Hebohkan Publik, Wawancara Kursi Kosong Ala Najwa Shihab Bukan Hal Baru

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 29 September 2020 | 19:02 WIB
Hebohkan Publik, Wawancara Kursi Kosong Ala Najwa Shihab Bukan Hal Baru
Najwa Shihab dan kursi kosong. (YouTube/ Najwa Shihab).

Suara.com - Wawancara kursi kosong yang dilakukan Najwa Shihab untuk Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, ternyata bukan kali pertama terjadi dalam dunia jurnalistik.

Format wawancara ini juga pernah dilakukan oleh beberapa pewawancara dalam program-program tertentu.

Hal ini diakui Najwa ketika menjelaskan alasannya melakukan wawancara kursi kosong bertajut #MataNajwaMenantiTerawan yang menghebohkan publik tersebut.

"Sejujurnya ini bukan ide yang baru-baru amat. Di negara dengan tradisi demokrasi dan debat yang lebih panjang dan kuat, misalnya Inggris atau Amerika, menghadirkan bangku kosong yang mestinya diisi pejabat publik sudah biasa," jelas Najwa melalui akun Instagram-nya, Selasa (29/9/2020).

Seorang jurnalis Sky News, Kay Burley pernah melakukan hal yang sama ketika meliput isu pemilu di Inggris pada tahun 2019 lalu.

Ia seharusnya melakukan wawancara dengan Ketua Parta Konservatif James Cleverly, namun mendapat kendala padahal sebelumnya James mengatakan bersedia hadir.

"Dia mungkin berjarak 15 kaki dari tempat saya berdiri," kata Kay dikutip NPR.

Wawancara kursi kosong juga dilakukan oleh Andrew Nail, seorang jurnalis BBC.

Ia seharusnya mewawancarai Boris Johnson yang diundang dalam acaranya.

Menyadur BBC, saat itu Menteri Michael Gove sempat menawarkan diri untuk menggantikannya, namun Andrew mengatakan bahwa undangan tersebut hanya untuk para pemimpin.

Johnson menjelaskan acara ketidakhadirannya dikarenakan tidak bisa muncul di acara apa pun.

Sementara itu, Najwa Shihab sendiri menjelaskan alsannya memilih kursi kosong ketika seharusnya diisi oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Melalui akun pribadi dan akun  resmi tayangan Mata Najwa, pihaknya telah berkali-kali mengundang sang menteri ke acaranya, namun undangan tersebut tak kunjung dihadiri Terawan.

Ia juga menolak format wawancara yang dilakukannya adalah sebuah format wawancara imajiner. 

"Pertanyaan yang saya ajukan memang bukan imajiner dan saya juga tidak mengarang atau membuatkan jawaban-jawaban fiktif seolah-olah saya sudah berdialog dengan Pak Terawan; Pak Terawan juga sosok yang eksis dan hidup, sehingga Pak Terawan bisa menjawabnya kapan saja, bahkan sejujurnya boleh menjawabnya di mana saja," tukas Najwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan-Pernyataan Kontroversial Menkes Terawan

Pernyataan-Pernyataan Kontroversial Menkes Terawan

News | Selasa, 29 September 2020 | 17:39 WIB

Bukan Menteri Terawan, Tapi Hal Ini yang Dicemaskan Najwa Shihab

Bukan Menteri Terawan, Tapi Hal Ini yang Dicemaskan Najwa Shihab

News | Selasa, 29 September 2020 | 17:32 WIB

Interview Kursi Kosong Terawan, Dosen UGM: Momen Terbaik Selama Pandemi

Interview Kursi Kosong Terawan, Dosen UGM: Momen Terbaik Selama Pandemi

Jogja | Selasa, 29 September 2020 | 17:07 WIB

Mengenal Gestalt Therapy, Teknik Terapi Psikologis dengan Kursi Kosong

Mengenal Gestalt Therapy, Teknik Terapi Psikologis dengan Kursi Kosong

Jatim | Selasa, 29 September 2020 | 15:11 WIB

Disindir di Mata Najwa, 5 Kontroversi Menkes Terawan Soal Corona

Disindir di Mata Najwa, 5 Kontroversi Menkes Terawan Soal Corona

Jogja | Selasa, 29 September 2020 | 15:02 WIB

Bukan Cuma Najwa, Artis, Politikus, sampai Nakes Juga Cari Menkes Terawan

Bukan Cuma Najwa, Artis, Politikus, sampai Nakes Juga Cari Menkes Terawan

News | Selasa, 29 September 2020 | 15:07 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB