Laporan Inggris: Vaksin Covid-19 Oxford Mungkin Diluncurkan dalam 6 Bulan

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Minggu, 04 Oktober 2020 | 07:22 WIB
Laporan Inggris: Vaksin Covid-19 Oxford Mungkin Diluncurkan dalam 6 Bulan
Ilustrasi vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Vaksin potensial untuk virus corona Covid-19 dari Oxford mungkin bisa diluncurkan dalam waktu enam bulan atau bahkan kurang. Kandidat vaksin yang diujicobakan oleh para ilmuwan Universitas Oxford bekerja sama dengan AstraZeneca sedang dalam proses uji coba dan mungkin akan mendapat izin sebelum bulan Desember.

Laporan The Times menunjukkan pemerintah Inggris yang terlibat dalam pembuatan dan distribusi vaksin menyatakan bahwa program peluncuran vaksin lengkap untuk orang dewasa bisa memakan waktu enam bulan atau kurang setelah disetujui.

"Kami melihat hampir enam bulan dan kemungkinan akan jauh lebih cepat dari itu," menurut sumber pemerintah.

Melansir dari Times of India, di bawah protokol Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi Inggris, setiap vaksin yang disetujui pertama kali akan diberikan kepada mereka yang berusia di atas 65 tahun.

Kemudian diikuti oleh orang dewasa yang lebih muda dengan risiko tinggi yakni mereka yang berasal dari etnis minoritas atau memiliki masalah kesehatan serius. 

Ketiga, vaksin akan diberikan pada orang yang berusia di atas 50 tahun yang sehat, kemudian baru orang dewasa muda.

Dalam ketersediaan vaksin, pemerintah Inggris telah memesan 100 juta dosis vaksin Oxford setelah siap  diluncurkan dan dosis tersebut diproduksi sebelum terbukti berhasil untuk menghemat waktu setelah semua tahap penelitian dianggap selesai.

Menurut laporan surat The Times, para ilmuwan dalam uji coba berharap bahwa mereka akan mendapatkan hasil sebelum akhir tahun di mana vaksin akan mencegah setidaknya 50 persen infeksi. Jika disetujui National Health Service (NHS) Inggris maka vaksin akan segera diberikan secara massal.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Meski begitu, beberapa ilmuwan khawatir soal peluncuran vaksin yang terlalu cepat. 

baca juga

"Bahkan ketika vaksin tersedia, tidak berarti dalam sebulan semua orang akan divaksinasi. Kami harusnya berdiskusi dulu soal keamanan vaksin selama enam hingga sembilan bulan bahkan satu tahun setelah vaksin disetujui," kata Profesor Nilay Shah, kepala teknik kimia di Imperial College London.

Menurut Shah, peluncuran vaksin harus benar-benar diketahui efektivitas, keamanan, dan efek sampingnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Corona Kian Ganas, Laga Juventus Vs Napoli Berpotensi Ditunda

Wabah Corona Kian Ganas, Laga Juventus Vs Napoli Berpotensi Ditunda

Bola | Minggu, 04 Oktober 2020 | 05:32 WIB

Covid-19 dan Bahaya Musim Flu di Masa Pandemi

Covid-19 dan Bahaya Musim Flu di Masa Pandemi

Video | Minggu, 04 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Tak Kalah Bahaya, Tuberculosis Perlu Penanganan Serius di Tengah Pandemi

Tak Kalah Bahaya, Tuberculosis Perlu Penanganan Serius di Tengah Pandemi

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 05:05 WIB

Terkini

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

×