Wapres Sebut Vaksin Tidak Halal Tak Masalah, PA 212: Jangan Korbankan Umat!

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 10:58 WIB
Wapres Sebut Vaksin Tidak Halal Tak Masalah, PA 212: Jangan Korbankan Umat!
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif. [Suara.com/Supriyadi]

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendapatkan pertanyaan soal status halal bagi vaksin Covid-19 yang nantinya akan digunakan masyarakat Indonesia. Melalui juru bicaranya, Masduki Baidlowi, Maruf menyebut apabila vaksin itu tidak halal pun tidak akan menjadi sebuah masalah.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212, Slamet Ma'arif turut memberikan komentarnya. Slamet menilai bahwa pemberian vaksin berbahan tidak halal dalam kondisi darurat ada aturannya.

"Darurat itu ada aturannya," kata Slamet melalui pesan singkat kepada Suara.com, Senin (5/10/2020).

Slamet menegaskan, pemberian vaksin harus dipastikan terlebih dahulu kehalalannya. Ia mengatakan, jangan sampai kebijakan tersebut mengorbankan umat atau masyarakat.

"Wajib pastikan kehalalannya jangan korbankan umat dan agama hanya persoalan bisnis dan cukong. Darurat ada aturannya," ucap Slamet.

Menurut dia, pemerintah dalam hal ini bisa memanfaatkan lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam memastikan bahan-bahan yang digunakan dalam vaksin untuk covid-19 tersebut. MUI, kata dia, harus diberikan kewenangan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Direktur Utama Bio Farma Honesty Basyir melemparkan pertanyaan terkait status halal vaksin untuk covid.

Pertanyaan itu disampaikan saat melaporkan perkembangan vaksin Covid-19 di kediaman dinas wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2020).

"Wapres menjelaskan dua hal, vaksin itu kalau halal ya bagus enggak ada problem, tetapi kalau misalnya tidak halal, tidak masalah," ujar Masduki melalui rekaman video.

Masduki menjelaskan vaksin tidak halal tidak akan menuai masalah lantaran digunakan dalam kondisi darurat.

"Karena itu dalam kondisi darurat sehingga kemudian tidak masalah dipakai juga," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga bakal meminta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut rombongan pemerintah ke China untuk mengecek vaksin pada November nanti.

Nantinya akan ada tim fatwa dan LPPOM MUI yang bakal meverifikasi kehalalan vaksin sebelum diimpor ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma'ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma'ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2020 | 05:32 WIB

Bima Arya Pastikan Kota Bogor Siap Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Covid-19

Bima Arya Pastikan Kota Bogor Siap Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Covid-19

Jakarta | Senin, 05 Oktober 2020 | 02:05 WIB

Pernah Positif Corona, Wali Kota Bogor Mau Disuntik Vaksin COVID-19

Pernah Positif Corona, Wali Kota Bogor Mau Disuntik Vaksin COVID-19

Jakarta | Minggu, 04 Oktober 2020 | 15:29 WIB

Ridwan Kamil Sempat Dituduh Hoaks Soal Suntikan, Ini Lho Faktanya

Ridwan Kamil Sempat Dituduh Hoaks Soal Suntikan, Ini Lho Faktanya

Jogja | Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:05 WIB

RK Dituduh Hoaks Gegara Vacutainer, Coba Ketahui Dulu Bentuk dan Fungsinya!

RK Dituduh Hoaks Gegara Vacutainer, Coba Ketahui Dulu Bentuk dan Fungsinya!

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 11:03 WIB

Laporan Inggris: Vaksin Covid-19 Oxford Mungkin Diluncurkan dalam 6 Bulan

Laporan Inggris: Vaksin Covid-19 Oxford Mungkin Diluncurkan dalam 6 Bulan

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 07:22 WIB

Kabar Baik, Tiga Bulan Lagi Vaksin Covid-19 Akan Diluncurkan Massal

Kabar Baik, Tiga Bulan Lagi Vaksin Covid-19 Akan Diluncurkan Massal

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 06:50 WIB

Terkini

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:32 WIB

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB