bertemu dengan penyidik untuk membahas rencana menghentikan serangan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengulang Piala Dunia 2018, Prediksi Skor Prancis vs Kroasia

Mengulang Piala Dunia 2018, Prediksi Skor Prancis vs Kroasia

Your Say | Selasa, 08 September 2020 | 10:55 WIB

Kylian Mbappe Dinyatakan Positif COVID-19

Kylian Mbappe Dinyatakan Positif COVID-19

Bola | Selasa, 08 September 2020 | 07:25 WIB

Hendak Bunuh Lalat, Pria Ini Malah Ledakkan Dapur dan Atap Rumah

Hendak Bunuh Lalat, Pria Ini Malah Ledakkan Dapur dan Atap Rumah

News | Senin, 07 September 2020 | 08:44 WIB

Terkini

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 09:49 WIB

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

×