'Ditendang' dari Kepengurusan Gerindra, Arief Puyuono: Bukan Cuma Saya

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 20 September 2020 | 11:58 WIB
'Ditendang' dari Kepengurusan Gerindra, Arief Puyuono: Bukan Cuma Saya
Eks Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Puyuono. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Arief Poyuono angkat bicara usai namanya tidak lagi masuk dalam kepengurusan baru DPP Partai Gerindra periode 2020-2025. Menurutnya tidak hanya dirinya yang tidak masuk struktural, melainkan ada politikus Gerindra lain yang juga tidak lagi menjabat di jajaran DPP.

Diketahui, pada kepengurusan sebelummya, Poyuono menduduki posisi Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

"Bukan hanya nama saya yang tidak lagi mengurus tapi yang lain juga banyak yang enggak ngurus lagi," kata Poyuono kepada Suara.com, Minggu (20/9/2020).

Kini meski tidak lagi menjabat, Poyuono memastikan bahwa ia masih berstatus kader aktif Partai Gerindra. Sementara itu, kata Poyuono, dirinya tetap akan pada aktivitasnya dalam membantu pemerintah sebagai aktivis buruh tani dan nelayan.

"Kembali beraktivitas seperti biasa aja dan fokus membantu pemerintah dari luar saja. Yang pasti saya kembali ke habitat saya sebagai aktivis buruh tani dan nelayan dan berjuang untuk mereka. Apalagi dalam susunan yang baru di Gerindra, buruh tani Dan nelayan tidak lagi diurus selevel waketum," ujar Poyuono.

Poyuono juga mengenang perjuangannya sebagai aktivis buruh tani dan nelayan yang selama ini ia lewatkan, semisal memimpin aksi.

"Jadi ya kembali lah, sudah lama juga engga saya 10 tahun engga pernah mimpin aksi aksi buruh. Apalagi saat ini kawan-kawan buruh terutama di BUMN juga mulai banyak yang jadi korban PHK dan terancam PHK serta pengolahan BUMN yang mengarah pada liberalisasi dan pengrusakan BUMN," tuturnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra telah mengeluarkan susunan kepengurusan baru DPP Partai Gerindra periode 2020-2025 yang merupakan hasil dari Kongres Luar Biasa (KLB) pada Agustus 2020.

Kepengurusan itu resmi usai disahkan Kemenkumham melalui surat Keputusan Kemenkumham Nomor N.MH-18.HH.11.01/2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Gerindra.

baca juga

Dari sederet nama baru yang ikut bercokok di struktural, diketahui sekaligus dalam kepengurusan baru Gerindra itu, salah satu nama yang kerap muncul di media, yakni Arief Poyuono tidak lagi masuk dalam strutural DPP Gerindra. Padahal Poyupno sendiri pada kepengurusan sebelumnya mengemban jabatan sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Namun, dalam kepengurusan terbaru yang disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani pada Sabtu (19/9), nama Poyuono tidak lagi terdapat di struktural elite Gerindra.

Diketahui, hubungan antara Gerindra dengan Poyuono memang terkesan renggang. Hal itu karena setiap ucapan Poyuono yang tidak dianggap sebagai perwakilan pendapar Gerindra.

Belakangan, politikus Gerindra Habiburokhman yang kala itu menjabat Ketua DPP mencurigai adanya konspirasi di balik pernyataan Arief Poyuono yang dilakukan oleh oknum. Pasalnya, setiap kali Poyuono membuat pernyataan, hal tersebut selalu dikaitkan dengan Partai Gerindra.

Melalui akun Twitter-nya @habiburokhman, ia pun kembali menegaskan posisi Partai Gerindra dengan Arief Poyuono. Ia mengatakan jika segala yang dikatakan Poyuono tak ada sangkut-pautnya dengan Partai Gerindra.

"Sudah jelas tegas kami sampaikan bahwa apapun yang disampaikan Poyuono tidak ada kaitan dengan Gerindra. Yang bersangkutan sendiri juga mengatakan bahwa dia bicara tidak atas nama Gerindra," tulis @habiburohkman via Twitter pada (15/7/2020).

"Kami waspadai konspirasi hati hitam yang selalu mengkaitkan statement Poyuono dengan Gerindra," katanya.

Bukan sekali saja Habiburokhman menegaskan bahwa pernyataan Poyuono tidak mewakili Gerindra. Pada medio Juni tahun ini, Habiburokhman kembali menegaskan bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh Arief Poyuono tidak mewakili suara partai. Ia juga meminta agar segala sikap yang dilakukan oleh Arief Poyuono tidak dikaitkan dengan Partai Gerindra.

"Sebagai Jubir Partai Gerindra saya tegaskan bahwa pernyataan dari Arief Poyuono tidak mewakili Partai @Gerindra. Apapun dia bilang jangan kaitkan dengan kami," tulis @habiburokhman via Twitter pada (16/6/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partai Gerindra Resmi Bentuk Kepengurusan Baru, Tak Ada Nama Arief Poyuono

Partai Gerindra Resmi Bentuk Kepengurusan Baru, Tak Ada Nama Arief Poyuono

News | Minggu, 20 September 2020 | 10:59 WIB

Resmi! Ini Susunan Pengurus Partai Gerindra Periode 2020-2025

Resmi! Ini Susunan Pengurus Partai Gerindra Periode 2020-2025

News | Minggu, 20 September 2020 | 08:02 WIB

Usul Ahok Dicopot dari Komut, Andre Rosiade Malah Diserang soal Kasus PSK

Usul Ahok Dicopot dari Komut, Andre Rosiade Malah Diserang soal Kasus PSK

News | Rabu, 16 September 2020 | 15:18 WIB

Andre Usul Jokowi dan Erick Copot Ahok: Bikin Gaduh dan Kinerja Biasa Saja

Andre Usul Jokowi dan Erick Copot Ahok: Bikin Gaduh dan Kinerja Biasa Saja

News | Rabu, 16 September 2020 | 06:07 WIB

Sekretaris Partai Gerindra Makassar Arief Bahagiawan Meninggal Dunia

Sekretaris Partai Gerindra Makassar Arief Bahagiawan Meninggal Dunia

Sulsel | Selasa, 15 September 2020 | 16:43 WIB

Bantah Saraswati Positif Covid, Dasco: Dia Lagi Orientasi Waketum Gerindra

Bantah Saraswati Positif Covid, Dasco: Dia Lagi Orientasi Waketum Gerindra

News | Senin, 14 September 2020 | 21:51 WIB

Anak Buah Jokowi Kritik Kebijakan PSBB Total Anies, Gerindra: Aneh!

Anak Buah Jokowi Kritik Kebijakan PSBB Total Anies, Gerindra: Aneh!

News | Sabtu, 12 September 2020 | 16:03 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×