RK Dituduh Hoaks Gegara Vacutainer, Coba Ketahui Dulu Bentuk dan Fungsinya!

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 04 Oktober 2020 | 11:03 WIB
RK Dituduh Hoaks Gegara Vacutainer, Coba Ketahui Dulu Bentuk dan Fungsinya!
Tes Vaksin Covid-19 Ridwan Kamil Dituduh Pura-pura (instagram @ridwankamil)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau RK sempat dituduh menyebarkan berita bohong atau hoaks setelah melampirkan foto alat pengambilan spesimen darah yang dianggap tidak kredibel.

Lewat sebuah foto yang ia bagikan, sekilas mantan walikota Bandung tersebut seperti tengah diambil darah menggunakan suntikan namun dengan tutup yang belum dibuka. Netizen 'yang jeli' mengkritisi hal tesebut dan menganggap Ridwan Kamil tengah berpura-pura.

Lantas Ridwan Kamil langsung mengklarifikasinya dengan mengatakan bahwa suntikan yang digunakan bukan suntikkan biasa.

Alat itu bernama Vacutainer, yang menurut Ridwan Kamil, memiliki dua jarum ke vena dan ke tabung.

"(Vacutainer) teknologi baru dalam pengambilan pengambilan darah. Beda dengan jarum suntik jadul yang biasa dipakai," tulis @ridwankamil, dikutip Suara.com, Sabtu (3/10/2020).

Mencari tahu lebih lanjut tentang bentuk dan fungsi Vacutainer, Suara.com mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadillah.

Menurut Harif, Vacutainer memiliki keunggulan karena bekerja lebih cepat dibanding alat suntik yang menggunakan tarikan udara atau spuit untuk mengambil spesimen darah.

"Alat ini otomastis darah terambil, karena ada tabungnya yang bertekanan negatif, jadi tidak perlu menarik suntikkan untuk menyedot darah," jelas Harif saat dihubungi Suara.com baru-baru ini.

Dibanding vacutainer, Harif juga lebih sering menemukan petugas medis menggunakan spuit untuk pengambilan darah.

Hal ini diduga karena harga vacutainer cenderung lebih mahal, dan penggunaannya yang masih terbatas.

Sementara itu mengutip Hensomed, vacutainer merupakan merek tabung reaksi terdaftar yang dirancang khusus untuk venipuncture. Alat ini sudah dikembangkan sejak 1947 oleh Joseph Kleiner.

Alat ini berujung jarum ganda, karena di dalam tabung merupakan ruang hampa yang bertekanan negatif, sehingga otomatis saat jarum tertekan darah akan langsung tersedot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan Inggris: Vaksin Covid-19 Oxford Mungkin Diluncurkan dalam 6 Bulan

Laporan Inggris: Vaksin Covid-19 Oxford Mungkin Diluncurkan dalam 6 Bulan

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 07:22 WIB

Kabar Baik, Tiga Bulan Lagi Vaksin Covid-19 Akan Diluncurkan Massal

Kabar Baik, Tiga Bulan Lagi Vaksin Covid-19 Akan Diluncurkan Massal

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 06:50 WIB

Vaksin Covid-19 Moderna Membawa Kabar Menggembirakan untuk Orang Tua

Vaksin Covid-19 Moderna Membawa Kabar Menggembirakan untuk Orang Tua

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB