Satpol PP Siap Jemput Paksa Pasien Covid yang Isolasi Mandiri di Rumah

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 15 September 2020 | 19:05 WIB
Satpol PP Siap Jemput Paksa Pasien Covid yang Isolasi Mandiri di Rumah
Tenaga medis dengan alat dan pakaian pelindung bersiap memindahkan pasien positif Covid-19 dari ruang ICU menuju ruang operasi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu (13/5/2020). [ANTARA FOTO/Willy Kurniawan]

Suara.com - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin meminta pasien positif corona untuk melakukan isolasi di tempat yang sudah disediakan Pemprov DKI. Jika tidak mau, maka pasien asal Jakarta itu akan dijemput oleh petugas.

Arifin menyebut pihaknya siap membantu Dinas Kesehatan dengan menerjunkan bawahannya untuk menjemput paksa ke rumah pasien. Nantinya orang tersebut akan langsung diantar ke tempat isolasi yang sudah disediakan.

"Apabila yang bersangkutannya tidak bersedia maka kami akan melakukan jemput paksa ya," ujar Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Kendati demikian, sampai hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II, pihaknya belum melakukan jemput paksa pasien. Ia masih menunggu arahan dari Dinkes DKI.

"Kami sifatnya menunggu informasi, ketika ada orang dinyatakan positif dari Dinkes dan yang bersangkutan wajib diisolasi yang memang sudah ditentukan, dan tidak ada lagi isolasi mandiri di rumah," tuturnya.

Ia sendiri berharap nantinya tidak perlu melakukan jemput paksa pasien corona. Sebab, hal ini mengindikasikan masyarakat sudah paham aturan dan langsung merujuk dirinya sendiri ke tempat isolasi.

"Mudah-mudahan semua sadar bahwa ada kekhawatiran mereka yang terpapar covid kemudian isolasi mandiri kalau tidak mempunyai kedisiplinan ya kemudian ruang tempat yang mencukupi bisa jadi penularan akan terus menerus ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang pasien corona melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Jika melanggar, maka petugas bisa menjemput pasien itu secara paksa.

Anies mengatakan kurangnya pemahaman masyarakat saat isolasi mandiri membuat banyak muncul klaster keluarga. Ia tak mau hal ini kembali terjadi dan akan menggandeng aparat keamanan untuk menjemput pasien yang menolak.

baca juga

"Bila ada kasus positif yang menolak isolasi di tempat yang telah ditentukan, maka akan dilakukan penjemputan oleh petugas kesehatan bersama dengan aparat penegak hukum," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Nantinya mereka akan ditempatkan di fasilitas milik pemerintah seperti wisma atlet, GOR, hingga lokasi yang ditunjuk gugus tugas penanganan Covid-19. Tak hanya itu, petugas kesehatan akan melakukan penelusuran atau tracing demi mengidentifikasi orang lain yang tertular.

"Kemudian kegiatan tracing Dinas Kesehatan, melalui Puskesmas akan melakukan aktivitas finding," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegawai Positif Corona, Kantor Disdukcapil Pandeglang Lockdown

Pegawai Positif Corona, Kantor Disdukcapil Pandeglang Lockdown

Banten | Selasa, 15 September 2020 | 18:36 WIB

Hari Pertama PSBB Jilid II di Jakarta, 3.022 Warga Tidak Pakai Masker

Hari Pertama PSBB Jilid II di Jakarta, 3.022 Warga Tidak Pakai Masker

News | Selasa, 15 September 2020 | 18:34 WIB

PSBB Total Hari Ke-2, 1.076 Warga Jakarta Positif Corona, 32 Orang Wafat

PSBB Total Hari Ke-2, 1.076 Warga Jakarta Positif Corona, 32 Orang Wafat

Jakarta | Selasa, 15 September 2020 | 18:11 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Naik 10,4 Persen dalam Sepekan

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Naik 10,4 Persen dalam Sepekan

News | Selasa, 15 September 2020 | 17:41 WIB

Terkini

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×