5 Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo, Tiga Bersaudara Ditangkap Polisi

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:45 WIB
5 Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo, Tiga Bersaudara Ditangkap Polisi
Ilustrasi garis polisi. [Dok. Antara]

Suara.com - Kasus bom di kantor Kedubes Amerika Serikat di Oslo menjadi sorotan dunia internasional. Insiden tersebut terjadi pada Minggu (8/3/2026) dan langsung memicu penyelidikan besar oleh aparat keamanan Norwegia.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ledakan itu tetap dianggap serius karena menyasar fasilitas diplomatik Amerika Serikat.

Otoritas Norwegia bahkan menyelidiki kemungkinan bahwa serangan tersebut berkaitan dengan aksi terorisme di tengah situasi geopolitik global yang memanas.

Beberapa hari setelah kejadian, polisi akhirnya mengumumkan penangkapan 3 orang yang diduga terlibat dalam serangan tersebut. Ketiganya diketahui memiliki hubungan keluarga dan kini menjadi fokus utama investigasi.

Simak fakta penting tentang pemboman Kedutaan Besar Amerika Serikat di Oslo yang menarik perhatian dunia, dikutip dari website Aljazeera berikut ini.

Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo

Kendaraan polisi terparkir di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat setelah suara ledakan keras dilaporkan terjadi di lokasi tersebut, di Oslo, Norwegia, 8 Maret 2026. FredrikVarfjell/NTBviaReuters.
Kendaraan polisi terparkir di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat setelah suara ledakan keras dilaporkan terjadi di lokasi tersebut, di Oslo, Norwegia, 8 Maret 2026. FredrikVarfjell/NTBviaReuters.

1. Ledakan Terjadi di Pintu Masuk Konsuler Kedubes AS

Ledakan dilaporkan terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat di kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Oslo, Norwegia.

Peristiwa tersebut menimbulkan kepulan asap tebal di area pintu masuk layanan konsuler kedutaan.

Meski suara ledakan cukup keras dan sempat membuat warga sekitar panik, otoritas setempat memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

baca juga

Namun beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan akibat ledakan yang diduga berasal dari alat peledak rakitan.

2. Diduga Menggunakan Bom Rakitan

Penyelidikan awal menyebutkan bahwa ledakan tersebut kemungkinan disebabkan oleh improvised explosive device (IED) atau bom rakitan yang sengaja ditempatkan di dekat area kedutaan.

Perangkat peledak itu diduga diletakkan di sebuah tas atau ransel sebelum akhirnya meledak di dekat pintu masuk gedung.

Walau kerusakan yang ditimbulkan tergolong terbatas, aparat keamanan tetap memperlakukan kasus ini sebagai insiden serius yang berpotensi terkait aksi teror.

3. Tiga Saudara Ditangkap Polisi

Beberapa hari setelah kejadian, polisi Norwegia berhasil menangkap tiga pria bersaudara yang diduga terlibat dalam serangan tersebut.

Ketiganya merupakan warga negara Norwegia yang memiliki latar belakang keluarga dari Irak.

Para tersangka berusia sekitar 20-an tahun dan sebelumnya tidak pernah tercatat dalam kasus kriminal.

Polisi menduga salah satu dari mereka menanam bom, sementara dua lainnya diduga membantu merencanakan aksi tersebut.

4. Diduga Berkaitan dengan Motif Terorisme

Otoritas Norwegia menyatakan bahwa kasus ini sedang diselidiki sebagai dugaan aksi terorisme. Hal ini dinilai wajar mengingat target serangan adalah fasilitas diplomatik Amerika Serikat.

Selain itu, penyidik juga mempertimbangkan berbagai kemungkinan lain, termasuk potensi keterlibatan pihak luar atau kelompok tertentu yang memiliki kepentingan politik.

Hingga kini, motif pasti dari serangan tersebut masih terus diselidiki oleh aparat keamanan.

5. Tidak Ada Korban Jiwa, Tapi Keamanan Ditingkatkan

Walau ledakan tidak menimbulkan korban, insiden ini tetap memicu peningkatan kewaspadaan keamanan di sejumlah fasilitas diplomatik.

Pemerintah Norwegia dan pihak Amerika Serikat bekerja sama untuk menyelidiki insiden tersebut secara menyeluruh.

Otoritas juga menegaskan bahwa penangkapan para tersangka merupakan langkah penting dalam mengungkap jaringan atau motif di balik serangan itu.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030

Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 08:30 WIB

Hubungan Putri Kerajaan Norwegia dengan Epstein, Sebut 'Predator Seks' Sosok Menawan

Hubungan Putri Kerajaan Norwegia dengan Epstein, Sebut 'Predator Seks' Sosok Menawan

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:26 WIB

Gelontorkan Rp1,07 Triliun, Rekan Haaland Jadi Pembelian Termahal Crystal Palace dalam Sejarah

Gelontorkan Rp1,07 Triliun, Rekan Haaland Jadi Pembelian Termahal Crystal Palace dalam Sejarah

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:16 WIB

Deretan Fakta Menarik Klub Kota Nelayan Bodo/Glimt, Berpotensi Hadapi Real Madrid di Babak Playoff

Deretan Fakta Menarik Klub Kota Nelayan Bodo/Glimt, Berpotensi Hadapi Real Madrid di Babak Playoff

Bola | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:40 WIB

Film Sentimental Value: Testament Penting Hubungan Manusia yang Mendalam

Film Sentimental Value: Testament Penting Hubungan Manusia yang Mendalam

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

×