Usai Mutilasi Rinaldi, Atik Tidur karena Capek, Pacarnya Main Game Online

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Usai Mutilasi Rinaldi, Atik Tidur karena Capek, Pacarnya Main Game Online
Tersangka mutilasi Rinaldi (Suara.com/Yasir)

"Tanggal 12 September pagi dia datang, karena sudah belajar (mutilasi) dari YouTube."

Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan bahwa sepasang sejoli Djumadil Al Fajar alias DAF (26) dan Laeli Atik Supriyatin alias LAS (27) sempat tertidur dan bermain game online setelah memutilasi jenazah Rinaldi Harley Wismanu (32) di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2020).

Yusri menuturkan bahwa tersangka Atik dan Fajar awalnya membunuh korban pada 9 September. Kemudian, setelah membunuh korban keduanya pulang ke indekos di Depok, Jawa Barat.

Selama tiga hari sejak 9 hingga 12 September jenazah korban didiamkan di dalam kamar mandi apartemen. Di sisi lain, saat itulah tersangka Fajar belajar cara memutilasi melalui YouTube.

Pembunuh Rinaldi Harley Wismanu, mayat tewas dimutilasi. (Suara.com/Yasir)
Pembunuh Rinaldi Harley Wismanu, mayat tewas dimutilasi. (Suara.com/Yasir)

"Tanggal 12 September pagi dia datang, karena sudah belajar (mutilasi) dari YouTube," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Baca Juga: Foto-foto Pemakaman 11 Potongan Jenazah Mutilasi Rinaldi

Pada tanggal 12 September itu, menurut Yusri, tersangka Fajar memutilasi sebagain jenazah korban.

Kemudian, jenazah korban di simpan dalam plastik dan dimasukan ke dalam koper yang ditaburi bubuk kopi serta disemprotkan parfum.

"Ditaruh kopi di situ untuk menghilangkan bau. Bahkan disemprot pakai minyak wangi, itu tanggal 12 September. Kemudian diantar ke Apartemen di Kalibata," bebe Yusri.

Prosesi pemakaman Rinaldi Harley Wismanu di Sasono Loyo, Kapanewon Depok, Sleman, Senin (21/9/2020). (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Prosesi pemakaman Rinaldi Harley Wismanu di Sasono Loyo, Kapanewon Depok, Sleman, Senin (21/9/2020). (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Keesokan harinya, pada 13 September tersangka Fajar dan Atik kembali ke Apartemen Pasar Baru Mansion. Mereka kembali kesana untuk memutilasi kembali sebagian jenazah korban.

Menurut Yusri, saat itulah tersangka Atik sempat tertidur pulas ketika tersangka Fajar tengah memutilasi.

Baca Juga: Terungkap! Pemutilasi Mayat Rinaldi Adalah Tukang Ojek

Sementara, seusai memutilasi korban, tersangka Fajar sempat bermain game online seraya menunggu kekasihnya itu terbangun dari tidurnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS