Ahli Virologi China Buka Suara, Klaim Punya Bukti Covid-19 Dibuat di Lab

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 13 September 2020 | 10:30 WIB
Ahli Virologi China Buka Suara, Klaim Punya Bukti Covid-19 Dibuat di Lab
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Suara.com - Seorang ahli virologi China yang dilaporkan bersembunyi karena takut keselamatannya terancam, kini telah muncul ke mata publik lagi. Menariknya, dia membuat pengakuan bahwa dirinya memiliki bukti ilmiah yang membuktikan Covid-19 adalah virus buatan manusia yang dikembangkan di laboratorium Wuhan, China.

Adalah Dr. Li-Meng Yan, ahli virologi yang mengatakan bahwa dia melakukan beberapa penelitian paling awal tentang Covid-19 pada tahun lalu. Namanya tiba-tiba menjadi perbincangan setelah melontarkan pernyataan tersebut dalam sebuah acara pada Jumat lalu.

Ketika pembawa acara menanyakan mana asal virus mematikan yang telah membunuh lebih dari 900.000 di seluruh dunia, Yan yang saat itu berbicara melalui panggilan video dari lokasi rahasia memberikan jawaban di luar dugaan.

“Itu (virus corona) berasal dari laboratorium - laboratorium di Wuhan dan laboratorium tersebut dikendalikan oleh pemerintah China," ujarnya seperti dikutip dari New York Post, Minggu (13/9/2020).

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Dia bersikeras bahwa laporan yang berkembang luas saat ini yang menyebutkan bahwa virus yang berasal dari sebuah pasar di Wuhan, China, adalah sebuah pengalihan.

"Hal pertama adalah pasar (daging) di Wuhan adalah pengalihan dan virus ini sebenarnya bukan dari alam, ini buatan manusia," imbuhnya.

Ironisnya, mantan pengawas Yan ketika masih belajar di Sekolah Kesehatan Masyarakat Hong Kong, membungkamnya agar tutup mulut ketika dia ingin memberikan peringatan tentang adanya penularan Covid-19 dari manusia ke manusia pada Desember tahun lalu.

Sementara pada bulan April, Yan dilaporkan telah melarikan diri dari Hong Kong menuju ke Amerika Serikat untuk memperingatkan pemerintah tentang pandemi Covid-19.

Kini, Yan berencana untuk merilis bukti ilmiah yang membuktikan bahwa virus itu dibuat oleh manusia di laboratorium Wuhan.

baca juga

“Urutan genom seperti sidik jari manusia. Jadi berdasarkan ini Anda dapat mengidentifikasi hal-hal ini. Saya menggunakan bukti tersebut untuk memberi tahu orang-orang mengapa ini datang dari laboratorium di China, mengapa hanya mereka yang membuatnya," imbuhnya.

"Siapa pun, meskipun Anda tidak memiliki pengetahuan biologi, Anda dapat membacanya, dan Anda dapat memeriksa serta mengidentifikasi dan memverifikasi sendiri bukti tersebut. Ini yang terpenting bagi kami untuk mengetahui asal-usul virus. Jika tidak kita tidak bisa mengatasinya, itu akan mengancam nyawa semua orang," lanjut Yan.

Menurut Yan, jika dirinya tidak mengatakan yang fakta Covid-19 yang sebenarnya kepada dunia, ia akan menyesal seumur hidup. Ia juga mengklaim bahwa sebelum melarikan diri dari China, informasi tentang dirinya sudah dihapus dari database pemerintah.

“Mereka (Pemerintah China) menghapus semua informasi saya dan mengirimkan orang-orang untuk menyebarkan rumor tentang saya, bahwa saya pembohong," tutup Yan.

Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Sebelumnya, Yuan Zhiming, direktur Institut Virologi Wuhan telah membantah laporan bahwa virus corona merupakan hasil rekayasa ilmuwan China yang mengalami kebocoran.

“Tidak mungkin virus ini berasal dari kami,” kata Zhiming kepada awak media pada bulan April lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan dari Laboratorium Virus Wuhan Diklaim Membelot?

Ilmuwan dari Laboratorium Virus Wuhan Diklaim Membelot?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2020 | 13:30 WIB

Ilmuwan: Covid-19 Ada Sejak Dulu dan Aktif Kembali karena Ini

Ilmuwan: Covid-19 Ada Sejak Dulu dan Aktif Kembali karena Ini

Tekno | Selasa, 07 Juli 2020 | 10:30 WIB

Terungkap! Ahli China Bikin Pengakuan Virus Corona Bukan dari Pasar Wuhan

Terungkap! Ahli China Bikin Pengakuan Virus Corona Bukan dari Pasar Wuhan

Tekno | Senin, 01 Juni 2020 | 07:01 WIB

Pakar: Asal Virus Corona Covid-19 Mungkin Bukan dari China

Pakar: Asal Virus Corona Covid-19 Mungkin Bukan dari China

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 17:30 WIB

Demi Pelajari Patogen, China Siap Bangun Laboratorium P3 di Setiap Provinsi

Demi Pelajari Patogen, China Siap Bangun Laboratorium P3 di Setiap Provinsi

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:39 WIB

China Menolak Disalahkan Terkait Pandemi Corona

China Menolak Disalahkan Terkait Pandemi Corona

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Bukan Sekadar Lari, Aktivitas Fisik Juga Bisa Jadi Jalan untuk Kesehatan dan Kepedulian

Bukan Sekadar Lari, Aktivitas Fisik Juga Bisa Jadi Jalan untuk Kesehatan dan Kepedulian

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×