Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Myanmar 'Lockdown' Mandiri

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Minggu, 13 September 2020 | 20:09 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Myanmar 'Lockdown' Mandiri
Ilustrasi lockdown. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa penduduk di kota-kota besar Myanmar melakukan 'lockdown' mandiri di kawasan tempat tinggal mereka demi menghalau penyebaran pandemi virus Corona yang kasusnya kian melonjak di negara tersebut.

Menyadur Channel News Asia (CNA), Minggu (13/9/2020), para warga Myanmar menggunakan potongan kayu dan besi, serta barang-barang lainnya untuk membuat barikade di sekitar lingkungan mereka pada 11 September lalu.

Setidaknya, negara Asia Tenggara itu telah melaporkan total 2.625 kasus virus korona dan 15 kematian.

Jumlah infeksi telah meningkat empat kali lipat sejak pertengahan Agustus, ketika virus muncul kembali di negara bagian Rakhine barat setelah berminggu-minggu tanpa kasus domestik.

Banyak dari kasus baru-baru ini terjadi di Yangon, ibu kota komersial dan kota terbesar.

Penduduk mulai membangun penghalang jalan darurat untuk menghentikan orang bebas memasuki dan meninggalkan distrik mereka.

Pekan lalu, otoritas pemerintah mengeluarkan perintah tinggal di rumah untuk penduduk. Layanan maskapai penerbangan serta bus luar kota juga ditangguhkan.

Aung Zaw Min, kepala distrik di kotapraja Kyimyidaing yang menjaga salah satu barikade, mengatakan para penduduk telah ceroboh dalam mencegah virus hingga kasus infeksi meningkat.

"Sekarang kami harus menyadari bahwa kami tidak dapat meremehkan infeksi massal yang disebabkan oleh Sittwe--salah satu kota di Myanmar," kata Aung Zaw Min.

baca juga

Barikade itu dibangun warga tanpa izin dari otoritas setempat, yang dengan cepat memerintahkan penutupan jalan itu dicopot, meskipun beberapa masih ada pada Sabtu.

Beberapa pengguna media sosial mengejek barikade, bercanda bahwa penduduk telah mengubah lingkungan kota menjadi "republik mini".

"Ini seperti gerbang perbatasan antara Korea Selatan dan Utara," kata Lu Zaw Oo, berdiri di jalan yang telah ditutup pada hari Sabtu.

"Barikade sebenarnya tidak diperlukan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 12 September: Tambah 3.806 Pasien, Positif Covid di RI 214.746 Orang

Update 12 September: Tambah 3.806 Pasien, Positif Covid di RI 214.746 Orang

News | Sabtu, 12 September 2020 | 16:26 WIB

Kasus Covid-19 di Bogor Tembus 800, Bima Arya Tetap Pilih Lanjutkan PSBMK

Kasus Covid-19 di Bogor Tembus 800, Bima Arya Tetap Pilih Lanjutkan PSBMK

Jakarta | Sabtu, 12 September 2020 | 08:05 WIB

Meninggal Akibat Covid-19, Ibu dan Anak di Bekasi Dimakamkan Bersamaan

Meninggal Akibat Covid-19, Ibu dan Anak di Bekasi Dimakamkan Bersamaan

Jakarta | Jum'at, 11 September 2020 | 22:20 WIB

Kasus COVID-19 di Kota Batam Diprediksi Capai 1.000 Dalam Satu Bulan

Kasus COVID-19 di Kota Batam Diprediksi Capai 1.000 Dalam Satu Bulan

Batam | Jum'at, 11 September 2020 | 12:38 WIB

Tidak Terapkan Lockdown, Tingkat Infeksi Covid-19 di Swedia Rendah

Tidak Terapkan Lockdown, Tingkat Infeksi Covid-19 di Swedia Rendah

News | Jum'at, 11 September 2020 | 13:20 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×