Gereja Kecewa, Jokowi Diam Pendeta Mati di Papua Tapi Bicara Palestina

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 08:38 WIB
Gereja Kecewa, Jokowi Diam Pendeta Mati di Papua Tapi Bicara Palestina
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/9/2020). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Ketua Sinode Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daniel Ronda merasa kecewa dengan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hingga saat ini seakan tidak peduli atas tewasnya pendeta Yeremia Zanambani di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Sabtu (19/9/2020) lalu.

Daniel Ronda mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum menerima respon sama sekali dari pemerintah terkait surat Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) untuk mengusut tuntas kematian Pendeta Yeremia.

"Kami pengurus pusat Gereja Kemah Injil Indonesia, menyayangkan pihak pemerintah yang sampai hari ini belum memberikan komentar apapun atas peristiwa ini. Baik dari Pak Jokowi, ataupun itu, itu saja," kata Daniel Ronda dalam konferensi pers virtual, Kamis (24/9/2020).

PGI hingga saat ini masih meyakini berdasarkan keterangan penduduk lokal, Pendeta Yeremia diduga ditembak TNI bukan oleh pasukan TPNPB-OPM.

"Kami tetap berpendapat ini dugaan, masih sama tidak berubah pandangan kami, sampai kami mendapatkan titik terang investigasi yang dilakukan pemerintah," ujarnya.

Ketua Badan Pekerja Am Sinode Gereja Kristin Injili di Tanah Papua, Andrikus Mofu juga menyinggung pidato Jokowi dalam Sidang Majelis Umum PBB yang bisa mengangkat isu Palestina sementara di Papua masih terjadi konflik.

"Yang terkait dengan masalah yang juga dihadapi oleh saudara kita di Palestina, ini luar biasa sekali pidato presiden, tapi ini memberi pertanyaan kepada presiden kita, sejauh mana selaku kepala negara dalam tanggung jawab untuk menyelesaikan permasalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat di tanah Papua," ucap Andrikus Mofu.

Gereja berharap konflik di Papua cepat diselesaikan dengan membuka ruang dialog saling mendengarkan antara pemerintah dan warga, agar tidak ada lagi korban dari TNI-Polri maupun orang Papua itu sendiri.

Sebelumnya, PGI menyurati Jokowi yang diteruskan juga kepada Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk membentuk tim independen mengungkap kematian Pendeta Yeremia.

"Untuk menghindari saling tuduh, sebagaimana sudah terjadi, kami mengusulkan dibentuknya Tim Investigasi yang independen," kata Philip dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Philip juga meminta Jokowi melibatkan Komnas HAM Perwakilan Papua, lembaga adat dan gereja-gereja Papua di dalam tim independen tersebut.

PGI mengakui, hingga kini belum mendapatkan kebenaran yang pasti dari peristiwa penembakan Pendeta Yeremia, sebab TNI menyebut hal itu dilakukan oleh Kelompok Bersenjata, sementara Gereja Kemah Injil Indonesia di Papua menyebut pelaku adalah seorang TNI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walau Sandiaga Timses, Mantu Jokowi Jangan Kepedean, Lawan Makin Militan

Walau Sandiaga Timses, Mantu Jokowi Jangan Kepedean, Lawan Makin Militan

News | Jum'at, 25 September 2020 | 07:36 WIB

Dari Istana Bogor, Jokowi Akan Resmikan Tol Pekanbaru - Dumai

Dari Istana Bogor, Jokowi Akan Resmikan Tol Pekanbaru - Dumai

News | Jum'at, 25 September 2020 | 07:29 WIB

Usai Diresmikan Jokowi, Tol Pekanbaru-Dumai Digratiskan Beberapa Hari?

Usai Diresmikan Jokowi, Tol Pekanbaru-Dumai Digratiskan Beberapa Hari?

Riau | Kamis, 24 September 2020 | 19:02 WIB

Kepala Suku Besar Nioga: Semoga Tuhan Berkati Usaha TNI di Kampung Kami

Kepala Suku Besar Nioga: Semoga Tuhan Berkati Usaha TNI di Kampung Kami

News | Kamis, 24 September 2020 | 18:38 WIB

Jokowi Minta Semua Lembaga Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Jokowi Minta Semua Lembaga Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Sulsel | Kamis, 24 September 2020 | 18:20 WIB

Polsek Elelim Diserang Warga Setelah Petugas Sita Minuman Keras

Polsek Elelim Diserang Warga Setelah Petugas Sita Minuman Keras

News | Kamis, 24 September 2020 | 18:14 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Bambang Trihatmodjo Bongkar Status Jokowi Anak PKI?

CEK FAKTA: Benarkah Bambang Trihatmodjo Bongkar Status Jokowi Anak PKI?

News | Kamis, 24 September 2020 | 18:59 WIB

Terkini

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:33 WIB

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5  Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:31 WIB

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:02 WIB

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:57 WIB

Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif

Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:55 WIB

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:49 WIB

Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas

Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:47 WIB

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:24 WIB

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini

Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:03 WIB