Kabur dari Suami Gegara KDRT, Perempuan Ini Malah Ditelanjangi Warga

Dany Garjito, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:56 WIB
Kabur dari Suami Gegara KDRT, Perempuan Ini Malah Ditelanjangi Warga
Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan di India ditelanjangi oleh warga desa lantaran kabur dengan pria lain, meninggalkan suaminya yang melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

Menyadur Gulf News, Minggu (11/10/2020), perempuan berusia 20 tahun ini bahkan direkam saat dihakimi oleh massa di distrik Changlang.

Berdasarkan laporan, perempuan ini nekat kabur bersama dengan pria lain lantaran terus menerus mendapatkan kekerasan dari suaminya.

Perempuan ini memilih untuk melarikan diri lantaran pria itu dapat mengerti kondisi dan keadaannya. Setelah meninggalkan suaminya, ia tinggal di kota Tinsukia, negara bagian Assam sejak September.

“Tidak, itu bukan urusan cinta, tapi (pria itu) menyadari keadaan saya. Dia tahu bahwa suami saya menyerang saya setiap hari secara brutal selama lima tahun," ujar perempuan ini.

ilustrasi kekerasan terhadap perempuan [shutterstock]
ilustrasi kekerasan terhadap perempuan [shutterstock]

Menjelaskan apa yang ia alami saat berumah tangga, perempuan ini mengaku pernah diserang oleh sang suami hingga mengakibatkan dirinya keguguran.

Ibu mertua saya memihak putranya untuk memukul saya dan ini biasa. Beberapa pertemuan antara keluarga saya dan mertua saya tidak membuahkan hasil, dan nasib saya tidak berubah,” katanya.

Serangan terhadap pasangan ini terjadi saat keduanya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman, usai didesak oleh pihak keluarga.

Pihak dari keluarga pria menghubungi keduanya, meminta mereka kembali ke kampung dan menjanjikan akan diterima sebagai keluarga dan diperlakukan dengan baik.

baca juga

Awalnya kami menolak tetapi kemudian kami berpikir untuk kembali bersama keluarga kami sendiri. Pada tengah malam tanggal 25 September kami mencapai desa kami di distrik Changlang di Arunachal Pradesh," bebernya.

Saat keduanya mencapai desa, warga langsung menangkap mereka dan melakukan penyerangan.

Asosiasi Kesejahteraan Perempuan Sel Narkotika Lekang mengatakan sejumlah penduduk perempuan menarik korban dari motor dan merobek pakaiannya, dipotong rambutnya, dan dimandikan dengan air dingin.

Secara bergantian, warga merobek pakaian perempuan itu dan menelanjanginya. Sekelompok orang merekam kejadian tersebut.

Pasangan korban dipukuli ketika dia mencoba menghentikan apa perilaku warga desa.

“Saya disuruh tidur di ruang sekolah tanpa pakaian. Mereka tidak memberi saya makanan sampai esok paginya. Saya mengalami memar di sekujur tubuh saya, ”kata perempuan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekerasan Polisi Kepada Jurnalis Saat Demo: Dianiaya, Alat Kerja Dirampas

Kekerasan Polisi Kepada Jurnalis Saat Demo: Dianiaya, Alat Kerja Dirampas

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 12:48 WIB

Malu Hamil akibat Rudapaksa, Ayah Tega Bunuh dan Mutilasi Anak Kandungnya

Malu Hamil akibat Rudapaksa, Ayah Tega Bunuh dan Mutilasi Anak Kandungnya

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:10 WIB

Curiga Istri Selingkuh, Ayah Racuni Putrinya Hingga Tewas

Curiga Istri Selingkuh, Ayah Racuni Putrinya Hingga Tewas

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:28 WIB

Terkini

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

×