Belajar dari Kematian Saefullah Akibat Covid-19, Jansen: Virus Ini Bahaya

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 17 September 2020 | 20:16 WIB
Belajar dari Kematian Saefullah Akibat Covid-19, Jansen: Virus Ini Bahaya
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon belajar dari kasus kematian Sekda DKI Jakarta Saefullah akibat terinfeksi Covid-19. Jansen menyebut virus tersebut memang sangat berbahaya.

Hal itu disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini, seorang Sekda yang mendapatkan perawatan medis maksimal kesulitan dalam melawan virus tersebut.

"Sekelas pak Sekda yang full perawatan saja tak kuasa melawan Covid-19 ini," kata Jansen Sitindaon seperti dikutip Suara.com, Kamis (17/9/2020).

Kondisi rumah sakit dengan fasilitas ICU juga belum tentu bisa menyelamatkan nyawa pasien yang terinfeksi Covid-19.

Apalagi jika kondisi ICU di rumah sakit penuh akibat membludaknya kasus positif Covid-19.

"ICU ada pun belum tentu bbisa selamatkan nyawa, apalagi penuh," imbuh Jansen.

Jansen Sitindaon belajar dari kasus kematian Saefullah akibat Covid-19 (Twitter/jansen_jsp)
Jansen Sitindaon belajar dari kasus kematian Saefullah akibat Covid-19 (Twitter/jansen_jsp)

Oleh karenanya, Jansen mengajak masyarakat luas untuk memotong rantai penyebaran Covid-19.

Salah satunya dengan tidak bepergian keluar rumah bila tidak ada keperluan mendesak dan kondisi tubuh tidak sehat.

baca juga

"Kalau tak penting-penting amat apalagi badan kurang fiot tak usah keluar rumah. Mari hidup irit agar bisa lebih lama di rumah," ungkap Jansen.

Diketahui, Sekda DKI Jakarta Saefullah telah dinyatakan wafat karena terjangkit virus corona. Namun Saefullah tak dimakamkan di pemakaman khusus pasien corona.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti mengatakan, Saefullah dimakamkan di makam khusus keluarga. Lokasinya berada di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.

Karena penyebabnya adalah Covid-19, maka jenazah Saefullah sudah dilakukan pemulasaran sesuai protokol Covid-19. Pemakamanannya juga dilakukan sesuai dengan protokol.

"Rencananya jenazah Saefullah akan dimakamkan dengan protokol COVID-19 di tanah pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara," ujar Widyastuti dalam keterangan tertulis.

Widyastuti juga mengatakan Saefullah meninggal dunia karena shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi COVID-19. Ia sempat mendapatkan perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto.

"Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi COVID-19, sehingga menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai," jelasnya.

Sebelumnya, Saefullah menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Minggu (13/9) dini hari.

Saefullah telah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Sebelumnya, Saefullah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat pada tahun 2008 - 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Kementerian Jadi Klaster Covid-19, Kantor Menkes Terawan Paling Banyak

30 Kementerian Jadi Klaster Covid-19, Kantor Menkes Terawan Paling Banyak

News | Kamis, 17 September 2020 | 07:54 WIB

Tangani Covid-19 di Daerah, Ini Perintah Luhut Pandjaitan ke Gubernur

Tangani Covid-19 di Daerah, Ini Perintah Luhut Pandjaitan ke Gubernur

Sulsel | Kamis, 17 September 2020 | 07:02 WIB

Jarang disadari Pasien Covid-19, Begini Tanda Happy Hypoxia

Jarang disadari Pasien Covid-19, Begini Tanda Happy Hypoxia

Health | Kamis, 17 September 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

×