Bertambah 1,6 Juta Orang dalam 6 Bulan, Jumlah Penduduk Indonesia Kini 288,3 Juta Jiwa

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 12 Maret 2026 | 18:06 WIB
Bertambah 1,6 Juta Orang dalam 6 Bulan, Jumlah Penduduk Indonesia Kini 288,3 Juta Jiwa
Jumlah penduduk Indonesia terus bertambah. Data terbaru dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan populasi nasional kini telah menembus 288,3 juta jiwa. (Tangkap layar)
baca 10 detik
  • Data Dukcapil Kemendagri menunjukkan populasi Indonesia per Semester II/2025 mencapai 288,3 juta jiwa.
  • Data kependudukan ini sangat krusial sebagai dasar kebijakan negara terkait pelayanan publik dan alokasi anggaran.
  • Sebanyak 55,55 persen penduduk Indonesia terkonsentrasi tinggal di Pulau Jawa berdasarkan data terbaru.

Suara.com - Jumlah penduduk Indonesia terus bertambah. Data terbaru dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan populasi nasional kini telah menembus 288,3 juta jiwa.

Melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri telah merilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025. Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan pentingnya data kependudukan sebagai dasar berbagai kebijakan negara.

“Data kependudukan adalah fondasi bagi berbagai kebijakan negara, mulai dari pelayanan publik, pembangunan demokrasi, perencanaan pembangunan hingga alokasi anggaran. Oleh karena itu akurasi dan ketunggalan data menjadi kunci,” ujar Teguh saat memaparkan DKB Semester II Tahun 2025 di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Dalam paparannya, Teguh menyampaikan bahwa jumlah penduduk Indonesia berdasarkan DKB Semester II Tahun 2025 mencapai 288.315.089 jiwa. Angka ini meningkat 1.621.396 jiwa dibandingkan dengan data pada Semester I Tahun 2025.

Rinciannya terdiri dari 145.498.092 jiwa laki-laki dan 142.816.997 jiwa perempuan.

"Rasio ini menunjukkan sedikit kelebihan jumlah laki-laki, namun masih dalam batas normal secara demografi. Pemerintah biasanya memperhatikan rasio ini untuk perencanaan jangka panjang, misalnya dalam bidang kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial," jelas Teguh.

Selain jumlah penduduk, data tersebut juga menunjukkan persebaran penduduk Indonesia yang masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Berdasarkan DKB Semester II Tahun 2025, sekitar 55,55 persen penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa, disusul Sumatera sebesar 21,88 persen.

Sementara wilayah lain seperti Kalimantan, Sulawesi, Bali–Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua memiliki proporsi yang lebih kecil.

baca juga

Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga memaparkan capaian perekaman KTP elektronik yang terus meningkat. Hingga saat ini, persentase perekaman KTP-el telah mencapai 97,47 persen, atau 206.467.957 jiwa dari total 211.826.747 jiwa wajib KTP.

Menurut Teguh, tingginya angka perekaman tersebut menunjukkan bahwa data demografi Indonesia semakin mendekati kondisi riil di lapangan.

"Selisih sekitar 2,53 persen atau ±5,3 juta jiwa, menggambarkan kelompok yang belum terjangkau, bisa karena faktor geografis, sosial, atau administrative," kata dia.

"Dukcapil terus mengupayakan layanan jemput bola untuk mengakselerasi angka perekaman yang tinggi dan memastikan mayoritas warga bisa mengakses layanan publik berbasis NIK, sehingga memperkuat prinsip 'no one left behind',” Teguh menambahkan.

Ia menjelaskan, data kependudukan tersebut dihimpun dari berbagai layanan administrasi kependudukan di seluruh Indonesia, mulai dari perekaman biometrik KTP elektronik, pencatatan kelahiran dan kematian, perpindahan penduduk, pencatatan perkawinan dan perceraian, hingga penerbitan berbagai dokumen kependudukan lainnya.

“Data Kependudukan bersih ini merupakan potret faktual kondisi demografi Indonesia yang diperoleh dari pelayanan administrasi kependudukan di seluruh Indonesia. Data ini menjadi rujukan penting bagi pemerintah, lembaga, dan dunia usaha,” ujar Teguh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!

Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:27 WIB

Kemendagri Dorong Modernisasi Alutsista dan Penguatan Anggaran Daerah Untuk Damkar

Kemendagri Dorong Modernisasi Alutsista dan Penguatan Anggaran Daerah Untuk Damkar

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:15 WIB

Awali Kunjungan di Aceh Timur, Kasatgas Tito Salat Subuh dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan

Awali Kunjungan di Aceh Timur, Kasatgas Tito Salat Subuh dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:22 WIB

Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 05:01 WIB

Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana

Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana

DPR | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:01 WIB

Terkini

Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi

Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:45 WIB

KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang

KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian

Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:42 WIB

11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan

11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda

Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop

Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa

Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa

Bali | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:34 WIB

×