Kampanye Pilkada Sebaiknya Jadi Momentum untuk Tangani Penyebaran Covid-19

Fabiola Febrinastri

Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:32 WIB
Kampanye Pilkada Sebaiknya Jadi Momentum untuk Tangani Penyebaran Covid-19
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan. (Dok : Kemendagri)

Suara.com - Masa tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020 bisa dijadikan momentum bagi para pasangan calon (paslon) kepala daerah untuk membantu menangani penyebaran Virus Covid-19, sembari meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya. Hal ini diutarakan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan.

“Masa tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020 bisa dijadikan momentum bagi para paslon kepala daerah untuk membantu menangani penyebaran Virus Covid-19, sembari meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya. Selama masa kampanye, mereka bisa membagikan berbagai alat/bahan kampanye dalam bentuk masker, hand sanitizer, alat/tempat cuci tangan, sabun, dan sebagainya, yang dirancang sedemikian rupa, misalnya digambar, nomor urut, dan slogan kampanye masing-masing paslon, untuk menekan atau meminimalisir penularan Covid-19,” katanya, di Jakarta, Selasa (13/10/2010).

Benni menambahkan, 309 wilayah yang menggelar pilkada terdiri dari 270 daerah (9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota). Adapun 39 kabupaten/kota yang tidak menyelenggarakan pilkada tetapi provinsinya melaksanakannya, agar terus meningkatkan kepatuhan dan disiplin menerapkan protokol kesehtan Covid-19 secara ketat.

Hal tersebut sangat penting, karena merupakan perwujudan komitmen setiap daerah yang melaksanakan pilkada, dalam menjadikan setiap tahapan pilkada sebagai momentum perlawanan penyebaran Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, terutama saat ini, dimasa tahapan kampanye.

Benni juga mengapresiasi beberapa daerah yang menggelar pilkada, yang mampu menekan penularan Covid-19, walaupun selama ini masuk dalam kategori zona merah atau risiko tinggi penularan, dan akhirnya beralih status menjadi zona kuning atau hijau.

"Berdasarkan data yang disampaikan Kepala BNPB/Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Bapak Doni Monardo dalam konferensi pers melalui akun Youtube Sekretariat Presiden beberapa waktu lalu, terdapat 14 provinsi yang melaksanakan pilkada, tanpa zona merah. Hal ini harus terjadi juga pada daerah lain yang melaksanakan pilkada. Poin pentingnya, pilkada akan bisa berjalan dengan sukses dan aman Covid-19, jika semua pihak patuh dan disiplin terapkan protokol kesehatan Covid-19 ," tambahnya.

Benni juga memberikan apresiasi, karena selama ini, berbagai arahan dan imbauan sudah dijalankan dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah. Mesin-mesin politik dan pemerintahan di pusat dan daerah sudah berjalan dalam menjaga dan memastikan protokol kesehatan Covid-19 oleh dipatuhi seluruh paslon, tim sukses dan masyarakat, dan hal ini harus terus ditingkatkan dan diterapkan di seluruh daerah yang melaksanakan pilkada.

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada 12 Oktober 2020, terdapat 14 provinsi yang menggelar pilkada tanpa zona merah, yaitu Provinsi Sulawesi Utara: Pilgub dan 7 Pilwali/Pilbup; Provinsi Sulawesi Tengah: Pilgub; Provinsi Sulawesi Barat: 4 Pilbup; Provinsi Nusa Tenggara Barat: 7 Pilwali/Pilbup; dan Provinsi Maluku Utara.

Kemudian 8 Pilwali/Pilbup; Provinsi Lampung: 8 Pilwali/Pilbup; Provinsi Kepulauan Riau: Pilgub; Provinsi Bangka Belitung: 4 Pilwali/Pilbup; Provinsi Kalimantan Utara: Pilgub; Provinsi Kalimantan Tengah: Pilgub; Kalimantan Barat: 7 Pilwali/Pilbup; Jawa Timur: 19 Pilwali/Pilbup; Provinsi Gorontalo: 3 Pilwali/Pilbup; dan Provinsi Bengkulu: Pilbup

baca juga

 "Protokol kesehatan harus diterapkan pada semua tahapan Pilkada yang berorientasi pada perlindungan kesehatan, baik bagi penyelenggara dan pengawas, para Paslon, tim sukses maupun bagi masyarakat. Jangan sampai muncul klaster baru penularan Covid-19 karena Pilkada 2020," pungkas Benni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Total Kematian Virus Corona di Brasil Tembus 150 Ribu Lebih

Total Kematian Virus Corona di Brasil Tembus 150 Ribu Lebih

Video | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Aktivis Anti Masker Jadi Tersangka Jemput Paksa Jenazah Covid-19

Aktivis Anti Masker Jadi Tersangka Jemput Paksa Jenazah Covid-19

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:51 WIB

Kabar Baik! Pasien Covid-19 yang Sembuh di Sumut Jadi 9.105 Orang

Kabar Baik! Pasien Covid-19 yang Sembuh di Sumut Jadi 9.105 Orang

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:47 WIB

Cristiano Ronaldo OTG Covid-19, Apa Kemungkinan Penyebabnya?

Cristiano Ronaldo OTG Covid-19, Apa Kemungkinan Penyebabnya?

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:06 WIB

Program Perubahan Perilaku, Sulsel Masih Butuh 172 Jurnalis

Program Perubahan Perilaku, Sulsel Masih Butuh 172 Jurnalis

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:37 WIB

3.517 Jurnalis Lolos Program Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku

3.517 Jurnalis Lolos Program Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:39 WIB

Terkini

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×