Bohongi dan Tawarkan Tumpangan, Tukang Ledeng Menggagahi Wanita 86 Tahun

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 09 September 2020 | 21:05 WIB
Bohongi dan Tawarkan Tumpangan, Tukang Ledeng Menggagahi Wanita 86 Tahun
Ilustrasi korban kekerasan atau pelecehan seksual - (Pixabay/Anemone123)

Suara.com - Seorang wanita berusia 86 tahun diperkosa oleh seorang pria di daerah terpencil di wilayah Chhawla, Delhi, India oleh seorang pria dengan dalih memberikan tumpangan.

Menyadur Indian Express, Rabu (9/9/2020) insiden itu terjadi pada Senin (7/9) malam ketika wanita tua itu dalam perjalanan ke desa terdekat.

Dalam perjalanan, dia kebetulan bertemu dengan pelaku yang menawarkan tumpangan dengan kendaraan roda dua, kata seorang perwira polisi senior.

Dengan dalih membawanya dengan selamat di tempat tujuan, pelaku justru membawanya ke lapangan terpencil dan memperkosanya.

Terdakwa Sonu (37) yang bekerja sebagai tukang ledeng, adalah penduduk Rewla Khanpur kemudian langsung ditangkap oleh warga di sekitar tempat kejadian setelah korban berteriak minta tolong.

Wakil Komisaris Polisi (Dwarka) Santosh Kumar Meena berkata, "Sebuah kasus berdasarkan pasal 376 (pemerkosaan) IPC telah didaftarkan dan terdakwa ditangkap."

Pemeriksaan kesehatan terhadap korban sudah dilakukan dan sudah diminati keterangannya. Wanita tersebut juga sudah keluar dari rumah sakit pada hari Selasa (8/9).

Sementara itu, Komisi Wanita Delhi (DCW) menyebut insiden tersebut sebagai kasus yang sangat mengkhawatirkan.

Menurut keterangan korban kepada DCW, dia sedang menunggu tukang susu sekitar pukul 5 sore waktu setempat pada hari Senin.

Ketika itu pelaku datang dan mengatakan kepadanya bahwa tukang susu tidak akan datang hari itu, dan bahwa dia akan membawanya ke tempat dia bisa mendapatkan susu.

Dia malah membawa wanita itu ke sebuah lapangan dan kemudian secara brutal memperkosanya, katanya.

"Wanita itu terus menangis dan memohon bahwa dia seusia dengan neneknya. Pelaku menyerangnya secara brutal ketika dia mencoba untuk melawan dan memperkosanya," jelas DCW.

Penduduk desa setempat bergegas ke tempat kejadian saat mendengar tangisan wanita itu. Mereka menangkap pelaku dan memanggil polisi.

Korban mengalami pendarahan dan trauma ekstrem. Penduduk setempat memanggil putranya dan polisi kemudian membawanya untuk pemeriksaan medis, kata DCW.

Laporan pemeriksaan medis mengungkapkan adanya sejumlah luka dan memar di tubuh wanita tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Gandeng India dalam Produksi Vaksin Covid-19 Sputnik V

Rusia Gandeng India dalam Produksi Vaksin Covid-19 Sputnik V

Health | Rabu, 09 September 2020 | 16:18 WIB

Menteri Devi Klaim Kebal Virus Corona karena Lahir di Antara Kotoran Sapi

Menteri Devi Klaim Kebal Virus Corona karena Lahir di Antara Kotoran Sapi

News | Rabu, 09 September 2020 | 16:28 WIB

Bayi Baru Lahir Dibuang di Hutan, Terkubur Hidup-hidup

Bayi Baru Lahir Dibuang di Hutan, Terkubur Hidup-hidup

News | Rabu, 09 September 2020 | 02:57 WIB

Terkini

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:50 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB