Bantah TNI, Ini Kronologi Penembakan Pendeta Yeremia Versi OPM

M. Reza Sulaiman, Stephanus Aranditio

Senin, 21 September 2020 | 22:34 WIB
Bantah TNI, Ini Kronologi Penembakan Pendeta Yeremia Versi OPM
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)

Suara.com - Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom membantah pernyataan TNI yang menyebut Pendeta Yeremia Zanambani tewas ditembak TPNPB-OPM di Hitadipa, Intan Jaya pada Sabtu (19/9/2020) kemarin.

Pendeta Yeremia adalah Ketua Sekolah Teologia Atas (STA) di Hitadipa dan gembala jemaat Imanuel Hutadipa dari Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Hitadipa wilayah Papua 3, Penterjemah Alkitab bahasa Moni dan tokoh gereja dan juga pemuka masyarakat suku Moni.

Sebby mengatakan justru TNI adalah pelaku sebenarnya yang menembak Pendeta Yeremia dalam operasi militer.

"Almarhum di Tembak di depan Umatnya oleh Pasukan TNI-Polri," kata Sebby dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Dalam kronologi versi TPNPB-OPM, Sebby menjelaskan bahwa saat itu pasukan TNI-Polri mengumpulkan warga di Kampung Sugapa untuk bersosialisasi, tiba-tiba pasukan TPNPB-OPM menyerang TNI-Polri hingga membuat satu anggota TNI tewas.

Setelah diserang, Komandan Pasukan TNI langsung menodongkan senjata ke Pendeta Yeremia Zabani yang dituduh memberikan informasi ke TPNPB-OPM bahwa mereka akan mengumpulkan warga di Kampung Sugapa.

"Komadan Kompi itu langsung melepaskan tembakan bidikan sebanyak enam kali membuat Bapa Yeremia, tergeletak di tempat. Penembakan itu tidak jauh dari saksi mata, justru didepan puluhan warga setempat. Setelah itu Pasukan TNI-POLRI langsung mengurung mayat dan membubarkan masyarakat," jelasnya.

Sebby juga menilai pernyataan TNI yang mengkaitkan tuduhan itu dengan upaya memerdekakan Papua dari Indonesia melalui Sidang Umum PBB 22-26 September 2020 sebagai tuduhan yang salah.

"Pemerintah Indonesia menyebutkan TPNPB-OPM beraksi berhubungan dengan Sidang Umum PBB 22-26 September 2020 adalah keliru besar, menyembunyikan penderitaan rakyat Papua di mata dunia internasional," pungkas Sebby.

baca juga

Beda cerita versi TNI, Pendeta Yeremia disebut Kapen Kogabwihan III, Kol Czi IGN Suriastawa tewas ditembak oleh pasukan TPNPB-OPM saat memberi makan ternak babinya di Hitadipa, Intan Jaya.

"Tidak benar korban ditembak TNI, seperti yang disebar di media sosial karena itu fakta yang diputarbalikkan," kata Suriastawa dalam keterangannya.

TPNPB-OPM dituding kerap memutarbalikkan fakta tentang berbagai insiden yang terjadi, sekaligus untuk menyudutkan TNI/Polri dan Pemerintah.

"Selain itu, apa yang dilakukan KKB dan kelompoknya adalah mencari momen untuk menarik perhatian menjelang Sidang Umum PBB," lanjutnya.

Hingga kini belum ada kebenaran yang pasti dari peristiwa penembakan Pendeta Yeremia.

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah bersurat ke Presiden Joko Widodo untuk membentuk tim investigasi independen mengusut tuntas kasus penembakan hingga tewas pendeta Yeremia Zanambani ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub Papua Selatan Desak Perhatian Menhut Soal Pembabatan Hutan

Wagub Papua Selatan Desak Perhatian Menhut Soal Pembabatan Hutan

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:21 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:34 WIB

Bukan Intel, 4 Korban Penembakan KKB Dipastikan Warga Sipil

Bukan Intel, 4 Korban Penembakan KKB Dipastikan Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:19 WIB

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:32 WIB

Lagi! Penembakan di Sekolah Filipina, 2 Orang Tewas

Lagi! Penembakan di Sekolah Filipina, 2 Orang Tewas

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:59 WIB

Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru Buat Anak-Anak Werianggi

Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru Buat Anak-Anak Werianggi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 13:40 WIB

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:30 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:18 WIB

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

Menjual Etika Ekraf: Mengapa Kita Salah Kaprah Memaknai Moral?

Menjual Etika Ekraf: Mengapa Kita Salah Kaprah Memaknai Moral?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

Amanda Lear Tuding Miley Cyrus Jiplak Lagu The Sphinx Dalam Album Terbaru

Amanda Lear Tuding Miley Cyrus Jiplak Lagu The Sphinx Dalam Album Terbaru

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 13:13 WIB

Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia Dorong Gencatan Senjata di Gaza

Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia Dorong Gencatan Senjata di Gaza

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:10 WIB

Cara Memilih Shade Cushion yang Cocok dengan Warna Kulit biar Gak Belang dan Abu-Abu

Cara Memilih Shade Cushion yang Cocok dengan Warna Kulit biar Gak Belang dan Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:10 WIB

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 13:05 WIB

×