Tidak Dapat Temui Ayahnya yang Kritis, Keluarga Ini Protes ke PM Queensland

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 14:15 WIB
Tidak Dapat Temui Ayahnya yang Kritis, Keluarga Ini Protes ke PM Queensland
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Satu keluarga sedih dan meminta Perdana Menteri Queensland untuk melonggarkan kebijakannya ketika mereka harus memilih satu dari empat untu menemui ayahnya yang sedang kritis karena kanker.

Menyadur The Sun, Kamis (10/9/2020), Mark Keans, ayah dari empat orang anak, sedang menderita kanker di bagian otak dan paru-paru yang sudah cukup parah.

Saat keluarganya yang berada di Sydney ini menemui ayahnya di Queensland, hanya satu dari empat anaknya yang semuanya di bawah usia 13 tahun, yang diizinkan menyeberangi perbatasan untuk menjenguk ayahnya.

Perdana Menteri Queensland diminta untuk turun tangan sebab keluarga sangat menginginkan anak-anak untuk melihat ayah mereka.

Karena keluarganya tinggal di Sydney, mereka tidak dapat melintasi perbatasan Queensland karena aturan pembatasan pengendalian virus corona.

Bruce Langborne, kakek dari empat anak-anak tersebut berkata bahwa mereka sangat ingin melihatnya.

"Mereka mengatakan kepada kami bahwa kami egois - dan kami tidak mempertimbangkan pasien kanker lainnya," ujar Langborne pada 7News.

"Saya tidak tahu bagaimana Anda harus bertindak dan memilih anak mana yang akan pergi. Kami membenturkan kepala ke dinding bata." ujarnya.

Aturan Mengerikan

Ada kekhawatiran bahwa keempat anak itu mungkin tidak dapat mengenali ayah mereka, begitu kankernya semakin parah.

Keluarga itu mengecam kebijakan perbatasan Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk dan Kementerian Kesehatan Queensland, yang membuat keputusan bahwa hanya satu anak yang diizinkan menyeberangi perbatasan.

Anggota parlemen Federal Pat Conaghan mengutuk keputusan yang hanya mengizinkan salah satu anak Mark Keans pergi menemuinya.

"Kami berbicara tentang empat anak berusia antara tujuh dan 13 tahun yang ingin melihat ayah mereka yang sekarat," ujar Pat Conaghan.

"Birokrat macam apa itu?" tegasnya.

Menteri Kesehatan New South Wales Brad Hazzard mengatakan dia hanya bisa mengungkapkan kemarahan atas keputusan Perdana Menteri Queensland.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peselancar Australia Tewas Diserang Hiu di Pantai, Ngeri Banget!

Peselancar Australia Tewas Diserang Hiu di Pantai, Ngeri Banget!

Jogja | Rabu, 09 September 2020 | 21:01 WIB

Kebijakan Covid-19 Queensland, Dilarang Berdansa namun Boleh Pesta Seks

Kebijakan Covid-19 Queensland, Dilarang Berdansa namun Boleh Pesta Seks

News | Rabu, 09 September 2020 | 21:07 WIB

Lagi, Peselancar Tewas Diserang Hiu saat Tunggangi Ombak Pantai Australia

Lagi, Peselancar Tewas Diserang Hiu saat Tunggangi Ombak Pantai Australia

News | Rabu, 09 September 2020 | 21:07 WIB

Terkini

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:04 WIB

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:56 WIB

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:55 WIB

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:45 WIB

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:44 WIB

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:40 WIB

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:36 WIB

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:34 WIB

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:27 WIB

Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh

Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:25 WIB