Cegat Jet Tempur China, Presiden Taiwan Puji Aksi Heroik Para Pilot

Selasa, 22 September 2020 | 19:24 WIB
Cegat Jet Tempur China, Presiden Taiwan Puji Aksi Heroik Para Pilot
Ilustrasi jet tempur. (Shutterstock)

Suara.com - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen memuji aksi para pilot yang telah mencegat jet China yang mendekati pulau, menyebutnya sebagai tindakan heroik.

Menyadur Channel News Asia, Tsai Ing-wen pada Selasa (22/9/2020), menyampaikan pujian tersebut di tengah peningkatan tekanan militer Beijing terhadap Taipei.

Ketegangan antara China dan pulau yag diklaim Beijing sebagai wilayah berdaulat China telah melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun belakang, dengan jet-jet temput berupaya mencegat belasan pesawat militer China pekan lalu.

Saat mengunjugi pangkalan angkatan udara utama di Penghu, Selat Taiwan, Tsai mengatakan kepada para pilot dan insinyur telah melakukan aksi heroik dalam mencegat dan mengusir pesawat China.

"Aku sangat percaya padamu, Sebagai tentara Republik China, bagaimana kita bisa membiarkan musuh mondar-mandir di wilayah udara kita sendiri?" ujarnya, menggunakan nama resmi Taiwan, yaitu Republik China.

"Saya sadar bahwa menghadapi perilaku provokatif dari pesawat komunis yang telah mengepung pulau dan merusak perdamian regional dalam beberapa hari terakhir, tugas anda di garda depan wilayah udara di Penghu lebih berat," imbuhnya, dihadapan warga pangkalan Indigenous Defense Fighters (IDF).

Salah satu perwira senior pangkalan tersebut, Wang Chia-chu, menyebut hanya butuh waktu lima menit untuk melesatkan pesawat jet tempur setelah pesawat China terlihat.

"Kami akan mempertahankan wilayah udara kami secara real time selama ada ancaman," tegas Wang.

Tak seperti biasanya, pesawat China pada pekan lalu diketahui menembus garus tengah Selat Taiwan, batas tak resmi untuk pesawat kedua belah pihak, meski merek belum terbang di atas daratan Taiwan.

Baca Juga: Jadi Agen Mata-mata China, Polisi New York AS Diciduk

Kementerian Luar Negeri China pada Senin (21/9), mengatakan jalur tersebut tidak ada, memicu kecaman dari Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu.

Sementar Wu pada Selasa (22/9) menyebut garis itu sebagai simbol penting untuk menghindari bentrokan militer, dan mendesak negara lain untuk mengutuk tindakan China.

"Kami menuntut masyarakat internasional mengecam keras kata-kata dann tindakan China dan menuntut pemerintah China menghentikan semua yang telah dilakukan," katanya.

China meradam dengan peningkatan dukungan AS untuk Taiwan, termasuk kunjungan Wakil Menteri Urusan Ekonomi AS Keith Krach ke Taipei pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI