Cara Membuat Eazy Passport, Layanan Permohonan Paspor di Tengah Pandemi

Dany Garjito | Suara.com

Sabtu, 26 September 2020 | 18:17 WIB
Cara Membuat Eazy Passport, Layanan Permohonan Paspor di Tengah Pandemi
Ilustrasi paspor Indonesia. [Shutterstock]

Suara.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI belum lama ini melakukan terobosan baru dengan meluncurkan program Eazy Passport. Cara membuat Eazy Passport juga mudah dan praktis.

Layanan Eazy Passport ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang ingin membuat paspor di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, dengan program Eazy Passport, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Imigrasi untuk melakukan permohonan paspor. Berikut ini cara membuat Eazy Passport, tapi sebelumnya ketahui dulu yuk apa itu Eazy Passport.

Oya, simak juga 'Cara Membuat Paspor Online via Aplikasi' ya!

Apa itu Eazy Passport?

Eazy Passport adalah program pelayanan paspor secara kolektif yang dilaksanakan di luar kantor imigrasi, yakni di lokasi pemohon layanan menggunakan unit paspor mobile. Secara kolektif dalam hal ini merujuk pada layanan Eazy Passport yang melayani minimal 50 (lima puluh) pemohon/hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas Imigrasi akan mendatangi lokasi pemohon, baik di perkantoran, sekolah, kampus, bahkan perumahan sekalipun. Nantinya, seluruh proses permohonan paspor, dimulai dari penyerahan dan pemeriksaan berkas persyaratan, wawancara, serta pengambilan foto dan sidik jari akan dilakukan di lokasi tersebut.

Cara Membuat Eazy Passport

Apabila Anda tertarik untuk menggunakan layanan Eazy Passport, simak langkah-langkah membuat Eazy Passport berikut:

  1. Hubungi Kantor Imigrasi terdekat di daerah Anda.
  2. Ajukan permohonan pelayanan Eazy Passport ke Kantor Imigrasi tersebut melalui surat permohonan dari pimpinan atau perwakilan.
  3. Setelah mengajukan permohonan, jadwal layanan selanjutnya akan ditentukan oleh Kantor Imigrasi setempat dan dilayani di hari kerja (pukul 08.00 s/d 16.00 waktu setempat) atau di luar jam kerja/hari kerja.
  4. Setelah jadwal ditentukan, petugas Kantor Imigrasi akan mendatangi lokasi layanan yang sudah ditentukan untuk melaksanakan proses permohonan paspor, mulai dari penyerahan berkas hingga perekaman sidik jari.
  5. Proses penyelesaian paspor membutuhkan waktu selama 4 (empat) hari kerja setelah pemohon melakukan pembayaran PNBP sesuai jenis paspor yang dipilih. Jangan khawatir, tarif PNBP untuk layanan Eazy Passport ini sama dengan tarif PNBP pembuatan paspor pada umumnya.
  6. Anda dapat diberikan percepatan proses penyelesaian paspor di hari yang sama apabila pembayaran PNBP dilakukan sebelum pukul 13.00 waktu setempat.
  7. Anda dapat mengambil paspor yang sudah selesai dicetak dengan datang langsung ke Kantor Imigrasi setempat, diambilkan oleh perwakilan dengan surat kuasa, atau dapat pula dikirim melalui jasa PT. Pos Indonesia.

Itu dia cara membuat Eazy Passport. Perlu Anda ketahui, layanan ini berlaku di seluruh Kantor Imigrasi di Indonesia. Selain itu, rangkaian proses ini akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selamat mengakses kemudahan pembuatan paspor!

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Kasus Paspoorgate Dean James: Pengadilan Belanda Tolak Tuntutan NAC Breda

Kasus Paspoorgate Dean James: Pengadilan Belanda Tolak Tuntutan NAC Breda

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 22:01 WIB

Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:39 WIB

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:09 WIB

Sempat Absen karena Masalah Paspor, Pemain Naturalisasi Indonesia Ini Jadi Starter

Sempat Absen karena Masalah Paspor, Pemain Naturalisasi Indonesia Ini Jadi Starter

Bola | Senin, 20 April 2026 | 10:59 WIB

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia

Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:28 WIB

Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?

Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:51 WIB

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:47 WIB

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:08 WIB

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:01 WIB

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:36 WIB

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:02 WIB