Kerumunan Massa saat Tahapan Pilkada, Tito Akui Minim Sosialisasi

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 30 September 2020 | 17:25 WIB
Kerumunan Massa saat Tahapan Pilkada, Tito Akui Minim Sosialisasi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto dok. Kemendagri)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan terjadi kerumunan massa pada tahapan Pilkada Serentak 2020 salah satunya lantaran minim koordinasi dan sosialisasi peraturan protokol kesehatan Covid-19. Ke depannya, Tito bakal kembali merapatkan khusus untuk kerumunan massa.

Tito mengatakan setidaknya ada tiga faktor yang menyebabkan kerumunan massa di tengah tahapan Pilkada Serentak pada 4 hingga 6 September 2020. Faktor yang pertama ialah karena minimnya waktu antara pelaksanaan dan peraturan KPU (PKPU) terkait tahapan kampanye.

"Pertama karena sempitnya waktu mulai tanggal 1 September diundangkannya PKPU mengenai tahapan kampanye yang di situ juga tahapan-tahapan penetapan sampai hitung suara waktunya sedemikian pendeknya, tanggal 4 mulai pendaftaran," kata Tito dalam acara Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020, Rabu (30/9/2020).

Karena waktunya yang sempit sehingga sosialisasi dan juga koordinasi antara stakeholder di sejumlah wilayah menjadi minim.

"Jadi sosialisasi yang kurang maksimal, koordinasi yang kurang maksimal, mungkin ada yang sudah tahu aturan itu tapi kemudian shot off force," ujarnya.

Untuk itu Tito sempat melakukan rapat koordinasi dengan pimpinan penyelenggara pemilu tingkat pusat untuk mendorong pemerintah daerah melangsungkan rapat koordinasi. Pada kesempatan itu pihaknya mendorong agar mereka melakukan sosialisasi PKPU terbaru.

"Kita bersyukur tanggal 23, 24 (September) kita lalui dengan pelanggaran yang minim," ujarnya.

Tito mengklaim kalau tahapan Pilkada Serentak 2020 yang sedang berlangsung pada saat ini minim pelanggaran meski ia pun tidak menampik masih ada beberapa yang ditemukan.

Dengan begitu, mantan Kapolri tersebut bakal tetap mengevaluasinya.

"Ada beberapa (pelanggaran) nanti kita akan bahas hari Jumat ada beberapa dalam jumlah yang terbatas kerumunan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhammadiyah: Kebutuhan Rakyat Itu Keselamatan Jiwa Bukan Pilkada 2020

Muhammadiyah: Kebutuhan Rakyat Itu Keselamatan Jiwa Bukan Pilkada 2020

News | Rabu, 30 September 2020 | 16:30 WIB

Deklarasi Pilkada Damai, Ini Kata Mantu Jokowi dan Akhyar Nasution

Deklarasi Pilkada Damai, Ini Kata Mantu Jokowi dan Akhyar Nasution

Sumut | Rabu, 30 September 2020 | 13:16 WIB

Dana Awal Kampanye Pilkada Medan: Bobby Rp 50 Juta - Akhyar Rp 1,1 Juta

Dana Awal Kampanye Pilkada Medan: Bobby Rp 50 Juta - Akhyar Rp 1,1 Juta

Sumut | Rabu, 30 September 2020 | 09:13 WIB

Polri Diminta Tak Ragu, Tindak Tegas Cakada Pelanggar Protokol Kesehatan

Polri Diminta Tak Ragu, Tindak Tegas Cakada Pelanggar Protokol Kesehatan

Batam | Rabu, 30 September 2020 | 08:29 WIB

Terkini

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:30 WIB

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:00 WIB

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:48 WIB

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:03 WIB

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:45 WIB

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:38 WIB

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:27 WIB