Cek Fakta: Benarkah Cina Target 100 Juta WNI Mati Karena Vaksin Buatannya?

Reza Gunadha, Hernawan

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 08:19 WIB
Cek Fakta: Benarkah Cina Target 100 Juta WNI Mati Karena Vaksin Buatannya?
Cek Fakta Cina Target 100 Juta Penduduk Indonesia Mati Lewat Vaksinnya (Turnbackhoax.id).

Suara.com - Di media sosial, beredar kabar yang mengklaim bahwa Cina menargetkan 100 juta penduduk Indonesia mati melalui vaksin dari Cina. Informasi tersebut beredar di pesan berantai grup Whatsapp.

Dalam klaim yang ada, terdapat ajakan untuk menolak adanya vaksin dengan tujuan agar Cina bangkrut. Sebab, vaksin dianggap sebagai ladang Bisnis WHO.

Tidak hanya itu, dalam klaim yang beredar juga mengatakan bahwa negara di rezim Jokowi menjadi semakin amburadul. Oleh sebab itu, ada kalimat lengserkan Jokowi pemimpin keblinger.

Berikut ini adalah narasi yang beredar:

"Hati-hati vaksin bisa mwmbunuh jiwa. Cina mentargetkan 100 jt penduduk Indonesia mati melalui vaksin cina. Jangan ada yg mao divaksin. Biar cina bangkrut ini bisnis WHO. Yahudi nasoroh cina. Yg jadi tujuan umat islam. Kita wajib waspada. Negara di Rezim jokowi jadi amburadul. Lengserkan jokowi pemimpin keblingeerrrr".

Cek Fakta Cina Target 100 Juta Penduduk Indonesia Mati Lewat Vaksinnya (Turnbackhoax.id).
Cek Fakta Cina Target 100 Juta Penduduk Indonesia Mati Lewat Vaksinnya (Turnbackhoax.id).

Lantas benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim bahwa Cina menargetkan 100 juta penduduk Indonesia mati melalui vaksin cina merupakan klaim yang salah dan menyesatkan.

Faktanya, Pemerintah Indonesia tidak hanya mengandalkan satu sumber dalam pengadaan vaksin. Selain Sinovac dari Cina, Pemerintah juga menjajaki kerja sama dengan perusahaan farmasi lain seperti Pfizer, Johnson and Johnson, Astra Zeneca dan Cansino Biologics, juga menjajaki kerja sama dengan perusahaan farmasi lainnnya.

baca juga

Selain itu, pihak T Bio Farma juga akan memproduksi vaksin apabila calon vaksin dari Sinovac telah dinyatakan uji klinis. Hingga Senin (28/9/2020), dilaporkan bahwa uji klinis terhadap calon vaksin Sinovac memasuki tahap ketiga. Adapun pengujiannya berjalan dengan baik.

"Berdasarkan komunikasi dengan tim uji klinis, Profesor Kusnadi dan juga timnya, kami tadi pagi melakukan rapat dan memperoleh informasi bahwa laporan yang diterima sampai saat ini uji klinis berjalan dengan lancar," kata Anggota Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19 sekaligus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seperti dilansir kompas.com, Senin (28/9/2020).

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan bahwa total jumlah sasaran yang akan diberi vaksin pada tahap awal sebanyak 102,45 juta jiwa. Mereka termasuk dalam kelompok prioritas.

"Kelompok pertama orang yang berada di garda terdepan dalam menangani covid-19. Total orang yang menjadi sasaran pemberian vaksin sebanyak 1,31 juta orang," tulis CNNIndonesia.com dalam laporannya, Senin (28/9/2020).

Adapun yang termasuk dalam kelompok kedua adalah mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien covid-19 dengan sasaran sebanyak 50.000 orang. Ketiga adalah mereka yang bertugas di bidang pelayanan publik dengan sasaran sekitar 715.000 orang.

Sementara kelompok keempat adalah masyarakat umum dengan jumlah sasaran sebanyak 92.28 juta orang. Sedang kelima adalah tenaga pendidik dengan besaran sekitar 4,36 juta jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Banser adalah Besan PKI?

CEK FAKTA: Benarkah Banser adalah Besan PKI?

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:21 WIB

Anggota Polda Sumsel Divaksin Influenza, Ahli Mikrobiologi: Gejalanya Sama

Anggota Polda Sumsel Divaksin Influenza, Ahli Mikrobiologi: Gejalanya Sama

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2020 | 18:49 WIB

Jadi Pembeda di Tengah Marak Hoaks, Jurnalisme Cek Fakta Itu Maha Penting

Jadi Pembeda di Tengah Marak Hoaks, Jurnalisme Cek Fakta Itu Maha Penting

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:17 WIB

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:16 WIB

×