Jenazah Saefullah Tak Masalah Dikubur di Makam Keluarga, Asal...

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 16 September 2020 | 17:24 WIB
Jenazah Saefullah Tak Masalah Dikubur di Makam Keluarga, Asal...
Suasana tempat pemakaman Sekda DKI Jakarta Saefullah di sekitar rumah duka, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). [Ist]

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai tidak masalah apabila jenazah Covid-19 mau dikebumikan di pemakaman khusus keluarga. 

Pernyataan itu disampaikan Dicky menanggapi jenazah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah yang dikebumikan keluarga di pemakaman khusus meski dinyatakan meninggal akibat terpapar Corona. 

Dicky mengungkapkan sebetulnya pemakaman untuk pasien Covid-19 itu tidak terpatok mesti di tempat pemakaman khusus corona. Hal yang paling penting itu justru ialah protokol pemakamannya yang mesti sesuai dengan aturan berlaku.

"Kalau di-makamin itu di mana juga bebas mau di San Diego Hills waktu itu juga boleh. Yang penting itu protokol pemakamannya," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Rabu (16/9/2020).

"Jadi orang hanya bisa lihat dari jauh, enggak boleh berkerumun. Kalau di-makaminnya di mana, it's okay, enggak masalah," tambahnya.

Cara pemakaman mendiang Saefullah berbeda ketika ada warga yang meninggal karena Covid-19. Biasanya jenazah warga itu langsung dimakamkan di TPU khusus Covid-19.

Dicky mengungkapkan hal tersebut dilakukan agar tidak merepotkan keluarga mencari TPU. Apalagi hingga saat ini masih ada stigma negatif terhadap jenazah Covid-19 apabila dikubur di TPU non khusus corona.

Sedangkan untuk mendiang Saefullah ini bakal dimakamkan di pemakaman milik keluarga sehingga menurutnya tidak masalah. Ia mengingatkan sekali lagi protokol pemakaman Covid-19 yang harus diperhatikan.

"Kalau selain ke keluarga kan nyari makam segala macam kan repot. Kalau ini keluarganya punya, ya namanya juga ada pemakamannya,  ya boleh-boleh saja enggak masalah yang penting tidak boleh mengabaikan protokol pemakaman," jelas Dicky.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, Saefullah meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19 di RSPAD, Rabu. Namun Saefullah tak dimakamkan di pemakaman khusus pasien corona.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti mengatakan, Saefullah, akan dimakamkan di makam khusus keluarga. Lokasinya berada di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.

Karena penyebabnya adalah Covid-19, maka jenazah Saefullah sudah dilakukan pemulasaran sesuai protokol Covid-19. Pemakamanannya pun juga dilakukan sesuai dengan protokol.

"Rencananya jenazah Saefullah akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di tanah pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara," ujar Widyastuti dalam keterangan tertulis, Rabu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir

Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:12 WIB

Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total

Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:22 WIB

Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong

Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong

Kotak Suara | Senin, 18 November 2024 | 13:19 WIB

Mau Nonton Konser Bebas dari Risiko Infeksi Covid-19, Epidemiolog Sarankan Jaga Jarak 1 Meter

Mau Nonton Konser Bebas dari Risiko Infeksi Covid-19, Epidemiolog Sarankan Jaga Jarak 1 Meter

Health | Jum'at, 11 November 2022 | 18:59 WIB

Epidemiolog Desak Pemerintah Segera Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut sebagai KLB

Epidemiolog Desak Pemerintah Segera Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut sebagai KLB

Health | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 18:19 WIB

Kabar Baik, Angka Harapan Hidup Masyarakat Indonesia Meningkat

Kabar Baik, Angka Harapan Hidup Masyarakat Indonesia Meningkat

Health | Rabu, 12 Oktober 2022 | 08:50 WIB

Epidemiolog: Jangan Sampai Ada Anggapan Masker Penentu Akhir Pandemi

Epidemiolog: Jangan Sampai Ada Anggapan Masker Penentu Akhir Pandemi

Health | Rabu, 21 September 2022 | 09:34 WIB

Mampu Hindari Imunitas Vaksin, Subvarian Omicron BA2.75.2 Berpotensi Perpanjang Durasi Pandemi

Mampu Hindari Imunitas Vaksin, Subvarian Omicron BA2.75.2 Berpotensi Perpanjang Durasi Pandemi

Health | Rabu, 14 September 2022 | 18:13 WIB

Agar Tak Tertular Covid, Epidemiolog ke Kelompok Lansia dan Rentan : Jaga Diri Pakai Masker, Kalau Fit Tak Usah Keluar

Agar Tak Tertular Covid, Epidemiolog ke Kelompok Lansia dan Rentan : Jaga Diri Pakai Masker, Kalau Fit Tak Usah Keluar

News | Jum'at, 02 September 2022 | 20:51 WIB

Terkini

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 16:47 WIB

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:33 WIB

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:30 WIB

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

News | Sabtu, 26 September 2026 | 16:24 WIB

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:20 WIB

×