Vaksin Merah Putih Diproduksi Akhir 2021, Erick Thohir Prioritaskan dari LN

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 14:56 WIB
Vaksin Merah Putih Diproduksi Akhir 2021, Erick Thohir Prioritaskan dari LN
Peneliti meriset pembuatan vaksin Merah Putih di salah satu laboratorium PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir, mengatakan vaksinasi terhadap masyarakat dengan menggunakan vaksin buatan negara lain akan lebih dulu diprioritaskan pada awal tahun 2021.

Erick mengatakan, hal itu dilakukan lantaran vaksin Merah Putih buatan Indonesia diperkirakan baru bisa diproduksi secara massal pada akhir tahun 2021 atau awal 2022.

"Kalau nanti bisa produksi di awal 2022 atau akhir 2021 sangat bagus. Tetapi kita tidak bisa langsung bikin vaksin merah putih. Karena kenapa, salah satu program Indonesia sehat, kita harus melakukan vaksinasi masyarakat secara masif dan total," kata Erick dalam acara di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

"Vaksinasi inilah yang akan kita prioritaskan di awal tahun, melalui kerja sama dari UAE (Uni Emirate Arab), China, atau pihak-pihak negara-negara lain," sambungnya.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah menekan terkait kebijakan tersebut dengan Unicef hingga WHO.

Ia menambahkan, terkait vaksin merah putih menurut kajian Eijkman baru bisa dilakukan uji klinis 1, 2, dan 3 mulai tahun depan. Erick pun terlibat dalam proses vaksin tersebut.

"Nanti diharapkan uji klinis 1, 2, 3 bisa dilaksanakan mulai tahun depan. Kalau uji klinisnya sukses, baru bisa produksi," tandasnya.

Akhir 2021

Penelitian vaksin Merah Putih untuk mencegah Covid-19 masih dilakukan di Indonesia. Meski begitu, pemerintah optimis vaksin siap tersedia dalam skala besar mulai tahun depan.

Dilansir ANTARA, Menteri Riset dan Teknologi (Mensristek) Bambang Brodjonegoro memperkirakan vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan oleh peneliti dalam negeri dapat diproduksi dalam jumlah besar pada kuartal IV 2021.

"Perkiraannya triwulan IV 2021 kita bisa produksi dalam jumlah besar, dan nantinya akan melengkapi vaksin COVID-19 yang awalnya akan didatangkan dari kerja sama pihak luar, terutama dengan Sinovac (China), dan G42 dari Uni Emirat Arab,” kata Bambang yang juga merupakan Ketua Penanggung Jawab Tim Vaksin Merah Putih, usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

Selain uji klinis calon vaksin COVID-19 dari luar negeri, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin produksi dalam negeri yang dinamakan vaksin Merah Putih.

Bambang menjelaskan sebelum diproduksi secara besar pada triwulan IV 2021, terdapat beberapa proses yang harus dilewati, yakni uji pada hewan di akhir 2020, kemudian formulasi produksi untuk uji klinis tahap 1, 2 dan 3 di awal 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

14 Medis COVID-19 dan Staf RS Krakatau Medika Cilegon Positif Corona

14 Medis COVID-19 dan Staf RS Krakatau Medika Cilegon Positif Corona

Banten | Kamis, 10 September 2020 | 14:42 WIB

Dirut Prodia: Virus Corona Sangat Infeksius, Pemeriksaannya Perlu SDM Ahli

Dirut Prodia: Virus Corona Sangat Infeksius, Pemeriksaannya Perlu SDM Ahli

Health | Kamis, 10 September 2020 | 14:14 WIB

Perjuangan Petugas Medis Mengurus Jenazah Pasien Covid-19

Perjuangan Petugas Medis Mengurus Jenazah Pasien Covid-19

Foto | Kamis, 10 September 2020 | 14:11 WIB

Anies Bakal Terapkan PSBB Total, Nasdem Minta GOR Jadi Tempat Isolasi

Anies Bakal Terapkan PSBB Total, Nasdem Minta GOR Jadi Tempat Isolasi

News | Kamis, 10 September 2020 | 14:09 WIB

Positif Covid-19 Meroket, MUI Ingatkan Pentingnya Protokol Ibadah

Positif Covid-19 Meroket, MUI Ingatkan Pentingnya Protokol Ibadah

Sumut | Kamis, 10 September 2020 | 14:03 WIB

Warga Masih Abai Protokol Kesehatan, Zaki: Jangan Takabur dengan Virus Ini

Warga Masih Abai Protokol Kesehatan, Zaki: Jangan Takabur dengan Virus Ini

Jakarta | Kamis, 10 September 2020 | 14:01 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB