Rekaman CCTV Ungkap Fakta Baru Kematian Diplomat Kemlu: Penjaga Kos Sempat Mengintip Kamar Korban

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Sabtu, 12 Juli 2025 | 15:52 WIB
Rekaman CCTV Ungkap Fakta Baru Kematian Diplomat Kemlu: Penjaga Kos Sempat Mengintip Kamar Korban
Fakta baru terungkap di balik kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39). Penjaga kos mengintip kamar korban di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Fakta baru terungkap di balik kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39), yang ditemukan tewas dalam kondisi kepala terbungkus lakban di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (8/7/2025) pagi.

Dalam rekaman CCTV yang diterima redaksi Suara.com, terungkap bahwa penjaga indekos ternyata sempat berkali-kali terlihat berjalan hingga melirik-lirik ke arah kamar Arya Daru. Aktivitas itu terjadi pada dini hari dan menjelang pagi hari sebelum korban ditemukan tewas.

Di video pertama yang terekam pukul 00.27 WIB, terlihat penjaga indekos dengan kondisi telanjang dada dan mengenakan sarung nampak bulak-balik di depan kamar Arya Daru.

Selain itu, ia juga terlihat sedang berbicara dengan seseorang melalui sambungan telepon.

Selanjutnya sekitar pukul 05.20 WIB penjaga indekos itu kembali terlihat di depan kamar Arya Daru. Dalam potongan video kedua itu, ia terlihat mengenakan kemeja dan celana pendek berjalan hingga mengintip ke dalam kamar korban dari balik jendela.

Sementara dalam video rekaman CCTV sebelumnya yang diterima Suara.com, Arya Daru masih terlihat beraktivitas pada Senin, 7 Juli 2025 sekitar pukul 22.23 WIB atau 2 jam sebelum penjaga indekos itu terekam kamera bulak-balik di kamar korban.

Dalam video sebelumnya itu, Arya Daru terlihat mengenakan kemeja lengan pendek yang dibiarkan terbuka, menutupi kaus dalam, celana panjang, dan kaus kaki hitam.

Tanpa ditemani siapa pun, ia nampak berjalan ke arah luar pagar indekosnya sambil membawa sebuah kantong plastik hitam. Dua menit kemudian, tepat pukul 23.25 WIB, ia kembali masuk ke kamar sebelum ditemukan tewas pagi hari.

baca juga

Jenazah Jadi Bukti Platinum

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya hingga saat ini masih terus mendalami misteri kematian Arya Daru. Ia optimis kebenaran di kematian korban akan segera terungkap lewat pendekatan berbasis sains.

Ade Ary menjelaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan tim gabungan dengan mengedepankan metode scientific crime investigation. Termasuk terhadap jenazah korban. Sebab jenazah Arya Daru menurutnya bukan sekadar objek, tapi jadi bagian bukti utama dalam mencari kejelasan kasus ini.

“Jadi jenazah ini juga merupakan barang bukti, sifatnya jenazah itu barang bukti platinum, barang bukti yang utama,” jelas Ade Ary di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2025).

Kolase foto diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dan TKP kasus mayat terbebat lakban. (tangkapan layar/ist)
Kolase foto diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dan TKP kasus mayat terbebat lakban. (tangkapan layar/ist)

Proses analisis secara ilmiah terhadap kondisi jenazah korban, kata Ade Ary, sangat penting untuk mengungkap kasus ini. Setiap temuan di tempat kejadian perkara, termasuk kondisi jenazah, menurutnya akan ditelaah secara laboratoris, menyeluruh dan terukur.

“Apa penyebab meninggal dunianya, ini harus dilakukan pemeriksaan secara ilmiah,” katanya.

Saat ini, penyelidik masih menunggu hasil autopsi yang telah dilakukan terhadap jenazah Arya Daru. Selain itu sejumlah organ tubuh korban juga tengah diperiksa melalui uji patologi untuk mengetahui kemungkinan adanya racun, luka, atau kelainan yang bisa menjelaskan penyebab kematiannya.

Ade Ary memastikan hasil analisis ini, akan disampaikan ke publik setelah seluruh proses selesai dilakukan.

“Jadi kami tidak berbicara kemungkinan-kemungkinan, apapun yang ditemukan dari barang bukti, nanti hasilnya apa, akan kami sampaikan kemudian,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baskara Putra Komentari Kasus 2 ASN yang Tewas Mengenaskan, Begini Katanya

Baskara Putra Komentari Kasus 2 ASN yang Tewas Mengenaskan, Begini Katanya

Entertainment | Sabtu, 12 Juli 2025 | 15:01 WIB

Misteri Lakban di Kasus Diplomat Kemlu Simbol Pembungkaman? Eks Kabareskrim Bilang Begini

Misteri Lakban di Kasus Diplomat Kemlu Simbol Pembungkaman? Eks Kabareskrim Bilang Begini

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:57 WIB

Diplomat Kemlu Tewas Terlakban, Polisi Sebut Jasad Arya Daru jadi Barang Bukti Platinum, Mengapa?

Diplomat Kemlu Tewas Terlakban, Polisi Sebut Jasad Arya Daru jadi Barang Bukti Platinum, Mengapa?

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 13:29 WIB

Bongkar Gestur Diplomat Kemlu Sebelum Tewas Terlakban, Pakar Mikro Ekspresi: Tak Tampak Emosi Takut

Bongkar Gestur Diplomat Kemlu Sebelum Tewas Terlakban, Pakar Mikro Ekspresi: Tak Tampak Emosi Takut

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 12:38 WIB

Wajah Diplomat Arya Daru Dililit Lakban, Bunuh Diri atau Dibunuh?

Wajah Diplomat Arya Daru Dililit Lakban, Bunuh Diri atau Dibunuh?

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 10:36 WIB

Terkini

Bawa Laras Panjang dan Dobrak Pintu Saat Santriwati Belum Berhijab, DPR Minta Kapolda Jateng Dicopot

Bawa Laras Panjang dan Dobrak Pintu Saat Santriwati Belum Berhijab, DPR Minta Kapolda Jateng Dicopot

News | Senin, 02 November 2026 | 18:11 WIB

Pakar Hukum UMY: Putusan MA Tak Otomatis Kosongkan Jabatan Wapres, DPR Harus Gelar Impeachment

Pakar Hukum UMY: Putusan MA Tak Otomatis Kosongkan Jabatan Wapres, DPR Harus Gelar Impeachment

News | Senin, 02 November 2026 | 18:09 WIB

Bagaimana Cerita Rakyat Tengger Mengajarkan Perempuan Menjaga Alam?

Bagaimana Cerita Rakyat Tengger Mengajarkan Perempuan Menjaga Alam?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:08 WIB

Kadin Mau Garap Industri Sagu hingga Kelapa

Kadin Mau Garap Industri Sagu hingga Kelapa

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:05 WIB

Volkswagen Tunda Pengembangan Mobil Listrik ID.Golf Akibat Tekanan Finansial

Volkswagen Tunda Pengembangan Mobil Listrik ID.Golf Akibat Tekanan Finansial

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:05 WIB

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:03 WIB

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

Bali | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

×