Termakan Janji Pekerjaan, Ayah Tega Jual Anak Gadisnya Seharga Rp 600 Ribu

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:40 WIB
Termakan Janji Pekerjaan, Ayah Tega Jual Anak Gadisnya Seharga Rp 600 Ribu
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Seorang ayah di India tega menjual anak kandungnya seharga Rp 600 ribu kepada seorang pria dengan iming-iming akan diberikan pekerjaan.

Menyadur Hindustan Times, kasus tersebut bermula ketika seorang ayah menjual anaknya yang pada saat itu masih berusia 16 tahun kepada seorang pria di distrik Raigarh di Chhattisgarh.

Sang ayah menjual gadis remaja hanya dengan harga 3.000 rupee atau sekitar Rp 600 ribu dengan iming-iming anak tersebut akan mendapatkan pekerjaan.

"Cobaan berat gadis itu dimulai ketika ibunya meninggal. Dia kemudian diberikan kepada seorang pria seharga 3.000 rupee," kata Santosh Singh dari Kepolisan Distrik Raigarh.

Alih-alih memberikan pekerjaan rumah, gadis tersebut justru menerima perlakukan kasar bahkan hingga dirudapksa oleh pria tersebut.

Menurut laporan Times Now News, saking seringnya ia melakukan aksi bejat tersebut, korban hingga tak ingat berapa kali ia dirudapksa.

Hingga akhirnya gadis tersebut hamil dan ditelantarkan di pinggir jalan tanpa memiliki makanan atau uang sedikitpun.

Tanpa makanan dan uang, gadis itu kelaparan di jalanan. Namun, dia diselamatkan tepat waktu oleh pejabat departemen kesejahteraan perempuan dan anak pada Mei tahun ini.

Awalnya, gadis itu dirawat di sebuah rumah sakit di Bilaspur dan kemudian dipindahkan ke pusat 'Sakhi' di Raigarh bulan lalu.

Gadis itu berada dalam keadaan yang sangat terpukul sehingga butuh lima bulan konseling baginya untuk mau mengungkapkan kasus ini kepada pihak berwenang.

Polisi sedang mengadili terdakwa berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual (POCSO).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: India Berencana Buka Sekolah, Bioskop, Kolam Renang

Update Covid-19 Global: India Berencana Buka Sekolah, Bioskop, Kolam Renang

Health | Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:41 WIB

Sudah 5 Hari, Gadis yang Terkubur Gunungan Sampah di India Belum Ditemukan

Sudah 5 Hari, Gadis yang Terkubur Gunungan Sampah di India Belum Ditemukan

News | Rabu, 30 September 2020 | 20:14 WIB

Kasus Rudapaksa Geng di India, Polisi Dituduh Kremasi Korban Tanpa Izin

Kasus Rudapaksa Geng di India, Polisi Dituduh Kremasi Korban Tanpa Izin

News | Rabu, 30 September 2020 | 18:16 WIB

Terkini

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB