Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ngabalin Minta Umat Tak Diprovokasi

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 17 September 2020 | 14:12 WIB
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ngabalin Minta Umat Tak Diprovokasi
Ali Mochtar Ngabalin. (Foto:Ist)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin meminta semua pihak untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang membuat suasana tidak sejuk termasuk memprovokasi umat di ruang publik terkait kasus penusukan yang menimpa Syekh Ali Jaber pada Minggu (13/9/2020).

"Jadi para pihak siapapun tidak boleh mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang memberikan suasana tidak sejuk di ruang publik, termasuk jangan memprovokasi umat," ujar Ngabalin kepada Suara.com, Kamis (17/9/2020).

Pernyataan Ngabalin merespon Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin yang mendesak Polri mengusut kasus penusukan terhadap pendakwah Syekh Ali Jaber.

Din juga menduga ada pihak yang menjadi otak penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.

Ngabalin mengatakan saat ini aparat kepolisian tengah bekerja untuk mengusut kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.

Ia meminta semua pihak terutama umat muslim untuk menyerahkan kasus penusukan Syekh Ali Jaber kepada aparat penegak hukum.

"Jadi ada aparat kepolisian, ada aparat keamanan negara ada Polri selaku instistusi penegak hukum tentu secara profesional akan bekerja dengan baik maka sebagai warna negara yang baik sebagai umat Islam kita menyerahkan seluruhnya ini masalah kepada aparat kepolisian," ucap dia.

"Karena sekarang kan polisi sedang bekerja. Kalau kita tidak percaya dengan Polri, kira-kira institusi mana yang bisa kita percaya. Itu yang saya kira penting dan saya kira perlu dicermati oleh semua pihak," sambungnya.

Ngabalin yang juga Ketua PP BAKOMUBIN (Pengurus Pusat Badan Koordinasi Mubaligh Se Indonesia) meminta seluruh Mubaligh untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan siapapun atau tokoh siapapun.

baca juga

"Sebagai Ketum Bakomubin, tentu saya juga menyampaikan kepada seluruh Mubaligh agar tetap tenang dan tidak usah terprovokasi dengan siapapun dengan tokoh siapapun," ucapnya.

Ia menegaskan, kepolisian akan profesional dalam mengambil langkah hukum.

"Jadi tentu saja sebagai tenaga ahli utama sebagai KSP dari kantor staf presiden tentu kita prihatin itu sudah pasti dan karena itu dan sepenuhnya polisi sedang bekerja dan polisi tentu akan secara profesional mengambil langkah-langkah dalam penegakkan hukum," katanya.

Tak hanya itu, Ngabalin mengatakan Syeikh Ali Jaber sendiri telah mengeluarkan statement dan telah memberikan keterangan untuk meminta agar kasus penusukannya tidak dipolitisir.

"Bahwa jangan ada seorang pun mempolitisir apa yang peristiwa yang terjadi pada beliau musibah ini. Beliau pun telah bertawakal kepada Allah bahwa ini adalah satu ketetapan Allah musibah yang juga harus beliau ambil pelajaran sehingga tidak boleh masyarakat terprovokasi atau umat diminta tenang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syekh Ali Jaber Bersyukur Pakai Jubah Hitam saat Penusukan, Kalau Tidak...

Syekh Ali Jaber Bersyukur Pakai Jubah Hitam saat Penusukan, Kalau Tidak...

Jogja | Kamis, 17 September 2020 | 13:31 WIB

Kesal Acara Ceramah di Dekat Rumahnya, Alasan Alpin Lukai Syekh Ali Jaber

Kesal Acara Ceramah di Dekat Rumahnya, Alasan Alpin Lukai Syekh Ali Jaber

Jakarta | Kamis, 17 September 2020 | 12:56 WIB

Kalau Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Ditutup Polisi Nanti Dicurigai Lagi

Kalau Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Ditutup Polisi Nanti Dicurigai Lagi

News | Kamis, 17 September 2020 | 11:46 WIB

Terkini

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

×