alexametrics

Anak Buah Anies Ngaku Kewalahan Usir Geng Motor di Taman Menteng

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Anak Buah Anies Ngaku Kewalahan Usir Geng Motor di Taman Menteng
Ilustrasi- Polisi saat menangkap remaja yang tergabung dalam geng motor. [Suara.com/Welly Hidayat]

"Di situ kan memang tempatnya sering dijadikan tempat anak-anak motor ya, mereka susah diatur."

Suara.com - Sekumpulan remaja kerap berkumpul untuk nongkrong di kawasan Taman Menteng, Jakarta Pusat tiap malam, khususnya akhir pekan. Padahal, kerumunan di atas lima orang sudah dilarang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid II di Jakarta.

Wakil Camat Menteng Suprayogi mengatakan taman Menteng kerap menjadi titik perkumpulan komunitas atau geng motor. Ia mengakui kesulitan mengatur para remaja itu.

"Di situ kan memang tempatnya sering dijadikan tempat anak-anak motor ya, mereka susah diatur," ujar Suprayogi saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).

Ia mengakui sempat melakukan pembubaran pada kerumunan di lokasi beberapa kali, bahkan bersama Polsek Menteng. Namun, mereka disebutnya tetap bandel dan terus kembali nongkrong begitu petugas pergi.

Baca Juga: Dua Pekan PSBB DKI Jilid II, 96 Perusahaan Ditutup Sementara

"Sudah sering dibubarkan, tapi memang anak-anak itu pada ngumpul. Ada motor banyak di situ," tuturnya.

Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini pun menyebut polisi sempat menutup Jalan HOS Cokroaminoto yang berlokasi di depan Taman Menteng. Hal ini dilakukan agar mereka tak bisa kembali lagi begitu dibubarkan.

"Akhirnya semalam pak Kapolsek tutup Jalan HOS Cokroaminoto yang di depan Taman Menteng," pungkasnya.

Komentar