Alasan Pemerintah Sulit Lakukan 3T, Banyak Perlawanan dari Warga

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 29 September 2020 | 19:16 WIB
Alasan Pemerintah Sulit Lakukan 3T, Banyak Perlawanan dari Warga
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).

Suara.com - Pemerintah mengatakan tracing sulit dilakukan secara massal karena masih adanya stigma negatif di masyarakat terhadap pasien yang terpapar virus corona. Sehingga, banyak orang yang menolak untuk dites corona.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan stigma ini menjadi kendala utama tracing sulit dilakukan.

"Kendala terbesar saat ini adalah tracing atau pelacakan, karena banyaknya resistensi di masyarakat, di lapangan akibat adanya stigma masyarakat terhadap penderita Covid-19 yang harus dihindari," kata Wiku dalam konferensi pers dari Istana Negara, Selasa (29/9/2020).

Selain itu, Wiku juga menyalahkan pemberitaan negatif atau hoaks yang membuat pasien yang menjadi subjek tracing tak mau atau tidak percaya terhadap tes corona.

Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat untuk bersikap kooperatif ketika akan dites corona demi meningkatkan pelaksanaan 3T yakni testing, tracing, dan treatment di Indonesia.

"Apa yang bisa dilakukan masyarakat? kita bisa memudarkan stigma itu, ingat musuh kita bukan saudara atau orang, musuh kita adalah virusnya, bersikap jujur dan suportif ketika dilakukan identifikasi kontak erat adalah hal yang sangat penting dalam mengefektifkan program 3T kita semuanya," imbuhnya.

Sebagai informasi, saat ini virus corona di Indonesia sudah menjangkiti 282.724 orang positif, 61.686 di antaranya dirawat, 210.437 sembuh dan 10.601 jiwa meninggal dunia.

Pemerintah baru berhasil memeriksa 3.276.402 spesimen dari 1.962.754 orang yang diperiksa sejak Maret 2020, sedangkan jumlah penduduk Indonesia adalah 273.642.512 penduduk.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

113 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara Selama PSBB Jilid II

113 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara Selama PSBB Jilid II

News | Selasa, 29 September 2020 | 19:06 WIB

Pemerintah Susun Kelompok yang Dapat Prioritas Pertama Divaksin Covid-19

Pemerintah Susun Kelompok yang Dapat Prioritas Pertama Divaksin Covid-19

News | Selasa, 29 September 2020 | 18:56 WIB

Pegawai Positif Corona, Kantor Sudinakertrans Jaktim Lockdown

Pegawai Positif Corona, Kantor Sudinakertrans Jaktim Lockdown

News | Selasa, 29 September 2020 | 18:39 WIB

Ini Perbedaan Gejala Covid-19 dan Serangan Jantung

Ini Perbedaan Gejala Covid-19 dan Serangan Jantung

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

×