Keluhan Prabowo soal Birokrasi: Banyak Pejabat Indonesia Pandai Cari Alasan

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:18 WIB
Keluhan Prabowo soal Birokrasi: Banyak Pejabat Indonesia Pandai Cari Alasan
Menhan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkap sulitnya birokrasi di Indonesia yang disebabkan oleh sejumlah pejabat.

Prabowo menyebut, banyak pejabat di Indonesia yang masih menggunakan cara lama dengan berbelit-belit mencari alasan untuk membuat rumit birokrasi.

"Saya kira kesulitan tantangan itu pasti ada," kata Prabowo kala menceritakan soal tantangan menjadi Menteri Pertahanan dilansir Suara.com dari tayangan yang diunggah YouTube Kompas TV, Selasa (13/10/2020).

Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini birokrasi yang ribet masih menjadi permasalahan di Indonesia.

"Di Indonesia ini memang ada budaya yang saya lihat terutama dari birokrat, kita butuh birokrasi yang baik," jelas dia.

Ia tak menyangkal jika Presiden Joko Widodo bahkan sampai marah mengetahui cara-cara para pejabat mempersulit birokrasi.

"Ada juga sementara saya lihat, kalau di Indonesia ini kalau bisa dibikin susah kenapa dibikin gampang, kalau bisa dibikin rumit kenapa dibikin sederhana. Sampai Presiden marah," tukas Prabowo.

Menurut dia, mental birokrasi yang dipersulit itu tercermin dari para pejabat yang selalu mencari alasan untuk menyangkal kemudahan yang ditawarkan pemerintah.

"Kalau Anda kesulitan menghadapi mental-mental selama ini. Jadi di depan 'siap Pak, siap pak', di belakang Anda cari alasan. Pandai-pandai itu. Banyak pejabat Indonesia pandai mencari 200 alasan untuk mengatakan tidak," jelas Prabowo.

Prabowo melanjutkan, para pejabat selalu menyulitkan diri sendiri dengan bersikap kaku terhadap peraturan.

"'Tidak bisa pak, menurut peraturan ini', yang bikin peraturan kan manusia. Tapi ya itu kita selalu mencari regulasi untuk membelenggu diri kita sendiri," kata Prabowo menirukan alasan para pejabat.

Ia mengaku sikap itu sering membuatnya kecewa ketika memaparkan sebuah peraturan.

"Tapi ya kita sabar, kita kasih, kita lobi, kita cari penjelasan. Tapi ya kadang-kadang benar-benar ya mengecewakan gitu ya. Ada pejabat yang kadang-kadang tidak berpikir bangsa, berpikir sektor saja," Prabowo mengakui.

Lebih lanjut ketika ditanya mengenai komunikasinya dengan para menteri di Kabinet Indonesia Maju, Prabowo mengatakan bahwa hubungan mereka baik-baik saja.

"Para menteri baik, tapi saya kira mereka juga menghadapi begitu ya," Prabowo memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjawab! Mengapa Fadli Zon Beda Sikap dengan Prabowo soal UU Ciptaker

Terjawab! Mengapa Fadli Zon Beda Sikap dengan Prabowo soal UU Ciptaker

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 12:44 WIB

Prabowo Tak Yakin Mahasiswa Rusuh: Ini Pasti Anasir yang Dibiayai Asing

Prabowo Tak Yakin Mahasiswa Rusuh: Ini Pasti Anasir yang Dibiayai Asing

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:28 WIB

Prabowo Bongkar Dalang Demo UU Cipta Kerja: Asing Tak Suka Indonesia Aman

Prabowo Bongkar Dalang Demo UU Cipta Kerja: Asing Tak Suka Indonesia Aman

Batam | Selasa, 13 Oktober 2020 | 06:56 WIB

Prabowo Curhat Buah Simalakama UU Cipta Kerja: yang Sulit Bukan Hanya Buruh

Prabowo Curhat Buah Simalakama UU Cipta Kerja: yang Sulit Bukan Hanya Buruh

Banten | Selasa, 13 Oktober 2020 | 06:49 WIB

Prabowo: Pendemo UU Cipta Kerja Dibiayai Asing, Tak Mau Indonesia Maju

Prabowo: Pendemo UU Cipta Kerja Dibiayai Asing, Tak Mau Indonesia Maju

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2020 | 06:40 WIB

Prabowo Diundang Pertahanan AS, Pakar: Khawatir Indonesia Dekat Dengan Cina

Prabowo Diundang Pertahanan AS, Pakar: Khawatir Indonesia Dekat Dengan Cina

Banten | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 20:27 WIB

Terkini

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:34 WIB

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:19 WIB

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:07 WIB