Polda Metro Gandeng 18 Ormas Awasi Penggunaan Masker di Pasar Tanah Abang

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 11 September 2020 | 18:57 WIB
Polda Metro Gandeng 18 Ormas Awasi Penggunaan Masker di Pasar Tanah Abang
Pengunjung mengantre untuk mencuci tangan dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk Pasar Tanah Abang Blok A Pintu Timur, Senin 15/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Suara.com - Polda Metro Jaya menggandeng 18 komunitas hingga organisasi masyarakat alias ormas Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka diminta untuk membantu melakukan pengawasan terhadap penggunaan masker.

Mereka ditunjuk sebagai tim penegak dan pengawas operasi yustisi penggunaan masker sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran pandemi Covid-19.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan setiap perwakilan dari komunitas dan ormas yang ditunjuk sebagai tim penegak dan pengawas akan diberi pengarahan. Mereka diberi pengarahan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis.

"Mereka akan mengikuti pelatihan dari TNI dan Polri. Masyarakat yang kami tunjuk jadi penegak dan pengawas," kata Nana di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, (11/9/2020).

Adapun, Nana menjelaskan pihak memilih Pasar Tanah Abang lantaran lokasi tersebut menjadi tempat yang banyak dikunjungi orang. Sehingga, diharapkan dengan adanya tim penegak dan pengawas penggunaan masker dapat membantu dalam menertibkan masyarakat.

"Kami ambil tempat Tanah Abang, karena ini kan pasar, salah satu klaster (penyebaran virus)," katanya.

Jegger Pasar

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono sebelumnya mengharapkan 'jegger' atau preman pasar dapat membantu mengingatkan pedagang atau pengunjung di daerahnya dalam menerapkan operasi yustisi penggunaan masker. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

Meski begitu, Gatot yang merupakan Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) menyampaikan akan tetap memberi pengarahan terhadap 'jegger-jegger' pasar tersebut untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis.

"Kita juga berharap penegak disiplin internal di klaster-klaster pasar. Di situ kan ada 'jegger-jegger'nya, kita harapkan menerapkan disiplin, tapi tetap diarahkan oleh TNI-Polri dengan cara-cara humanis," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

baca juga

Selain di pasar pihaknya juga akan melakukan penjagaan di klaster-klaster yang dianggap rawan penyebaran Covid-19. Misalnya, di klaster-klaster perkantoran.

"Tujuannya adalah untuk meminimalisir penularan di klaster-klaster tersebut. Jadi, mungkin jangan kaget kalau ada Polisi ada TNI ada Satpol PP, tujuan kita bukan untuk tujuan represif. Tujuan kita untuk menyelamatkan," katanya.

Jenderal polisi bintang tiga itu pun menyampaikan operasi yustisi terkait penggunaan masker tersebut akan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, selain melibatkan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah, juga turut melibatkan Kejaksaan.

"Kamtib (keamanan dan ketertiban) kita lakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan akan ada sanksi yang lebih tegas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies: 17 Persen Kematian karena Corona di DKI Terjadi Pada September

Anies: 17 Persen Kematian karena Corona di DKI Terjadi Pada September

News | Jum'at, 11 September 2020 | 18:42 WIB

Heboh Semua Lampu RSD Wisma Atlet Menyala, Ini Klarifikasinya

Heboh Semua Lampu RSD Wisma Atlet Menyala, Ini Klarifikasinya

Video | Jum'at, 11 September 2020 | 18:40 WIB

Ini Kiat Sembuh dari Covid 19 ala Sekda OKI

Ini Kiat Sembuh dari Covid 19 ala Sekda OKI

Sumsel | Jum'at, 11 September 2020 | 18:41 WIB

Kena Razia Tanpa Masker, 43 Warga di Solo Jalani Hukuman Bersihkan Sungai

Kena Razia Tanpa Masker, 43 Warga di Solo Jalani Hukuman Bersihkan Sungai

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2020 | 18:50 WIB

Klaster Kantor Mengacam, BPBD DIY Minta Protokol Layanan Publik Diperketat

Klaster Kantor Mengacam, BPBD DIY Minta Protokol Layanan Publik Diperketat

Jogja | Jum'at, 11 September 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×