Kebakaran di Senen dari Rumah Ini, Kemudian Menyambar ke 23 Bangunan

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 18 September 2020 | 20:28 WIB
Kebakaran di Senen dari Rumah Ini, Kemudian Menyambar ke 23 Bangunan
Kebakaran di Senen. (Antara)

Suara.com - Kebakaran di kawasan Jalan Kalibaru Timur 1 Bungur Senen, Jakarta Pusat, berasal dari satu unit rumah. Namun dalam waktu singkat, 23 bangunan di sekitarnya langsung dilalap si jago merah.

Salah seorang saksi mata bernama Rohana (45), mengatakan rumah yang menjadi bangunan pertama yang terbakar berada tepat di belakang rumahnya. Ia langsung berlari keluar sambil menyelematkan sejumlah surat berharga.

Namun dalam waktu singkat, bangunan di sebelah rumahnya sudah ikut terbakar. Api bahkan terus menjalar terus menerus ke bagian atap rumah lainnya.

"Awalnya satu (rumah) doang itu di belakang rumah saya. Cepet banget, cuma 10 menit kali udah kemana-mana apinya kena rumah lain," kata Rohana di lokasi, Jumat (18/9/2020).

Rohana mengakui memang saat kejadian angin bertiup begitu kencang. Ia menduga ini menjadi salah satu penyebab api dengan cepat menjalar ke rumah lain.

"Iya emang kencang banget anginnya pas tadi abis jumatan," katanya.

Rumah Rohana sendiri hangus separuh bangunannya. Banyak barang elektronik harus habis terbakar meski ada beberapa yang masih sempat diselamatkan dengan bantuan warga lain.

"Saya udah doa saja, ya Allah semoga enggak kena, enggak kena. Eh ya masih untunglah habis separoh," jelasnya.

Pantuan suara.com, memang bagian bangunan yang hangus kebanyakan dari bagian atasnya. Bahkan ada rumah yang terpisah oleh jalan selebar 3 meter dari bangunan yang terbakar ikut dilalap si jago merah.

Api bahkan menjalar hingga ke ruko yang berada di pinggir jalan Lentjend Supratman. Padahal jarak bangunan ini dengan sumber api cukup jauh.

Sekretaris Camat Senen, Ishran Prasetiawan, mengatakan selain angin, bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api merambat dengan cepat. Totalnya, sudah ada 23 bangunan yang hangus dilalap si jago merah.

"Karena kan banyak bangunan semi permanen sih di sini ya, pemukiman padat juga," pungkasnya.

Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan pihaknya sudah memulai tahap pendinginan sejak 15.53 WIB.

"Situasi saat ini pendinginan. Lokalisir jam 15.45 WIB dan pendinginan 15.53 WIB," tuturnya.

Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menurunkan sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanguskan 30 Rumah, Kebakaran di Senen Padam

Hanguskan 30 Rumah, Kebakaran di Senen Padam

News | Jum'at, 18 September 2020 | 19:05 WIB

Kebakaran di Bungur Senen, 30 Rumah dan 40 Kepala Keluarga Jadi Korban

Kebakaran di Bungur Senen, 30 Rumah dan 40 Kepala Keluarga Jadi Korban

Jakarta | Jum'at, 18 September 2020 | 18:40 WIB

Api Berkobar Bakar 30 Rumah di Senen karena Angin Kencang, Jalanan Macet

Api Berkobar Bakar 30 Rumah di Senen karena Angin Kencang, Jalanan Macet

Jakarta | Jum'at, 18 September 2020 | 17:10 WIB

Sekilas Mirip, Ini Bedanya Gejala Akibat Covid-19 dan Paparan Asap

Sekilas Mirip, Ini Bedanya Gejala Akibat Covid-19 dan Paparan Asap

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 17:05 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB