'Bukan Peminta-minta!' Gerindra Tegaskan Prabowo Datang ke Eropa Sebagai Pemilik Komoditas Strategis

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:34 WIB
'Bukan Peminta-minta!' Gerindra Tegaskan Prabowo Datang ke Eropa Sebagai Pemilik Komoditas Strategis
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis. (Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Prancis, Austria, dan Hungaria pada akhir Mei 2026 untuk diplomasi ofensif.
  • Tujuan kunjungan adalah mengamankan investasi sektor nikel, memperkuat teknologi militer, serta mempererat kerja sama rantai pasok kendaraan listrik.
  • Langkah ini merupakan strategi menjaga keseimbangan geopolitik guna menjamin kedaulatan nasional serta kesejahteraan rakyat di tengah krisis global.

Suara.com - Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, memberikan pembelaan terkait rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara di Eropa.

Ia menilai, anggapan bahwa perjalanan tersebut merupakan pemborosan anggaran adalah pandangan yang parsial dan tidak melihat kepentingan strategis nasional yang lebih besar.

Sugiat menjelaskan, bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari strategi "diplomasi ofensif" yang proaktif dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia, terutama dalam memperkuat hubungan diplomatik dan mengamankan investasi di sektor komoditas strategis seperti nikel.

"Indonesia tidak sekadar berkunjung. Pak Prabowo sedang mengonversi keunggulan komoditas nikel dan posisi geopolitik kita menjadi investasi nyata dan benteng keamanan sebelum jendela peluang global ini tertutup," kata Sugiat dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Menurut Sugiat, diplomasi ofensif ini dilakukan untuk mengantisipasi krisis global dengan cara mengambil inisiatif dalam membangun aliansi dan menetapkan agenda internasional.

"Prabowo melangkah lebih awal sebelum didikte oleh negara lain. Dia mengambil posisi tegas dalam menyatakan kedaulatan, posisi politik, dan membela warga negaranya dengan terukur," lanjut Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI tersebut.

Pada akhir Mei 2026 ini, Presiden Prabowo dijadwalkan mengunjungi tiga negara Eropa, yakni Prancis, Austria, dan Hungaria.

Sugiat memaparkan bahwa masing-masing negara memiliki nilai strategis bagi Indonesia. Prancis, misalnya, dipandang sebagai mitra penting dalam transfer teknologi militer mutakhir.

Sugiat menekankan bahwa kedekatan personal dengan pemimpin dunia seperti Presiden Emmanuel Macron adalah kunci.

baca juga

"Kedekatan politik yang dibangun bertahap melalui kunjungan berulang adalah syarat mutlak dalam bekerja sama dengan Macron," ujarnya.

Sementara itu, kunjungan ke Austria dan Hungaria difokuskan pada penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik (EV).

Hungaria saat ini menjadi pusat pembangunan gigafactory baterai di Uni Eropa, sementara Austria unggul dalam industri manufaktur presisi.

Mengingat Indonesia menguasai 65 persen cadangan nikel dunia, Sugiat menegaskan posisi tawar Indonesia sangat kuat.

"Pak Prabowo datang ke sana bukan sebagai peminta-minta bantuan, tetapi sebagai pemilik komoditas strategis yang menentukan masa depan industri otomotif dunia," tegas legislator asal Dapil Sumut III itu.

Selain urusan ekonomi, Sugiat menjelaskan bahwa langkah Presiden Prabowo adalah bentuk praktik hedging atau menjaga keseimbangan geopolitik di tengah persaingan kekuatan besar dunia. Hal ini dilakukan demi menjamin keamanan kedaulatan sekaligus kesejahteraan rakyat, seperti pasokan energi murah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:26 WIB

Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG

Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:23 WIB

Oliver Glasner Bawa Crystal Palace Juara Liga Konferensi Eropa: Ini Pertandingan Terakhir Saya

Oliver Glasner Bawa Crystal Palace Juara Liga Konferensi Eropa: Ini Pertandingan Terakhir Saya

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:54 WIB

Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?

Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:09 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

×