Seorang Pria di India Beli Ambulans setelah Nenek Meninggal, Ini Alasannya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 25 September 2020 | 14:15 WIB
Seorang Pria di India Beli Ambulans setelah Nenek Meninggal, Ini Alasannya
Ilustrasi ambulans.[Unsplash/Victor Amenze]

Suara.com - Seorang pria di India membeli sebuah ambulans untuk membantu orang lain setelah neneknya meninggal karena tidak menambatkan fasilitas tersebut.

Menyadur Indian Times, Shiju Shaij, penduduk asli Alappuzha, Kerala menyadari pentingnya ambulans ketika keluarganya mencoba membawa neneknya ke rumah sakit.

Nenek Shiju yang berusia 95 tahun mengeluh sakit di bagian dada dan mereka langsung berusaha menghubungi rumah sakit untuk mengirimkan ambulans.

Setelah menghubungi beberapa rumah sakit dan penyedia layanan ambulans, mereka tidak bisa mendapatkan satupun.

Akhirnya, Shiju memutuskan untuk membawa neneknya ke rumah sakit dengan mobil, tapi sudah terlambat dan wanita berusia 95 tahun itu menghembuskan napas terakhir sebelum sampai ke rumah sakit.

Setelah kejadian tersebut, Shiju merasa orang lain tidak boleh mengalami hal yang sama dengan apa yang keluarganya alami.

Sejak itu Shinju mendapatkan ide untuk membeli sebuah mobil ambulans dan menyediakan jasa untuk mengantarkan orang yang membutuhkan secara cuma-cuma.

Shiju mengatakan kepada media lokal bahwa dia bermaksud memberikan layanan secara gratis kepada mereka yang tidak mampu membayar.

Meski kekurangan ambulans telah menjadi masalah lama di negara tersebut, bahkan di kota-kota besar, makin parah dengan adanya pandemi Covid-19.

baca juga

Meskipun beberapa negara bagian menambah jumlah armadanya untuk memenuhi permintaan karena Covid-19, seringkali belum bisa mencukupi banyaknya panggilan.

Banyak juga pengemudi ambulans yang terpaksa bekerja lebih dari 12 jam sehari karena tingginya jumlah pasien.

Dikutip dari India Express, Layanan Ambulans Darurat Maharashtra (MEMS), yang menjalankan 108 saluran bantuan bebas pulsa, telah mengalokasikan 66 ambulans untuk pasien Covid-19 dan 30 ambulans untuk umum. Di seluruh Maharashtra, MEMS telah memberikan 305 ambulans untuk tugas Covid-19.

Komite audit menyarankan bahwa ambulans ditempatkan di dekat permukiman kumuh untuk membawa pasien yang kritis dan pasien yang menderita sesak napas di Mumbai.

"Untuk mengambil pasien COVID-19, pengemudi harus memakai APD. Setelah menurunkan pasien, seluruh ambulans harus dibersihkan. Seluruh proses memakai dan melepas APD dan membersihkan ambulans bisa memakan waktu dua hingga tiga jam. Akibatnya waktu tunggu lebih lama," kata Alpa Jadhav, korporasi yang mewakili Andheri West.

Kekurangan ambulans juga mengakibatkan penundaan pengambilan mayat dari rumah sakit. Pada 26 April, sebuah keluarga menunggu selama tujuh jam untuk mendapatkan ambulans di rumah sakit St George untuk membawa ibu mereka yang berusia 63 tahun ke pemakaman.

"Kami tidak dapat menggunakan ambulans kami sendiri karena masalah infeksi. Setiap ada kematian, setiap kali kami harus menunggu BMC mengirimkan kendaraan." kata pengawas medis Dr Akash Khobragade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabur dari Rumah karena Positif Covid-19, Pria Ini Ternyata Mau Selingkuh

Kabur dari Rumah karena Positif Covid-19, Pria Ini Ternyata Mau Selingkuh

Lifestyle | Kamis, 24 September 2020 | 14:53 WIB

Menteri Perkeretaapian India Meninggal Dunia karena Covid-19

Menteri Perkeretaapian India Meninggal Dunia karena Covid-19

News | Kamis, 24 September 2020 | 12:55 WIB

Seorang Remaja Dicokok, Diduga Rudapaksa Bayi 18 Bulan

Seorang Remaja Dicokok, Diduga Rudapaksa Bayi 18 Bulan

News | Kamis, 24 September 2020 | 10:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×