Jokowi Kunker di Kalteng saat Mahasiswa Demo di Dekat Istana, Ini Kata KSP

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:44 WIB
Jokowi Kunker di Kalteng saat Mahasiswa Demo di Dekat Istana, Ini Kata KSP
Demo UU Cipta Kerja di depan Istana Bogor (Suara.com)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian, mengklaim agenda kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kalimantan Tengah sudah diagendakan sejak lama.

Hal itu disampaikan Donny sekaligus membantah tudingan sejumlah pihak yang menganggap kunjungan Jokowi ke Kalimatan Tengah untuk menghindari aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa karena menolak UU Cipta Kerja di dekat Istana Kepresidenan, Kamis (8/10/2020).

"(Agenda ke Kalimantan Tengah), itu sudah diagendakan lama jadi tidak ada hubungan dengan demonstrasi. Presiden sekarang ke Kalimantan untuk kunjungan kerja," ujar Donny saat dihubungi Suara.com, Kamis (8/10/2020).

Diketahui Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah untuk meninjau lumbung pangan atau Food Estate dan memberikan Banpres Produktif kepada UMKM.

Sementara itu di saat yang bersamaaan, ratusan pelajar dan mahasiswa menggelar demonstrasi menolak UU Omnibus Law di dekat Istana Kepresidenan Jakarta.

Donny mempersilakan pihak-pihak termasuk mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dengan demonstrasi dengan cara yang damai.

Namun ia meminta agar para demonstran tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19.

"Demonstrasi hak demokrasi tidak ada masalah. Jadi ya silakan saja, sejauh dilaksanakan dengan damai, protokol kesehatan dijalankan," katanya.

Aksi Memanas

Aksi demonstrasi yang dilakukan pelajar dan mahasiswa memanas.

Ratusan mahasiswa dan pelajar yang menggelar aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) siang.

Bentrok tersebut berawal saat sejumlah pendemo diduga pelajar melempar batu dan botol kemasan air mineral ke barikade aparat.

Buntut dari hal itu, aparat lalu membalas dengan menembakan gas air mata ke arah para demonstran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditembaki Gas Air Mata Polisi, Pendemo di Patung Kuda Lari ke Kantor Anies

Ditembaki Gas Air Mata Polisi, Pendemo di Patung Kuda Lari ke Kantor Anies

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:41 WIB

Ketua DPRD Tuban Temui Pendemo dan Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja

Ketua DPRD Tuban Temui Pendemo dan Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:38 WIB

Anak SMP di Serang Ditangkap Mau Demo UU Cipta Kerja karena Bosan di Rumah

Anak SMP di Serang Ditangkap Mau Demo UU Cipta Kerja karena Bosan di Rumah

Banten | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:36 WIB

Pendemo UU Ciptaker & Ketua DPRD Tangsel Bersitegang di Atas Mobil Komando

Pendemo UU Ciptaker & Ketua DPRD Tangsel Bersitegang di Atas Mobil Komando

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB