CEK FAKTA: Benarkah Terawan Bilang Kematian Dokter Jangan Dibesar-besarkan?

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Jum'at, 18 September 2020 | 18:53 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Terawan Bilang Kematian Dokter Jangan Dibesar-besarkan?
Cek fakta kutipan Terawan tentang kematian dokter jangan dibesar-besarkan. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar sebuah poster berisi kutipan yang diklaim berasal dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang menyatakan bahwa kematian dokter jangan dibesar-besarkan.

Poster itu dibagikan oleh akun Facebook Nafiah dengan narasi sebegai berikut:

"Satu nyawa dokter saja berat pertanggungjawabannya di hadapan Allah Swt. kelak.
Ini ada ratusan nyawa dokter yang sudah menjadi korban
Pak Menkes bilang jangan dibesar-besarkan?!!!
Astaghfirrullahal’aziim
Murah sekali harga nyawa di sistem rusak nggak manusiawi ini.
Ya Allah, semoga segera Engkau angkat wabah ini dan Engkau ganti sistem jahat ini dengan tegaknya khilafah.
Aamiin Allahumma aamiin."

Adapun poster itu berisi kutipan yang diklaim dari Menteri Terawan sebagai berikut.

“Kematian Dokter Jangan Dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan dokter capai 3 ribuan” dan “Selain tidak menunjukkan empati, ucapan sang menkes tersebut malah menunjukkan kegagalannya mengantisipasi krisis kesehatan di Indonesia sehingga banyak tenaga kesehatan yang gugur,”

Lantas benarkah Terawan mengatakan apa yang tertulis dalam kutipan tersebut?

Penjelasan

Menyadur dari Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com klaim dalam poster yang menyebut bahwa Menteri Terawan mengatakan "kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan dokter capai 3 ribuan" adalah klaim yang salah.

Faktanya, tulisan dalam poster tersebut adalah hasil suntingan. Dalam poster aslinya, teks tersebut berbunyi "Dokter Bukan Stok Gudang" yang merupakan kritikan dari anggota DPR F-PKS Nasir Djamil.

baca juga

Poster asli memang dibuat oleh RMOL.id, namun tidak memuat pernyataan "kematian dokter jangan dibesar-besarkan". Poster itu dimuat oleh akun Instagram dan Twitter RMOL.id pada 15 September 2015.

Selain poster, RMOL.id juga mengunggah artiker berjudul "Menkes Mengatakan Masih Ada 1500 Dokter 'Cadangan', Anggota DPR: Tidak Berempati, Dokter Seolah Stok Gudang!".

Cek fakta Terawan bilang kematian dokter jangan dibesar-besarkan. (Turnbackhoax.id)
Cek fakta Terawan bilang kematian dokter jangan dibesar-besarkan. (Turnbackhoax.id)

Ketika ditelusuri tentang pernyataan Terawan tentang ketersediaan tenaga kesehatan cadangan, hasil pencarian merujuk ke sebuah konferensi pers yang disiarkan oleh YouTube Sekretariat Presiden pada 14 September 2020.

Namun, dalam video konferensi pers tersebut, tidak ditemukan pernyataan tentang "kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan dokter capai 3 ribuan" yang dikatakan Terawan.

Berikut adalah pernyataan lengkap Terawan:

"…… Seperti diketahui, jumlah relawan tenaga kesehatan Nusantara Sehat dan internship yang sudah ditempatkan adalah sebanyak 16.286 orang, tersebar di rumah sakit Covid-19 dan laboratorium untuk melayani terkait Covid-19. Dan masih ada 3.500 dokter internship, masih ada 800 tenaga Nusantara Sehat, di samping itu ada tenaga relawan 685 di sini, termasuk di dalamnya dokter spesialis paru, anestesi, penyakit dalam, dan juga tenaga kesehatan lain seperti perawat, dokter umum, dan sebagainya yang siap di-deploy-kan, siap untuk membantu apabila ada penambahan tenaga yang dibutuhkan".

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas tersebut, dapat disimpulkan bahwa poster yang menyebutkan klaim Terawan berkata "Kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan dokter capai 3000 an" adalah konten yang dimanipualasi dan termasuk dalam kategori berita hoaks.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

252 Karyawan Kemenkes Positif Covid-19, Apa yang Seharusnya Kantor Lakukan?

252 Karyawan Kemenkes Positif Covid-19, Apa yang Seharusnya Kantor Lakukan?

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 17:16 WIB

Kementerian Kesehatan Ternyata Paling Banyak Kasus Covid-19

Kementerian Kesehatan Ternyata Paling Banyak Kasus Covid-19

Video | Jum'at, 18 September 2020 | 15:30 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Punya Kontrak Politik dengan HTI?

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Punya Kontrak Politik dengan HTI?

News | Jum'at, 18 September 2020 | 15:19 WIB

CEK FAKTA: Mayat Covid-19 Digantung di Dinding Rumah Sakit Rusia?

CEK FAKTA: Mayat Covid-19 Digantung di Dinding Rumah Sakit Rusia?

News | Jum'at, 18 September 2020 | 14:45 WIB

Ironi, Kasus Tertinggi Covid-19 Ternyata di Kementerian Kesehatan

Ironi, Kasus Tertinggi Covid-19 Ternyata di Kementerian Kesehatan

News | Jum'at, 18 September 2020 | 10:20 WIB

Yang Minta Terawan Out dari Kemenkes, Orang yang Terganggu Periuk Nasinya

Yang Minta Terawan Out dari Kemenkes, Orang yang Terganggu Periuk Nasinya

News | Jum'at, 18 September 2020 | 10:13 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×