WNI Ditolak 59 Negara, Refly Harun: Bukan Salah Anies, Tapi Jokowi

Reza Gunadha, Hadi Mulyono

Sabtu, 12 September 2020 | 12:06 WIB
WNI Ditolak 59 Negara, Refly Harun: Bukan Salah Anies, Tapi Jokowi
Tangkapan layar video YouTube unggahan Refly Harun. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun, belum lama ini buka suara terkait ditolaknya WNI oleh 59 negara akibat pandemi Covid-19.

Refly menilai, penolakan tersebut terjadi karena di mata dunia, RI tidak serius dalam menangani pandemi Covid-19.

Pernyataan Refly itu ia sampaikan dalam akun YouTube pribadinya dengan judul "PULUHAN NEGARA TOLAK WNI, RUHUT SITOMPUL: SALAH ANIES!!", yang diunggah Sabtu (12/09/2020).

Dalam video berdurasi 16 menit lebih 14 detik itu, Refly menyinggung pernyataan Ruhut Sitompul yang menuding semua ini adalah salah Anies.

"Lucu, saya mendengar pernyataan Ruhut Sitompul yang menuding Anies Baswedan penyebab WNI ditolak 59 negara. Sepertinya dia tidak paham tentang struktur pemerintahan, di mana kalau menyangkut negara yang bertanggung jawab adalah presiden, bukan gubernur," kata Refly.

Tangkapan layar video YouTube unggahan Refly Harun. (YouTube/Refly Harun)
Tangkapan layar video YouTube unggahan Refly Harun. (YouTube/Refly Harun)

Dia menambahkan, sejak awal pandemi Covid-19 menyergap Indonesia, pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo sudah tidak serius menanganinya.

Sejumlah kesalahan fatal pun Refly sebutkan untuk mempertegas kesalahan Jokowi menangani Covid-19.

Pertama, Jokowi dan kabinetnya terlalu meremehkan virus Covid-19. Kedua, Jokowi tidak fokus pada penanganan Covid-19.

Ketiga, terlambat mengambil langkah memutus mata rantai penyebarannya, serta yang keempat adalah tidak kompak dalam koordinasi sehingga berantakan.

baca juga

"Presiden dan para menterinya terlalu meremehkan virus Covid-19. Bahkan kalau dilihat ke belakang, Anies Baswedanlah yang sejak awal fokus menghentikan penyebaran Covid-19 tetapi kebijakannya selalu dijegal pusat," imbunya.

Lebih lanjut Refly menerangkan, ketika negara menghadapi masalah nasional seperti pandemi Covid-19 maka tidak mungkin hanya dilemparkan pada pemimpin daerah saja.

"Mana bisa kita lempar atau tunjuk tangan kepada seorang gubernur?" tutur Refly.

Hingga berita ini diturunkan, video di YouTube Refly Harun berpengikut 400 ribu lebih warganet tersebut langsung tuai ribuan komentar.

"Semoga Allah selamatkan negeri ini dari kejahatan mahluknya, Allah maha melihat dan maha mengetahui," tulis akun Zarwenida berdoa.

"Gilaaa emang sekarang, saking takutnya sama rezim sekarang ya. Gak ada yang berani nyalahin Jokowi dan menterinya. Karena saat ini hanya Anies yang jadi musuh terbesar mereka. Medan banjir, Sulawesi banjir, Jogja banjir yang salah Anies, negara parah covid yang salah Anies, negara resesi yang salah Anies, negara punya pemimpin beg* yang salah Anies. Sehebat itu ya Anies kerennn. Levelnya udah ngalahin Jokowi," timpal Ryu Kin.

"Ada orang-orang yang gak nyari kebenaran bang, tapi nyari pembenaran, dan cari kambing hitam, trus menyerang membabi buta agar junjungannya aman," sambut Yahya Review.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

News | Senin, 28 September 2026 | 11:56 WIB

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

News | Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:35 WIB

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Video | Kamis, 24 September 2026 | 18:30 WIB

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:37 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:48 WIB

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Merapat ke Istana Pakai Jas Lengkap, Menlu Sugiono Buka Suara Soal Isu Geser Jadi Menko PMK

Merapat ke Istana Pakai Jas Lengkap, Menlu Sugiono Buka Suara Soal Isu Geser Jadi Menko PMK

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:47 WIB

×