Gegara Palestina dan Papua, Veronica Koman Vs Ferdinand Ribut di Twitter

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 24 September 2020 | 06:36 WIB
Gegara Palestina dan Papua, Veronica Koman Vs Ferdinand Ribut di Twitter
Veronica Koman, pengacara sekaligus aktivis HAM yang kekinian diburu Polri dan pemerintah Indonesia. [SBS News]

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebut aktivis HAM Veronica Koman Liau munafik. Sebutan itu juga diikuti oleh sisipan kata lainnya yang ditujukan kepada Veronica.

Hal itu dikatakan Ferdinand melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3. Ia sengaja men-tweet pernyataan tersebut untuk mengomentari cuitan Veronica terkait dukungan Indonesia untuk kemerdekaaan Palestina.

Dalam cuitannya, Verconica menyindir sikap Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina, tetapi di sisi lain masih melancarakan operasi militer di Papua Barat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-75 PBB turut membawa isu terkait Palestina.

"Indonesia dukung Palestina sembari melancarkan operasi militer di West Papua. Ikan hiu makan tomat, munafik amat," tulis Veronica melalui akun @VeronicaKoman seperti dikutip Suara.com, Kamis (24/9/2020).

Cuitan Veronica Koman di atas yang kemudian disambar Ferdinand dengan menyebut balik Veronica munafik.

"Hei t*l*l, Papua itu provinsi bagian Indonesia sedangkan Palestina itu negara, bukan bagian Israel, maka harus didukung Merdeka. Sudah t*l*l, j*l*k, munfik pula kau..!" serang Ferdinand membalas cuitan Veronica.

Tidak sampai satu jam usai tweet dari Ferdinand, Veronica kemudian menulis tweet balasan Ferdinand tersebut.

"Gagal Masuk Senayan, Disinyalir Om-om Creepy ini Frustrasi," kata Veronica.

baca juga

Dalam cuitan setelahnya, Veronica menegaskan posisinya Palestina maupun Papua Barat yang sempat ia singgung sebelumnya.

"Lah gw dukung hak atas penentuan nasib sendiri Palestina, West Papua, dan Western Sahara. Ketiga wilayah jajahan ini punya landasan sejarah yang kuat. Yang dukung Palestina tapi gak dukung West Papua itu yang perlu dipertanyakan," tutur aktivis tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan di usia yang ke-75 tahun, Indonesia terus bertekad untuk berkontribusi bagi perdamaian dunia sesuai amanah konstitusi.

Indonesia, kata Jokowi, akan terus memainkan peran sebagai bridge builder, sebagai bagian dari solusi.

"Secara konsisten, komitmen ini terus dijalankan Indonesia, termasuk saat Indonesia duduk sebagai anggota Dewan Keamanan PBB. Spirit kerja sama akan selalu dikedepankan Indonesia, spirit yang menguntungkan semua pihak tanpa meninggalkan satu negara pun. No one, no country should be left behind," ujar Jokowi pada Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden secara virtual, Rabu (23/9/2020).

Persamaan derajat tersebut yang ditekankan oleh Bapak Indonesia, Soekarno, saat Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955 yang menghasilkan Dasa Sila Bandung.

Jokowi menuturkan, hingga kini, prinsip Dasa Sila Bandung masih sangat relevan, termasuk penyelesaian perselisihan secara damai, pemajuan kerja sama, dan penghormatan terhadap hukum internasional. Indonesia kata Jokowi terus konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

"Palestina adalah satu-satunya negara yang hadir di Konferensi Bandung yang sampai sekarang belum menikmati kemerdekaannya. Indonesia terus konsisten memberikan dukungan bagi Palestina, untuk mendapatkan hak-haknya," ucap dia.

Sementara itu, Jokowi menyebut di kawasan Asia Tenggara, Indonesia bersama negara ASEAN akan terus menjaga Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

Pada hari jadinya yang ke-53, 8 Agustus 2020 yang lalu, ASEAN kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

"Spirit kerja sama dan perdamaian inilah yang kemudian didorong Indonesia ke kawasan yang lebih luas, kawasan Indo-Pasifik, melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pacific," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakal Reformasi Kepolisian, Menteri Bryan Kramer: Mungkin Saya akan Dibunuh

Bakal Reformasi Kepolisian, Menteri Bryan Kramer: Mungkin Saya akan Dibunuh

News | Rabu, 23 September 2020 | 20:56 WIB

Jokowi Tegaskan Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

Jokowi Tegaskan Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

News | Rabu, 23 September 2020 | 07:48 WIB

Jokowi akan Bicara di PBB: Terbukalah, Orang Barat Suka Pidato yang Honest

Jokowi akan Bicara di PBB: Terbukalah, Orang Barat Suka Pidato yang Honest

News | Selasa, 22 September 2020 | 12:00 WIB

Bantah TNI, Ini Kronologi Penembakan Pendeta Yeremia Versi OPM

Bantah TNI, Ini Kronologi Penembakan Pendeta Yeremia Versi OPM

News | Senin, 21 September 2020 | 22:34 WIB

Dukung PON, PB ISSI Adakan Gowes 2020 KM Jakarta-Papua

Dukung PON, PB ISSI Adakan Gowes 2020 KM Jakarta-Papua

Sport | Senin, 21 September 2020 | 21:09 WIB

TPNPB OPM Ancam Tembak Pesawat Sipil yang Angkut TNI-Polri

TPNPB OPM Ancam Tembak Pesawat Sipil yang Angkut TNI-Polri

Video | Senin, 21 September 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

×