Rekrut Ribuan Tenaga Kesehatan, Anies: Pengabdian Jangan Dirupiahkan

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 08 September 2020 | 19:55 WIB
Rekrut Ribuan Tenaga Kesehatan, Anies: Pengabdian Jangan Dirupiahkan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merekrut ribuan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan covid-19. Meski akan dibayar, ia meminta para nakes tidak menilai hanya dari rupiah yang diterima.

Menurut Anies, upah yang diterima tidak sebanding dengan risiko yang harus dihadapi para nakes. Jika hanya menilai dari nominal, maka nilai pengabdiannya malah akan turun.

"Pengabdian dari teman-teman semua jangan pernah dirupiahkan, teman-teman jangan pernah menghitung rupiahnya. Kalau dirupiahkan akan mengalami defaluasi, dia akan turun nilainya, ketika sebuah kemuliaan itu dihitung dengan rupiah," ujar Anies melalui kanal youtube Pemprov DKI, Selasa (8/9/2020).

Mantan Mendikbud ini juga mengaku senang dengan tambahan nakes untuk menghadapi pandemi. Terlebih lagi belakangan ini jumlah penambahan pasien corona setiap harinya membludak hingga ribuan orang.

"Kita bersyukur DKI Jakarta mendapatkan dukungan tambahan untuk pertahanan terakhir kita dalam menjaga keselamatan warga Jakarta. Kami ingin menyampaikan terima kasih datang ke Jakarta untuk membantu," jelasnya.

Menurutnya pandemi ini mengubah situasi normal menjadi medan perang bagi para nakes. Apalagi Jakarta merupakan tempat berisiko yang jumlah pasien di RS selalu tinggi setiap harinya.

"Di RS dimana ada pasien yang dirawat, disitu pusat penularan. Ketika anda memilih untuk secara sukarela untuk mengurus pasien Covid, anda memilih berada di Medan pertempuran penuh risiko," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merekrut 1.174 tenaga kesehatan (nakes) untuk membantu penanganan corona di ibu kota. Para nakes ini didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Perekrutan ini dilakukan melalui penandatanganan surat perintah kerja (SPK) secara simbolis di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/9/2020).

baca juga

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, perekrutan ini dilakukan setelah melakukan seleksi. Awalnya, 4.859 peserta dari berbagai daerah Indonesia yang mendaftar dan mengikuti seleksi tersebut.

“Sebagian kecil Pulau Jawa dan sebagian besar dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bengkulu, NTB, NTT bahkan dari Papua,” ujar Widyastuti dalam acara yang disiarkan di kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Setelah menerima 1.174 tenaga profesional berbagai posisi, 655 orang telah mendaftar ulang. Sementara sisanya, 519 orang lainnya belum mendaftar ulang karena masih berada di daerah masing-masing.

“Mereka terdiri dari dokter paru, penyakit dalam, anastesi, dokter anak, spesialis obgyn, dokter umum, perawat, bidan, radiografer, ahli teknologi laboratorium medik, survaillance dan penyuluh kesehatan,” kata Widyastuti.

Setelah itu, para nakes itu akan ditugaskan di fasilitas kesehatan berbagai tempat. Di antaranya milik pemerintah daerah, pemerintah pusat dan swasta di Ibu Kota. Misalnya di RSUD yang dikelola DKI, UPT Labkesda, puskesmas, Dinas Kesehatan DKI, RS swasta dan RS milik BUMN.

“Seluruh tenaga profesional akan di-rapid test oleh tim Dinkes, kalau hasilnya reaktif akan dicek PCR,” tuturnya.

Upah yang diberikan kepada mereka jumlahnya beragam. Untuk dokter spesialis mendapatkan insentif sebesar Rp 15 juta per bulan, lalu dokter umum Rp 10 juta per bulan, perawat Rp 7,5 juta per bulan, tenaga penunjang Rp 5 juta per bulan dan tenaga penunjang lainnya Rp 4,2 juta per bulan.

Widyastuti sendiri sudah menandatangani surat perintah kerja (SPK) hari ini. Mereka mulai bekerja sampai Desember 2020 mendatang, dan jika diperlukan masih bisa diperpanjang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada organisasi profesi bersama tim Pemprov dalam rekrutmen ini,” pungkasnya.

Berikut rincian nakes profesional yang direkrut:

I. Tenaga Kesehatan
1. Dokter spesialis paru dua orang
2. Dokter spesialis penyakit dalam satu orang
3. Dokter spesialis anak satu orang
4. Dokter spesialis anestesi satu orang
5. Dokter spesialis obygn tiga orang
6. Dokter umum 160 orang
7. Perawat 740 orang
8. Perawat IPCN empat orang
9. Bidan 12 orang

II. Bagian penunjang kesehatan
1. Radiografer 14 orang
2. Pranata laboratorium 118 orang

III. Tenaga penunjang lainnya
1. Penyuluh kesehatan 89 orang
2. Surveilans 49 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekrut Ribuan Nakes untuk Hadapi Corona, DKI Beri Gaji hingga Rp 15 Juta

Rekrut Ribuan Nakes untuk Hadapi Corona, DKI Beri Gaji hingga Rp 15 Juta

News | Selasa, 08 September 2020 | 18:01 WIB

Ribuan Orang Kena Corona Tiap Hari di DKI, Nasdem Minta Anies Perketat PSBB

Ribuan Orang Kena Corona Tiap Hari di DKI, Nasdem Minta Anies Perketat PSBB

News | Selasa, 08 September 2020 | 16:59 WIB

BPK Kawal Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19

BPK Kawal Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 13:29 WIB

Anies: Positif Covid-19 di Jakarta Tinggi Karena Warga Daerah Sekitar

Anies: Positif Covid-19 di Jakarta Tinggi Karena Warga Daerah Sekitar

News | Selasa, 08 September 2020 | 00:43 WIB

Tes Covid DKI Tinggi, Anies Minta Daerah Lain Jalankan Instruksi Jokowi

Tes Covid DKI Tinggi, Anies Minta Daerah Lain Jalankan Instruksi Jokowi

News | Senin, 07 September 2020 | 22:03 WIB

Terkini

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

News | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

×